Maruli Siahaan Kecam Penembakan Tiga ASN Di Jayawijaya, Negara Tidak Boleh Kalah Dengan Kekerasan 

Minggu, 13 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota komisi XIII DPR RI Kombes Pol (Purn) Dr Maruli Siahaan Kecam Penembakan Tiga ASN  Di Jayawijaya.(ist)

Jakarta,  INVOCAVIT.COM: Anggota Komisi XIII DPR RI Fraksi Partai Golkar, Kombes Pol. (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., mengecam keras penembakan yang menewaskan tiga ASN Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, saat mereka sedang menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Maruli menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga para korban. Menurutnya, serangan terhadap aparatur yang sedang menjalankan tugas negara merupakan tindakan serius yang harus direspons melalui penegakan hukum yang tegas.

“Saya mendorong aparat keamanan dan penegak hukum untuk mengejar dan menindak tegas seluruh pelaku sesuai ketentuan hukum. Jangan berhenti kepada pelaku di lapangan. Telusuri siapa yang merencanakan, membantu, menyediakan senjata maupun jaringan yang berada di belakang tindakan tersebut,” tegas Maruli.

Maruli mengapresiasi langkah aparat yang telah melakukan penyelidikan dan mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat. Ia meminta proses tersebut diteruskan secara cepat, profesional dan terukur hingga seluruh pihak yang bertanggung jawab dapat diproses hukum.

“Negara tidak boleh kalah terhadap kekerasan. Tidak boleh ada ruang bagi siapa pun yang menggunakan senjata dan teror untuk menciptakan ketakutan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Namun, mantan perwira Polri tersebut juga menegaskan bahwa penindakan harus tetap berpegang pada prinsip hukum dan HAM serta memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat sipil.

Menurut Maruli, kejadian ini juga menjadi peringatan penting mengenai perlunya pengamanan terhadap ASN, tenaga kesehatan, tenaga pendidikan serta petugas pelayanan publik yang bekerja di wilayah dengan tingkat kerawanan keamanan tinggi.

“Mereka datang untuk melayani masyarakat, bukan untuk menjadi sasaran kekerasan. Negara wajib memastikan setiap aparatur maupun masyarakat sipil dapat bekerja dan hidup dengan rasa aman,” kata Maruli.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat Papua turut menjaga situasi tetap kondusif dan tidak memberi ruang bagi tindakan kekerasan.

“Papua membutuhkan kedamaian dan pembangunan. Tetapi kedamaian juga membutuhkan kepastian hukum. Siapa pun yang melakukan tindak kekerasan dan menghilangkan nyawa manusia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum,” pungkasnya.**

Facebook Comments Box

Berita Terkait

MK Nyatakan Wapres Tetap Gibran
Dr. Maruli Siahaan Dorong Kejelasan Status dan Akuntabilitas Kurator dalam RUU Profesi Kurator
Dr. Maruli Siahaan Hadiri Rapat Paripurna DPR RI Bahas IHPS BPK hingga RUU Perampasan Aset
Presiden Resmikan Yonif TP 951/PM, Dan Yonif Letkol Inf Jimson Andre Siahaan Dihadapkan Pada Tanggung Jawab Besar
Mayor Pom Deddy Siahaan Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI di Merauke
Baru Saja Dilantik, Kapolri Langsung Mutasi Sejumlah Pati dan Pamen, Ini Daftarnya
Baru Saja Keluarkan TR Mutasi Para Perwira, Kapolri Mutasi Kapolda Sumut, Digantikan Brigjen Pol Sonny Irawan
Reshuffle Kabinet Prabowo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:05 WIB

MK Nyatakan Wapres Tetap Gibran

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:04 WIB

Dr. Maruli Siahaan Dorong Kejelasan Status dan Akuntabilitas Kurator dalam RUU Profesi Kurator

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Dr. Maruli Siahaan Hadiri Rapat Paripurna DPR RI Bahas IHPS BPK hingga RUU Perampasan Aset

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Presiden Resmikan Yonif TP 951/PM, Dan Yonif Letkol Inf Jimson Andre Siahaan Dihadapkan Pada Tanggung Jawab Besar

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Mayor Pom Deddy Siahaan Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI di Merauke

Berita Terbaru

Nasional

MK Nyatakan Wapres Tetap Gibran

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:05 WIB

Kabid Humas Poldasu Kombes Ferry Walintukan saat memberikan keterangan kepada wartawan.(jos tambunan)

Peristiwa & Hukum

Polda Sumut Tangkap 712 Tersangka Curas-Curat

Selasa, 6 Okt 2026 - 21:42 WIB