Kopi Asal Sipirok Binaan PLN  Tembus Pasar Internasional

Kamis, 8 Desember 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kopi Sipirok, brand kopi dari Tapanuli Selatan. (Ist)

 

INVOCAVIT.COM, MEDAN- Kopi dataran tinggi Sumatera telah lama dikenal para penikmat kopi tanah air dengan cita rasa khasnya. Salah satu yang kini turut popular dan mendunia adalah Kopi Sipirok, brand kopi dari Tapanuli Selatan.

 

Perjalanan Kopi Sipirok yang merujuk pada nama ibu kota Kabupaten Tapanuli Selatan, berawal dari inisiatif para petani lokal lewat Kelompok Tani Kopi Sipirok Maju Jaya.

 

 

Memanfaatkan momentum tren kopi yang berkembang di tanah air, kelompok tani ini lalu membuat usaha dagang MJ Coffee dengan mengusung brand Kopi Sipirok.

 

Pimpinan MJ Coffee, Nanang, mengisahkan perjalanan panjang usaha mereka yang akhirnya mendapat dukungan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT PLN (Persero).

 

 

Momen yang meningkatkan kemampuan MJ Coffee untuk masuk ke pasar internasional dan berhasil meningkatkan produksi mereka hingga 5 kali lipat.

 

“Kami sangat berterima kasih kepada PLN, karena bantuan ini benar-benar bermanfaat dalam peningkatan produksi kopi kami. Kami juga berhasil membuka lapangan pekerjaan buat masyarakat yang ada di sekitar usaha kami. Kami berupaya terus meningkatkan jumlah produksi untuk ekspor Kopi Sipirok ke pasar Internasional,” ujar Nanang.

 

Ia mengenang beragam hambatan yang dirasakan saat baru merintis usaha. Termasuk dalam teknik pengeringan biji kopi di tengah musim hujan dan kondisi tanah perkebunan yang mengalami erosi.

 

Dengan dukungan dan pendampingan PLN lewat Rumah BUMN Padang Sidempuan, kelompok tani ini dibekali dengan peralatan produksi, pelatihan manajemen modern untuk usaha mikro kecil menengah, dan pemasaran digital, hingga beragam dukungan lain, salah satunya dengan pembangunan green house.

 

Pembangunan green house ini oleh Nanang disebut mengatasi salah satu kendala terbesar mereka yaitu pengeringan biji kopi. Hasilnya, produktivitas kelompok tani pun meningkat dengan kemampuan pengeringan biji kopi mencapai 1 ton per bulannya, 5 kali lipat dari kapasitas sebelumnya 200 kg per bulan yang dikelola secara tradisional.

 

Peningkatan produktivitas Kopi Sipirok ini tentunya berbanding lurus dengan meningkatnya pendapatan MJ Coffee hingga 3 kali lipat dari sebelumnya Rp 30 juta menjadi Rp 95 juta.

 

Nanang menjelaskan, kesertaan mereka dalam berbagai pameran yang didukung oleh PLN, turut memperluas jangkauan pelanggan mereka hingga ke pasar global. Tercatat, saat ini biji kopi Sipirok produksi MJ Cofffee telah berhasil menembus pasar internasional. Sepanjang 2022, MJ Coffee mencatat telah berhasil mengekspor 500 kilogram green bean coffee ke Singapura dan 1,5 ton green bean coffee ke Malaysia.

 

Peningkatan kualitas dan pengembangan pasar pun terus dilakukan dengan memanfaatkan market place. Ke depannya, untuk merambah ke pangsa pasar syariah, MJ Coffee juga menyiapkan sertifikasi halal untuk 6 produk kopi andalannya.

 

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Utara, Tonny Bellamy mengatakan PLN tidak sekadar memberikan bantuan kepada para pelaku UMKM untuk meningkatkan produksi. Menurutnya, PLN juga akan mengukur dampak terhadap bantuan yang telah diberikan pada pengembangan masyarakat.

 

“PLN memiliki kewajiban untuk membantu para pelaku UMKM. Tidak hanya itu, PLN juga akan mengukur dampak setelah bantuan itu diberikan kepada para penerimanya. Hal ini dilakukan sebagai evaluasi efektivitas bantuan yang telah diberikan,” jelas Tonny. (ew).

Facebook Comments Box

Berita Terkait

PT DPM Dorong Pengembangan UMKM di Kabupaten Dairi
Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Masuk Ketentuan 
Tahun 2026 KPPU Kanwil I Terima 21 Laporan Dugaan Pelanggaran Persaingan Usaha 
LPS Apresiasi Kepatuhan Bank Sumut dalam Program Penjaminan Simpanan, Memperkuat Resiliensi Likuiditas
Bank Sumut Raih Penghargaan OJK sebagai Bank Teraktif Melakukan Literasi Keuangan ke Sekolah
Generali Indonesia Resmikan Wajah Baru Generali Center Medan, Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Nasabah
Bank Sumut Ekspansi Layanan Pembayaran PBB Kota Batam
Menteri UMKM Tambah Kuota KUR Bank Sumut Jadi Rp2 Triliun Dorong Peningkatan Modal Usaha Sumut 

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:28 WIB

PT DPM Dorong Pengembangan UMKM di Kabupaten Dairi

Senin, 12 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Masuk Ketentuan 

Selasa, 29 September 2026 - 23:24 WIB

Tahun 2026 KPPU Kanwil I Terima 21 Laporan Dugaan Pelanggaran Persaingan Usaha 

Minggu, 27 September 2026 - 13:55 WIB

LPS Apresiasi Kepatuhan Bank Sumut dalam Program Penjaminan Simpanan, Memperkuat Resiliensi Likuiditas

Rabu, 23 September 2026 - 19:33 WIB

Bank Sumut Raih Penghargaan OJK sebagai Bank Teraktif Melakukan Literasi Keuangan ke Sekolah

Berita Terbaru