Aksi Kamisan di Posbloc Medan Soroti Isu HAM, Supremasi Sipil, dan Persoalan Agraria

Kamis, 6 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi Kamisan menggelar unjuk rasa di kawasan Posbloc Medan, Jalan Balai Kota, Kamis (6/8).(ist)

 

Medan, INVOCAVIT. COM: Puluhan peserta yang tergabung dalam Aksi Kamisan menggelar unjuk rasa di kawasan Posbloc Medan, Jalan Balai Kota, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Kamis (6/8/2026) sore. Aksi yang berlangsung sekitar pukul 17.35 hingga 18.49 WIB itu diikuti sekitar 30 orang dan dikoordinatori oleh Sopiyan, yang akrab disapa Gajah.

 

Dalam aksi tersebut, peserta membawa payung hitam sebagai simbol gerakan Aksi Kamisan, pengeras suara, serta sejumlah poster berisi kritik terhadap kondisi penegakan hak asasi manusia (HAM), supremasi sipil, dan dugaan kekerasan aparat. Beberapa poster bertuliskan, antara lain, “Di Balik Sunyi Kami Menuntut Supremasi Sipil”, “Rusak Sekolah yang Dibangun Koperasi”, “Keadilan Habis, yang Ada Hanya Kematian”, hingga “Luis David Dibunuh Dua Kali”.

 

Melalui orasi yang disampaikan secara bergantian, massa mengangkat berbagai persoalan yang dinilai masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah. Isu yang disoroti meliputi konflik agraria, kondisi ekonomi masyarakat yang dianggap semakin sulit, dugaan adanya tekanan terhadap kebebasan menyampaikan pendapat, hingga penolakan terhadap keterlibatan militer dalam jabatan sipil yang dinilai bertentangan dengan semangat Reformasi 1998.

 

Selain itu, peserta aksi juga menyampaikan kritik terhadap peran TNI yang dikaitkan dengan PT Agrinas, menyoroti praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), serta mengangkat dugaan kasus kekerasan yang melibatkan aparat kepolisian. Berbagai isu tersebut disampaikan sebagai bentuk tuntutan agar penegakan hukum, penghormatan terhadap hak asasi manusia, dan supremasi sipil berjalan sesuai prinsip negara hukum.

 

Aksi berlangsung dengan penyampaian orasi secara bergantian tanpa adanya bentrokan maupun gangguan terhadap ketertiban umum. Setelah rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 18.49 WIB, seluruh peserta membubarkan diri sekitar pukul 19.20 WIB dengan tertib.

 

Aksi Kamisan merupakan gerakan damai yang secara rutin digelar di berbagai daerah di Indonesia sebagai ruang penyampaian aspirasi mengenai isu-isu hak asasi manusia, keadilan, dan penegakan hukum. Di Medan, aksi kali ini kembali menjadi wadah bagi peserta untuk menyuarakan kritik terhadap sejumlah kebijakan dan kondisi yang dinilai memerlukan perhatian pemerintah.**

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Duka Mendalam, Pasangan Suami Istri Berpulang Hanya Berselang Sehari, Maruli Siahaan Sampaikan Bela Sungkawa
Rumah Aspirasi Maruli Siahaan Bergerak Cepat Bantu Penanganan Ibu Hamil dalam Kondisi Darurat
Maruli Siahaan Hadiri Lepas Sambut Dandim 0201/Medan, Sinergitas TNI-Polri dan Pemerintah Ciptakan Kondusifitas 
Pengelola Perumahan Royal Sumatera Diduga Lakukan Penipuan, Dilaporkan ke Poldasu-Penghuni Dilarang Bawa Keluar Masuk Barang
Maruli Siahaan Melayat Ke Rumah Duka Sahabatnya, Hadir Sebagai Bentuk Empati dan Solidaritas
Heboh…Surat Panggilan Pemeriksaan Anggota TNI Diantar Ojek Online, Begini Respon Polda Sumut 
Maruli Siahaan Hadiri Pesta Pembangunan Plafon Gereja HKI Cendana Asri Tanjung Morawa
Maruli Siahaan Hadiri Arisan Keluarga PPSD Kota Medan, Jalin Kekeluargaan Untuk Persatuan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 17:55 WIB

Duka Mendalam, Pasangan Suami Istri Berpulang Hanya Berselang Sehari, Maruli Siahaan Sampaikan Bela Sungkawa

Selasa, 15 September 2026 - 17:47 WIB

Rumah Aspirasi Maruli Siahaan Bergerak Cepat Bantu Penanganan Ibu Hamil dalam Kondisi Darurat

Selasa, 15 September 2026 - 00:20 WIB

Maruli Siahaan Hadiri Lepas Sambut Dandim 0201/Medan, Sinergitas TNI-Polri dan Pemerintah Ciptakan Kondusifitas 

Selasa, 15 September 2026 - 00:01 WIB

Pengelola Perumahan Royal Sumatera Diduga Lakukan Penipuan, Dilaporkan ke Poldasu-Penghuni Dilarang Bawa Keluar Masuk Barang

Senin, 14 September 2026 - 23:02 WIB

Maruli Siahaan Melayat Ke Rumah Duka Sahabatnya, Hadir Sebagai Bentuk Empati dan Solidaritas

Berita Terbaru