Wagub Sumut Ajak HKTI Ambil Peran, Gus Irawan : Siap Berkolaborasi Dengan Pemerintah

Rabu, 9 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Sumut, Surya diabadikan bersama pengurus HKTI usai pelantikan DPD HKTI Provinsi Sumut serta DPC HKTI Se-Sumut, di Aula Raja Inal Siregar, lantai 2 Kantor Gubernur Sumut, Rabu (9/9/2026). (ist)

Wakil Gubernur Sumut, Surya diabadikan bersama pengurus HKTI usai pelantikan DPD HKTI Provinsi Sumut serta DPC HKTI Se-Sumut, di Aula Raja Inal Siregar, lantai 2 Kantor Gubernur Sumut, Rabu (9/9/2026). (ist)

Medan, INVOCAVIT.COM: Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mendorong Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) memperkuat peran dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan mendukung swasembada pangan. Wakil Gubernur Sumut Surya menilai HKTI harus menjadi mitra pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian di Sumut.

Pernyataan itu disampaikan Wagub Sumut Surya pada Musyawarah Daerah dan sekaligus Pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) HKTI se-Sumatera Utara Periode 2026–2031, di Aula Raja Inal Siregar Lantai 2 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, pada Rabu (9/9/2026).

Dikatakan Surya, pertanian memiliki posisi yang sangat strategis bagi Sumut. Sektor tersebut memberikan kontribusi sebesar 25,88% terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sumatera Utara dan menjadi sumber penghidupan bagi lebih dari 2,42 juta tenaga kerja atau sekitar 35,43% dari total tenaga kerja di Sumut.

Surya menyampaikan sejumlah capaian sektor pertanian Sumut. Berdasarkan prakiraan Kerangka Sampel Area periode Januari – September 2026, luas panen padi diperkirakan mencapai sekitar 372.938 hektare, dengan produksi sekitar 1,96 juta ton gabah kering giling dan produktivitas rata-rata 5,26 ton per hektare.

Sementara itu, produksi jagung periode Januari hingga Juli 2026 mencapai sekitar 949 ribu ton. Angka itu melampaui kebutuhan daerah yang berada di kisaran 875 ribu ton, sehingga Sumatera Utara mencatat surplus lebih dari 74 ribu ton.

Di sektor perkebunan, Sumut tetap menjadi salah satu sentra perkebunan nasional. Sejumlah komoditas unggulan memiliki produksi besar, antara lain kelapa sawit sekitar 7,95 juta ton, karet 310 ribu ton, kelapa 102 ribu ton, kopi arabika 77,7 ribu ton, kopi robusta 10,3 ribu ton, kakao 37,3 ribu ton, serta aren sekitar 8 ribu ton.

Namun, Pemprov Sumut menyadari masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu ditangani bersama, salah satunya pemenuhan kebutuhan komoditas pangan tertentu. Produksi bawang merah saat ini baru memenuhi sekitar 63,8% kebutuhan daerah, sementara bawang putih dan kedelai masih bergantung pada pasokan dari luar daerah.

Karenanya, Surya mengajak HKTI mengambil peran lebih luas sebagai penggerak pembaruan pertanian dengan mendorong peningkatan produksi hasil pertanian dalam daerah melalui inovasi, perluasan budidaya, penguatan kelembagaan petani, serta pemanfaatan teknologi pertanian.

“HKTI harus terus hadir sebagai rumah besar petani, menjadi wadah yang memperkuat kapasitas, memperluas kesempatan, menyuarakan aspirasi, serta menjadi mitra pemerintah dalam menghadirkan solusi atas berbagai persoalan pertanian,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekjen DPN HKTI Abdul Kadir Karding melalui Zoom menyampaikan sejumlah hasil Munas HKTI ke-10 yang diharapkan menjadi rujukan kerja HKTI mulai dari tingkat kabupaten/kota, kecamatan, ranting hingga kelompok tani.

Antara lain, kata Abdul Kadir, HKTI harus memperkuat organisasi petani melalui pendataan dan tata kelola organisasi yang baik. Kemudian, HKTI harus mempercepat regenerasi petani karena mayoritas petani saat ini sudah berusia senior sehingga perlu disiapkan generasi penerus melalui pengembangan petani muda dan petani milenial.

“Kalau kita tidak merencanakan dengan baik, ke depan tidak ada lagi yang bekerja di sektor pertanian. Karena itu, harus disiapkan kader petani muda, petani milenial, termasuk melalui magang agribisnis pertanian,” jelasnya, seusai melantik kepengurusan DPD HKTI Sumut periode 2026-2031.

