Lakalantas Menurun 81, 63 Persen Dibanding Tahun 2022

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi.

 

 

INVOCAVIT.COM, MEDAN – Selama pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2023 yang dilaksanakan dari tanggal 8 hingga 21 Maret 2023, angka kecelakaan lalulintas terjadi penurunan sebesar 81,63 persen dibanding periode yang sama tahun 2022.

 

Kabid Humas Poldasu Kombes Hadi Wahyudi mengatakan, pada gelaran Ops Keselamatan Toba tahun 2023, kecelakaan lalulintas terjadi sebanyak 9 kejadian, korban meninggal dunia sebanyak 5 orang, korban luka berat sebanyak 2 orang dan luka ringan 10 orang.

 

Dengan kerugian material Rp29.200.000.

 

“Bila dibandingkan dengan tahun 2022, angka kecelakaan tahun 2023 turun 81,63 persen,” kata Hadi, Senin (27/3).

 

 

Hadi menjelaskan, tahun 2022 kecelakaan lalulintas terjadi sebanyak 49 kasus, dengan korban jiwa belasan orang.

 

Juru bicara Polda  Sumut itu mengatakan, pada operasi keselamatan Toba 2023, jumlah pelanggaran lalulintas sebanyak 20.235.

 

Terdiri, pelanggaran tangkapan layar kamera ETLE statis dan mobile serta teguran.

 

“Untuk tilang ETLE statis sebanyak 392 pelanggaran, tilang mobile 140 pelanggaran dan yang teguran sebanyak 19.703,” jelasnya.

 

Adapun mayoritas pelanggaran yang terjadi yakni pengguna kendaraan bermotor yang tidak memakai helm dan kendaraan ukuran besar yang parkir di bahu jalan.

 

“Mayoritas yang terdeteksi pelanggaran tidak memakai helm dan salah parkir,” kata dia.

 

Ia mengaku, selama Operasi Keselamatan Toba 2023 mencoba mengedepankan cara preemtif dan preventif. “Kita mengedepankan preemtif preventif,” pungkasnya.

 

 

Diketahui, Polda Sumut menggelar Operasi Keselamatan Toba 2023 secara serentak di wilayah Provinsi Sumatera Utara selama 14 hari mulai dari tanggal 8 – 21 Maret 2023 yang melibatkan unsur TNI dan unsur pemerintah daerah.(jos).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *