Proyek APBD di Dinas Pendidikan Labuhanbatu Diduga Bernuansa Korupsi & Korporasi

Sabtu, 4 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Abi Pasaribu saat mengrimkan Dumas terkait dinas pendidikan Labuhanbatu.(ist)

Labuhanbatu, INVOCAVIT.COM: Proyek Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2025 di Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatera Utara bernuansa korupsi dan diduga adanya koorporasi

Proyek pengadaan fisik tersebut terjadi diberbagai sekolah di Labuhanbatu seperti pembuatan jamban dan ruang kelas yang dikerjakan pihak rekanan banyak yang tidak siap.

Informasi dihimpun, Invocavit.com, dugaan Persekongkolan Jahat (Koorporasi) diduga melibatkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan pihak rekanan, memuluskan proyek yang belum selesai dikerjakan namun sudah diberita acarakan.

“Belum siap dilapangan tapi sudah diberita acarakan, coba cek dilapangan,” kata Sumber invocavit.com belum lama ini.

Aktivis Anti korupsi Abi Pasaribu, SH mengatakan bahwa persoalan tersebut telah ia Laporkan ke aparat penegak hukum yaitu Polda Sumatera Utara.

“Baru-baru ini telah saya kirimkan surat ke Polda Sumatera Utara atas dugaan korupsi disistim pekerjaan tersebut, setelah dipanggil saya akan berikan bukti-buktinya kepenyidik. Saya berharap Polda Sumut dapat melakukan penyelidikan hingga memberikan kepastian hukum,” harap Abi, Sabtu (4/4/2026)

Menurutnya, salah satu unsur krusial dalam tindak pidana korupsi adalah adanya penyalahgunaan kewenangan oleh pejabat.

“Hal ini sering kali bermula dari adanya diskresi kekuasaan yang luas namun tidak diimbangi dengan sistem pengawasan atau kontrol administrasi yang memadai. Celah inilah yang kemudian dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu, jadi apakah Dumas saya masuk seperti hal tersebut biarkan penyidik yang melakukan penyelidikan apakah bisa atau tidak,” tegasnya.(red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sajam, Obor, dan Bensin Sudah Disiapkan?, Kuasa Hukum PT KAI:Ā  Penghuni Ancam Pertumpahan Darah
Dua Pengedar Narkoba Tanjung Tiram Ditangkap, Sita 111 Gram SabuĀ 
Kodaeral I Kerahkan Kal Viper dan Kal Telaga Tujuh Amankan Pengawalan Kapal Bawa 1,16 Ton Ketamine
Ahli Hukum Pidana UI Tegaskan Pemerasan Harus Ada Unsur Pemaksaan, Kuasa Hukum BPT Pertanyakan Dugaan Rekayasa Kasus oleh Vinson Leocarlius
Driver Taksi Online Asal Marelan Dibunuh di Kisaran, Mayat Ditemukan Dalam Parit Perkebunan
Banjir Kembali Merendam Bonalumban Tapanuli Tengah
Minta Klarifikasi dan Bukti Transaksi, Paul J.J Tambunan Bantah Kesimpulan SepihakĀ  Dalam Somasi Dana Rp.11,35 Milyar
Sekdako Tebingtinggi TekankanĀ  Pelestarian Budaya Pada Festival Seni Qasidah XIX

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Sajam, Obor, dan Bensin Sudah Disiapkan?, Kuasa Hukum PT KAI:Ā  Penghuni Ancam Pertumpahan Darah

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Dua Pengedar Narkoba Tanjung Tiram Ditangkap, Sita 111 Gram SabuĀ 

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Kodaeral I Kerahkan Kal Viper dan Kal Telaga Tujuh Amankan Pengawalan Kapal Bawa 1,16 Ton Ketamine

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:55 WIB

Ahli Hukum Pidana UI Tegaskan Pemerasan Harus Ada Unsur Pemaksaan, Kuasa Hukum BPT Pertanyakan Dugaan Rekayasa Kasus oleh Vinson Leocarlius

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Driver Taksi Online Asal Marelan Dibunuh di Kisaran, Mayat Ditemukan Dalam Parit Perkebunan

Berita Terbaru