Sementara itu, Ketua Harian DPN HKTI Mulyono Machmir usai melantik 32 DPC HKTI se-Sumut menjelaskan bahwa HKTI lahir pada 1973 dan kini telah berusia 53 tahun. Ia menyampaikan bahwa perjalanan HKTI merupakan perjalanan panjang sebagai organisasi yang menjadi wadah untuk menampung dan memperjuangkan aspirasi para petani.

Seiring perjalanan waktu, HKTI terus berkembang dan memperkuat perannya dalam menyuarakan kepentingan serta aspirasi petani di berbagai daerah.

Selanjutnya, Ketua DPD HKTI Sumut Gus Irawan Pasaribu mengucapkan terima kasih atas kepercayaan para pejuang petani dari seluruh Kabupaten/Kota di Sumut.

Menurutnya, sektor pertanian harus menjadi sektor superprioritas karena memiliki peran strategis terhadap perekonomian daerah dan menjadi sumber penghidupan mayoritas masyarakat di sejumlah kabupaten di Sumatera Utara.

Gus Irawan menegaskan HKTI Sumut siap berkolaborasi dengan Pemprov Sumut dan pemerintah kabupaten/kota dalam mendukung program prioritas pertanian, termasuk hilirisasi komoditas unggulan seperti kakao, kelapa, dan kopi.

Pengurus DPD HKTI Sumut periode 2026-2031 yang dilantik oleh Sekjen DPN HKTI Abdul Kadir Karding, yakni Ketua DPD HKTI Sumut Gus Irawan Pasaribu, Sekretaris Muhammad Syah, dan Bendahara Kamsir Aritonang.

Terlihat hadir, Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Dr H Sugiat Santoso, SE, SH, MSP, Sultan Deli ke-14 Mahmud Arya Lamanjiji Perkasa Alam, Wakil Bupati Mandailing Natal Atika Azmi Utammi Nasution, Wakil Bupati Asahan Rianto, Wakil Bupati Humbang Hasundutan Junita Rebeka Marbun, Wakil Bupati Serdang Bedagai Adlin Tambunan, Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina, anggota DPRD Sumut, serta para pengurus 32 DPC HKTI se-Sumut. (kcu)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Maling Mesin Pompa Air Milik Anggota TNI Babak Belur
Gawat….Sibolangit dan Pancurbatu Darurat Narkoba dan Judi, Ketua GRANAT Medan: Polisi Jangan “Main Mata” Gempur Arena Perjudian dan Narkoba
Maruli Siahaan Fasilitasi Rombongan Punguan Ina Rabu HKBP Sei Agul Ke Perkampungan Bibelvrouw Pensiun Eben Ezer Sinaksak 
Pengendara Scoopy Diduga Dihipnotis, Motor Dibawa Kabur di Deli Serdang
Kodaeral I Perkuat Kesiapan Prajurit TNI AL Melalui Latihan Penegakan Hukum di Laut ‎
Polda Sumut Beri Layanan Kesehatan bagi Penumpang Terdampak Pembatalan Penerbangan di Kualanamu
Maruli Siahaan Dorong Generasi Muda Gereja Berkarakter Iman, Berangkatkan Sekolah Minggu HKBP Taper Saroha Wisata Rohani
Syaf Lubis Mantu, Maruli Siahaan Hadiri Pesta Pernikahan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 19:06 WIB

Wagub Sumut Ajak HKTI Ambil Peran, Gus Irawan : Siap Berkolaborasi Dengan Pemerintah

Rabu, 9 September 2026 - 18:57 WIB

Maling Mesin Pompa Air Milik Anggota TNI Babak Belur

Rabu, 9 September 2026 - 10:37 WIB

Gawat….Sibolangit dan Pancurbatu Darurat Narkoba dan Judi, Ketua GRANAT Medan: Polisi Jangan “Main Mata” Gempur Arena Perjudian dan Narkoba

Rabu, 9 September 2026 - 10:11 WIB

Maruli Siahaan Fasilitasi Rombongan Punguan Ina Rabu HKBP Sei Agul Ke Perkampungan Bibelvrouw Pensiun Eben Ezer Sinaksak 

Selasa, 8 September 2026 - 23:29 WIB

Pengendara Scoopy Diduga Dihipnotis, Motor Dibawa Kabur di Deli Serdang

Berita Terbaru

Tersangka pencuri mesin pompa milik a.(ist)nggota TNI babak belur

Medan

Maling Mesin Pompa Air Milik Anggota TNI Babak Belur

Rabu, 9 Sep 2026 - 18:57 WIB