Banjir Surut! Warga Medan Bertahan Hidup Tanpa Aliran Listrik: PLN Diminta Beri Kompensasi!

Medan192 Dilihat

MEDAN, INVOCAVIT.COM:  Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Medan dan Sumatera Utara (Sumut) menyebabkan sejumlah kawasan terendam banjir, Kamis (27/11) pagi.

Akibat terjadi banjir di sejumlah kawasan itu berdampak diputusnya aliran listrik yang dilakukan pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut).

Namun saat ini beberapa kawasan yang sempat teredam banjir kondisi kini sudah surut, Jumat (28/11). Akan tetapi pihak PLN melakukan pemadaman listrik bagi masyarakat.

“Sudah surut banjir di tempat tinggal ku bang. Tetapi aliran listrik masih padam sejak tadi malam,” ungkap Rio salah seorang warga Jalan Denai, Kecamatan Medan Denai, kepada awak media.

“Saat ini kami harus bertahan hidup tanpa adanya aliran listrik. Enggak bisa beraktivitas kami saat ini,” ucap pemuda tersebut.

Hal senada juga disampaikan Azhari warga Jalan Brigjen Katamso, Kecamatan Medan Maimun, menyebutkan pihak manajemen PLN tidak memiliki rasa empati kepada masyarakat.

“Mau sampai kapan dipadamkan aliran listrik ini. Gara-gara adanya pemadaman itu masyarakat terganggu menjalankan aktivitasnya. Memang benar terjadi banjir sehingga PLN harus mengambil langkah upaya pemadam agar tidak menimbulkan korban jiwa. Tetapi ini kan banjir sudah surut seharusnya aliran listrik sudah bisa kembali dihidupkan,” sebutnya.

“Pas giliran masyarakat telah bayar uang listrik pihak PLN tanpa kompromi langsung melakukan pemutusan. Nah, tetapi sebaliknya kalau pihak PLN yang memutus listrik masyarakat tidak ada kompensasinya,” keluhnya.

Terpisah, salah seorang pegawai PLN Medan, Budi, saat dihubungi awak media terkait masih adanya pemadaman listrik di sejumlah kawasan di Kota Medan akibat banjir menyarankan agar menanyakan langsung kepada pihak Humas PLN.

“Izin mungkin bisa abang menghubungi pihak Humas PLN untuk keterangan yang lebih komprehensif,” ujarnya singkat.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *