Seorang Tewas Ditembak dan 5 Dilumpuhkan, Warga Kota Medan Apresiasi Polrestabes Medan Tembak Mati Perampok

Senin, 10 Juli 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bima Bastian alias Jarot meregang nyawa ditembak, mayatnya dibawa ke RS Bhayangkara Mas Kadiran Medan.(ist).

 

 

INVOCAVIT.COM, MEDAN – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Medan terpaksa menembak mati Bima Bastian alias Jarot, karena melawan polisi dengan senjata airsoft gun. Sementara 4 lainnya ditembak dibagian kakinya.

 

Mereka terlibat aksi perampokan  di Dear Beauty Saloon di Jalan Flamboyan Raya, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang pada Senin (3/7/2023) lalu dan  7 aksi perampokan dan pencurian lainnya diwilayah Kota Medan dan Deli Serdang.

 

Sementara tersangka yang ditembak dibagian kakinya yakni, Ari Wirana alias Ari (33), Fajar Ari Wibowo alias Cimin (24), Muhammad Nurman alias Wak Slow alias Wak Amat (46), Iman Setiawan alias Iman (22), dan seorang penadah bernama Hairil Nazri alias Toeng (35).

Empat eksekutor ditembak dikaki dan satu penadah hasil jehatan turut diringkus.(ist).

 

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda, mengungkapkan bahwa komplotan ini telah melakukan kejahatan sebanyak 8 kali.

“Selama melakukan aksinya, komplotan ini selalu membawa senjata  airsoftgun,” ungkap Valentino Minggu (9/7/2023).

 

Valentino menjelaskan, Bima  Bastian alias Jarot  bersama tersangka Ari terlibat dalam pencurian di Ayam Penyet Jakarta  Jalan dr. Mansyur, Medan, dan juga terlibat dalam pencurian dengan kekerasan (curas) .

 

“Selain itu, pada tahun 2017, tersangka ini pernah ditangkap dalam kasus narkotika dan juga melakukan curas di Alfamart Tandem Hulu II, serta pencurian kendaraan bermotor di Jalan Sri Gunting dan kos-kosan di Jalan Gaperta Ujung,” jelasnya.

 

Sementara itu, tersangka Fajar, selain terlibat dalam pencurian di Ayam Penyet Jakarta dan Dear Beauty Salon, juga terlibat dalam pencurian kendaraan bermotor di Jalan Gaperta Ujung, Jalan Ringroad, dan Jalan Setia Budi.

 

“Adapun tersangka Wak Slow terlibat dalam perampokan di Dear Beauty Salon, curas di Alfamart Tandem Hulu II, serta pencurian kendaraan bermotor di Perumahan Sri Gunting dan Jalan Setia Budi Medan,” jelasnya.

 

 

Mantan Dirlantas Polda Sumut itu menambahkan, dari ke enam tersangka pihaknya menyita barang bukti  2 senjata airsoftgun, uang tunai sebesar Rp 307.000, 2 Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) sepeda motor, 5 mata anak panah dengan huruf T, dan 2 gagang anak panah dengan huruf T.

 

Kemudian, 1 kunci L, 5 unit handphone, 1 dompet, 1 sepeda motor Honda Scoopy putih dengan nomor polisi BK 4335 UJ, serta 1 sepeda motor Honda Beat hitam dengan nomor polisi BK 3915 AKW.

 

“Tindakan yang sangat tegas akan terus dilakukan karena ini bagian dari upaya Polrestabes Medan untuk terus memberantas aksi begal, genk motor sesuai dengan komitmen yang pernah disampaikan bersama Wali Kota, Pangdam, dan Kapoldasu,” tegasnya.

 

“Ini juga merupakan hasil dukungan dari masyarakat dalam memberantas aksi-aksi begal dan kejahatan jalanan lainnya,” pungkasnya.

 

UCAPKAN TERIMAKASIH

Dukungan kepada Kapolrestabes Medan Kombes Valentino Alfa Tatareda datang dari berbagai kalangan masyarakat, menyusul seorang perampok sadis ditembak mati dan 4 lainnya dilumpuhkan.

 

“Kami mendukung tindakan tegas Kapolrestabes Medan dan jajaran kepada para pelaku kejahatan. Masyarakat ingin tenang dan tidak takut keluar rumah apalagi pada malam hari, apa yang dilakukan aparat kepolisian kepada para pelaku kejahatan sangat kami dukung seperti yang dilakukan kepada  Bima Bastian alias Jarot yang ditembak mati,”  ujar George TB, Minggu (9/7).

 

Sementara itu, Ari Gunawan mengatakan, tembak mati pelaku kejahatan salah satu upaya yang saat ini ditunggu. Tanpa dilakukan tindakan yang sangat tegas (Tembak mati dan cacat seumur hidup), aksi kejahatan di Kota Medan tidak akan berkurang dan pelaku yang sudah ditangkap dan divonis tidak akan ada efek jera.

 

“Secara khusus kepada bandar narkoba, sudah seharusnya ditembak mati karena umumnya terjadinya perampokan terutama genk motor akibat pengaruh narkoba. Polisi juga diminta agar tidak terkecoh dengan pengakuan hanya sebagai kurir narkoba. Baik kurir maupun bandar minimal 1 kg sudah pantas ditembak mati,” ungkapnya.

 

Sependapat dengan Kuncoro Tanjung, aksi genk motor saat ini sudah sangat sadis. Masyarakat pun takut keluar rumah apalagi malam hari. Dia meminta polisi tidak segan-segan menembak mati geng motor dan begal.

 

Bahkan, Kuncoro mengatakan walau genk motor masih dibawah umur tidak salah jika polisi melakukan tindakan yang sangat tegas. “Kalau saat ini yang sangat sadis justru anak-anak dibawah umur. Mereka tidak peduli, tua dan muda asalkan target dan missi mereka kesampaian. Melihat dari keadaan itu, saya rasa tidak salah kalau polisi memberikan contoh agar pelaku lainnya takut berbuat lagi,” sebutnya.(jos).

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polisi Identifikasi Pelaku, Penembak Wakil Komandan Koti PP Deli Serdang Diduga Satu Organisasi
Bantah Pernyataan Kapolres Jakpus Kombes Reynold Hutagalung: Kuasa Hukum BPT  Pertanyakan Dugaan Perlakuan Istimewa Vinson Leocarlius
Kejari Tanjungbalai Tetapkan Dua Tersangka Dugaan Korupsi BRI Unit Sei Kepayang
Beraksi 47 Kali, Perampok Berkedok Ojol Ditembak Polisi
Anggota Ormas Tewas Ditembak Dalam Bentrok Antar Pemuda, Delapan Warga Luka Serius
Tindaklanjuti Laporan Masyarakat, Tim Gabungan Polres Tanjungbalai Ringkus Pengedar Sabu Ketengan
Tiga Kali Curi Motor, Residivis Ditembak Polisi
Coba Selundupkan Narkoba ke Rutan Kelas I Tanjung Gusta, Wanita Ini Ditangkap

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Polisi Identifikasi Pelaku, Penembak Wakil Komandan Koti PP Deli Serdang Diduga Satu Organisasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Bantah Pernyataan Kapolres Jakpus Kombes Reynold Hutagalung: Kuasa Hukum BPT  Pertanyakan Dugaan Perlakuan Istimewa Vinson Leocarlius

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Kejari Tanjungbalai Tetapkan Dua Tersangka Dugaan Korupsi BRI Unit Sei Kepayang

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Beraksi 47 Kali, Perampok Berkedok Ojol Ditembak Polisi

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Anggota Ormas Tewas Ditembak Dalam Bentrok Antar Pemuda, Delapan Warga Luka Serius

Berita Terbaru