Dunia Hormati Bahasa Indonesia, Dosen UMSU: Jangan Sampai Terpinggirkan di Rumah Sendiri

Selasa, 27 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dosen UMSU Yulhasni

 

Medan, INVOCAVIT.COM:   Pengakuan dunia terhadap bahasa Indonesia harus diikuti dengan keberpihakan di dalam negeri. Hal itu disampaikan dosen Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Yulhasni, dalam rangka Bulan Bahasa 2026.

“Pengakuan dunia ini kehormatan, sekaligus tanggung jawab. Bahasa Indonesia tidak boleh hanya megah di forum internasional, lalu terpinggirkan di rumah sendiri,” kata Yulhasni.

Pernyataan itu merujuk pada capaian bahasa Indonesia di tingkat global. Bahasa Indonesia telah diakui sebagai bahasa resmi di forum UNESCO pada 2023. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah juga menyampaikan pidato dalam bahasa Indonesia pada forum UNESCO di Uzbekistan.

Bagi Yulhasni, capaian ini patut disyukuri karena menunjukkan bahasa persatuan Indonesia punya nilai universal. Namun ia mengingatkan bahwa kehormatan itu membawa konsekuensi.

Menurut Yulhasni, tanggung jawab itu paling terasa di ruang-ruang keseharian, seperti papan nama usaha, unggahan media sosial, dan tulisan akademik. Kondisi tersebut sejalan dengan penilaian pemerintah. Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Hafidz Muksin, menyebut pemakaian bahasa Indonesia yang baik dan benar di masyarakat masih rendah, sementara penggunaan bahasa asing dalam keseharian semakin tinggi.

“Kita boleh fasih berbahasa asing, tetapi jangan sampai bahasa sendiri menjadi nomor dua di negeri sendiri. Dunia sudah menghormatinya, masa kita yang mengabaikannya,” kata Yulhasni.

Ia menilai langkah pemerintah memperkuat literasi patut didukung. Badan Bahasa baru-baru ini mengirim jutaan buku bacaan bermutu ke berbagai wilayah di Indonesia. Namun menurutnya, buku saja tidak cukup tanpa budaya membaca dan menulis di sekolah, kampus, dan keluarga.

Yulhasni mengajak masyarakat memaknai Bulan Bahasa lebih dari sekadar perlombaan. Bulan Bahasa sudah diadakan setiap Oktober sejak 1980, dan sejak 1989 berubah nama menjadi Bulan Bahasa dan Sastra. Akarnya adalah semangat Sumpah Pemuda 1928, khususnya ikrar ketiga untuk menjunjung bahasa persatuan.

Ia juga mengajak menerapkan Trigatra Bangun Bahasa. Prinsipnya adalah mengutamakan bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, dan menguasai bahasa asing.

“Ketiganya saling menguatkan. Bahasa Indonesia di depan, bahasa daerah dijaga, bahasa asing dikuasai,” ujarnya.

*Seruan untuk Mahasiswa dan Calon Guru*

Sebagai pendidik calon guru bahasa Indonesia, Yulhasni menitipkan pesan kepada mahasiswa.

“Mulailah dari diri sendiri. Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar di kelas, di tulisan ilmiah, dan di media sosial. Kalau calon guru bahasa saja tidak bangga dengan bahasanya, siapa lagi?” katanya.

Ia berharap Bulan Bahasa 2026 menjadi awal kebiasaan, bukan seremoni tahunan, agar pengakuan dunia benar-benar terasa di rumah sendiri.**

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Perkuat Penjagaan Laut Sumatera, Kodaeral I dan Bea Cukai Bersinergi Lawan Penyelundupan 
Menembus Batas Kepulauan, KRI Bung Karno 369 Kawal Rupiah Menjangkau Pelosok Negeri
Terpilih Aklamasi, H.M Husni Pimpin Kembali DPP Aceh Sepakat, Bang Ayi Ketua DPD Aceh Sepakat Tanjungbalai sampaikan selamat
Dukung Penuh Kegiatan Keagamaan, Maruli Siahaan Hadiri Jubileum 75 Tahun dan Pesta Gotilon HKBP Wonosari Simpang Penara
Maruli Siahaan Dukung Pengadaan Lahan dan Pembangunan HKBP Immanuel Sei Semayang, Apresiasi Semangat dan Kebersamaan Seluruh Jemaat
Pererat Silaturahmi dan Dukung Usaha Masyarakat, Maruli Siahaan Hadiri Syukuran Rumah dan Usaha Adelia Collection
Jangan Berhenti di Topan dan Eddy! GMPET-SU: KPK Harus Usut Tuntas Hingga Aktor Lain di Kasus Jalan dan Kereta Api Sumut
Polres Tanjungbalai Ikuti Zoom Rilis Pengungkapan 1,16 Ton Narkoba dan Deklarasi Bersama Masyarakat Sumut Menolak Narkoba

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Perkuat Penjagaan Laut Sumatera, Kodaeral I dan Bea Cukai Bersinergi Lawan Penyelundupan 

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Dunia Hormati Bahasa Indonesia, Dosen UMSU: Jangan Sampai Terpinggirkan di Rumah Sendiri

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Menembus Batas Kepulauan, KRI Bung Karno 369 Kawal Rupiah Menjangkau Pelosok Negeri

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Terpilih Aklamasi, H.M Husni Pimpin Kembali DPP Aceh Sepakat, Bang Ayi Ketua DPD Aceh Sepakat Tanjungbalai sampaikan selamat

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Dukung Penuh Kegiatan Keagamaan, Maruli Siahaan Hadiri Jubileum 75 Tahun dan Pesta Gotilon HKBP Wonosari Simpang Penara

Berita Terbaru