Deretan Perhiasan Mewah Peninggalan Mendiang Ratu Elizabeth II

Sabtu, 10 September 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

INVOCAVIT.COM- Ratu Elizabeth II bertakhta sebagai Ratu Inggris selama 70 tahun, dan menjadi pemimpin perempuan terlama dalam sejarah dunia. Kematiannya pada Kamis (8/9) membawa masyarakat Inggris dan dunia untuk mengenang kembali jasa-jasanya.

 

Semasa hidupnya, Ratu Elizabeth II kerap menjadi sorotan saat menghadiri berbagai acara penting. Salah satunya saat dia menghadiri acara Platinum Jubilee dalam merayakan 70 tahun kekuasaannya di Kerajaan Inggris.

 

Mengutip laman express.co.uk, jam tangan Jaeger LeCoultre adalah satu perhiasan yang sangat istimewa dalam koleksi Ratu Elizabeth II.

 

Dibuat pada tahun 1929, jam tangan ini dikenakan oleh mendiang Ratu pada saat penobatannya pada tahun 1953 dan merupakan hadiah untuknya dari Presiden Prancis saat itu, Vincent Auriol.

 

Jam tangan ini dihiasi dengan 110 berlian dan masih diproduksi hingga saat ini dalam jumlah yang sangat kecil. Saat itu, jam tangan Jaeger LeCoultre tersebut dijual seharga 135.000 pound sterling atau setara Rp2,3 miliar.

 

Kemudian pada tahun 2012, pihak Jaeger LeCoultre kembali menghadiahkan jam tangan versi emas putih kepada Ratu Elizabeth II sebagai perhiasan untuk perayaan Platinum Jubilee-nya.

 

”Jam tangan asli yang dikenakan saat penobatan akan dianggap sebagai karya museum dan jika tidak dijual akan bernilai antara 3-5 juta pound sterling untuk seorang kolektor,” kata para ahli di H&T.

 

Kalung dan Mahkota

Kalung choker buatan Jepang yang dimiliki Ratu Elizabeth II terdiri dari mutiara terbaik yang diberikan kepadanya oleh Pemerintah Jepang dan disatukan dengan bagian tengah Berlian oleh Garrard the Crown Jeweller sekitar tahun 1982.

 

Kalung ini juga pernah dikenakan oleh Putri Diana dan Duchess of Cambridge, Kate Middleton.

 

Mempertimbangkan bahwa perhiasan ini akan dianggap relatif modern, para ahli menempatkan harga kalung tersebut senilai 500.000 pound sterling atau setara Rp 8,5 miliar.

 

Kemudian, The Imperial State Crown atau Mahkota Negara menjadi perhiasan paling menonjol yang dimiliki mendiang Ratu Elizabeth II.

 

Mahkota ini dihiasi dengan potongan berlian 317,4 karat dari batu kasar berkualitas permata terbesar yang pernah ditambang.

 

Batu Stuart Sapphire 104 karat yang berada di mahkota tersebut dinamai ‘Old Pretender’.

 

Meski tidak dijual, Imperial State Crown diperkirakan bernilai antara 3-5 miliar pound sterling, yang paling mahal dari semua perhiasan Ratu Elizabeth II.(mdk)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dr. Maruli Siahaan Dorong Mekanisme Exequatur Sederhana dan Berkepastian dalam RUU Hukum Perdata Internasional
Dr. Maruli Siahaan Soroti Urgensi UU Profesi Kurator, Dorong Penguatan Pengawasan dan Pencegahan Konflik Kepentingan
Maruli Siahaan Terima Silaturahmi Rahudman Harahap, Sahabat Lama Bertukar Pandangan Untuk Pembangunan 
Purbaya Dicopot, Presiden Lantik Putra Asal Nias Jadi Menteri Keuangan 
Terkait Tuduhan Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun  Terlibat Pemesanan Cukai Rokok, Maruli Siahaan: Jangan Bangun Tuduhan Tanpa Bukti
Maruli Siahaan Kecam Penembakan Tiga ASN Di Jayawijaya, Negara Tidak Boleh Kalah Dengan Kekerasan 
Gembleng Generasi Bahari, Kodaeral I Kobarkan Semangat Patriotisme 100 Pelajar Dalam Persami KKRI Di Lhokseumawe 
Kunjungi Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta Maruli Siahaan Soroti Pengawasan Imigrasi untuk Cegah TPPO

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 20:56 WIB

Dr. Maruli Siahaan Dorong Mekanisme Exequatur Sederhana dan Berkepastian dalam RUU Hukum Perdata Internasional

Selasa, 15 September 2026 - 18:01 WIB

Maruli Siahaan Terima Silaturahmi Rahudman Harahap, Sahabat Lama Bertukar Pandangan Untuk Pembangunan 

Selasa, 15 September 2026 - 00:49 WIB

Purbaya Dicopot, Presiden Lantik Putra Asal Nias Jadi Menteri Keuangan 

Minggu, 13 September 2026 - 19:09 WIB

Terkait Tuduhan Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun  Terlibat Pemesanan Cukai Rokok, Maruli Siahaan: Jangan Bangun Tuduhan Tanpa Bukti

Minggu, 13 September 2026 - 18:39 WIB

Maruli Siahaan Kecam Penembakan Tiga ASN Di Jayawijaya, Negara Tidak Boleh Kalah Dengan Kekerasan 

Berita Terbaru