Para Pedagang Tolak Tinggalkan Pasar Sambas

Rabu, 4 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi III DPRD Medan melakukan Rapat Dengar Pendapat bersama  Direksi PUD Pasar dan para pedagang Pasar Sambas di gedung DPRD Medan, Selasa (3/2/2026). (ist)

Medan, INVOCAVIT.COM:  Para pedagang Pasar Sambas, Kota Medan menolak untuk meninggalkan lapak-lapak dagangannya, yang di mulai hari ini, Rabu (4/2/2026).

Para pedagang menyatakan, permintaan pengosongan Pasar Sambas terlalu terburu-buru sehingga para pedagang tidak mempunyai waktu yang cukup untuk direlokasi ke tempat yang baru.

Hal itu disampaikan sejumlah pedagang Pasar Sambas ketika menghadiri rapat yang digelar Anggota Komisi III DPRD Kota Medan, Agus Setiawan dan segenap Direksi PUD Pasar Kota Medan di ruang Komisi III DPRD Medan, Selasa (3/2/2026).

“Baru hari Sabtu (31/1/2026) kemarin ada sosialisasi agar kami meninggalkan Pasar Sambas. Mendadak kali, terus bagaimana nasib kami ke depan, mau dimana kami jualan lagi,” ucap salah seorang pedagang.

Menangggapi hal itu, Agus Setiawan meminta Direktur Utama PUD Pasar Kota Medan, Anggia Ramadhan yang didampingi Direktur Operasional, Agus Syahputra, Direktur Keuangan/Adm, Bobby Oktavianus Zulkarnaen serta Direktur SDM dan Pengembangan, Rudiansyah untuk memberikan solusi terbaik kepada para pedagang.

“Mereka ini harus dibantu, jangan biarkan mereka tergusur begitu saja. Mereka ini ada 355 pedagang loh, harus ada solusi untuk mereka. Setidaknya kasih mereka waktu untuk tetap berjualan disana sampai lebaran,” kata Agus.

Sementara itu, Dirut PUD Pasar Kota Medan, Anggia Ramadhan, mengatakan bahwa pihaknya telah menyurati pihak Pengadilan maupun Kepolisian terkait permintaan para pedagang untuk diberi tenggat waktu.

“Kita sudah menyurati pengadilan dan polrestabes terkait aspirasi pedagang ini, setidaknya mereka diberi waktu sampai lebaran nanti. Kita sepakat dengan pedagang dan DPRD Medan bahwa tidak semudah itu pedagang mengosongkan dan meninggalkan lapak dagangannya, tentu butuh waktu,” tuturnya.

*Pedagang Tak Mau Direlokasi ke 6 Pasar*
Pada rapat tersebut, para pedagang Pasar Sambas juga menolak untuk pindah ke 6 pasar yang dikabarkan akan menjadi tempat relokasi. Adapun ke 6 pasar tersebut, yakni Pasar Sukaramai, Pasar Halat, Pasar Bakti, Pasar Pusat Pasar, Pasar Sambu, dan Pasar Glugur.

“Kalau bisa kami direlokasi masih di sekitar Pasar Sambas juga, jangan ke pasar yang lain. Kalau 6 pasar itu kami sudah cek, gak layak kami pindah kesana,” kata salah satu pedagang.

Menanggapi hal itu, Anggia Ramadhan, mengatakan bahwa PUD Pasar Kota Medan tidak pernah menetapkan 6 pasar tersebut sebagai tempat relokasi. Akan tetapi, PUD Pasar menilai bahwa keenam Pasar tersebut merupakan pasar yang paling dekat dengan Pasar Sambas.

“Kalau mau ke pasar yang lain juga tidak masalah, selama pasar itu di bawah naungan PUD Pasar, tentunya kita lihat dulu kondisi lapak yang ada di pasar-pasar tersebut. Karena yang mau direlokasi ini jumlah tidak sedikit, sampai 355 pedagang,” kata Anggia.

Anggia memastikan, PUD Pasar Kota Medan akan terus berada di pihak para pedagang. PUD Pasar Kota Medan pun berjanji akan memperjuangkan hak-hak para pedagang Pasar Sambas.

“Kita akan berjuang bersama, PUD Pasar akan meminta agar pengosongan Pasar Sambas dapat ditunda, setidaknya sampai lebaran nanti. Di masa tenggat waktu itu, kita akan menyiapkan relokasi yang terbaik untuk para pedagang,” pungkasnya.**

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kerja Sama Diperpanjang, Seluruh Anggota PWI Dicover Asuransi – Anak Dapat Beasiswa Sampai Perguruan Tinggi
Duka Mendalam, Pasangan Suami Istri Berpulang Hanya Berselang Sehari, Maruli Siahaan Sampaikan Bela Sungkawa
Rumah Aspirasi Maruli Siahaan Bergerak Cepat Bantu Penanganan Ibu Hamil dalam Kondisi Darurat
Maruli Siahaan Hadiri Lepas Sambut Dandim 0201/Medan, Sinergitas TNI-Polri dan Pemerintah Ciptakan Kondusifitas 
Pengelola Perumahan Royal Sumatera Diduga Lakukan Penipuan, Dilaporkan ke Poldasu-Penghuni Dilarang Bawa Keluar Masuk Barang
Maruli Siahaan Melayat Ke Rumah Duka Sahabatnya, Hadir Sebagai Bentuk Empati dan Solidaritas
Heboh…Surat Panggilan Pemeriksaan Anggota TNI Diantar Ojek Online, Begini Respon Polda Sumut 
Maruli Siahaan Hadiri Pesta Pembangunan Plafon Gereja HKI Cendana Asri Tanjung Morawa

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 20:42 WIB

Kerja Sama Diperpanjang, Seluruh Anggota PWI Dicover Asuransi – Anak Dapat Beasiswa Sampai Perguruan Tinggi

Selasa, 15 September 2026 - 17:55 WIB

Duka Mendalam, Pasangan Suami Istri Berpulang Hanya Berselang Sehari, Maruli Siahaan Sampaikan Bela Sungkawa

Selasa, 15 September 2026 - 17:47 WIB

Rumah Aspirasi Maruli Siahaan Bergerak Cepat Bantu Penanganan Ibu Hamil dalam Kondisi Darurat

Selasa, 15 September 2026 - 00:20 WIB

Maruli Siahaan Hadiri Lepas Sambut Dandim 0201/Medan, Sinergitas TNI-Polri dan Pemerintah Ciptakan Kondusifitas 

Selasa, 15 September 2026 - 00:01 WIB

Pengelola Perumahan Royal Sumatera Diduga Lakukan Penipuan, Dilaporkan ke Poldasu-Penghuni Dilarang Bawa Keluar Masuk Barang

Berita Terbaru

Oplus_131072

Peristiwa & Hukum

Polda Sumut Didesak Tidak Ragu Jemput Paksa Dhody Thahir

Rabu, 16 Sep 2026 - 11:22 WIB