Diduga Terlilit Hutang, Satu Keluarga Ceburkan Diri ke Sungai Wampu  

Korban Saat dievakuasi

 

INVOCAVIT.COM, LANGKAT –  Warga Kecamatan Stabat, Kab Langkat, Minggu (26/3) dihebohkan dengan dugaan upaya bunuh diri satu keluarga yang menceburkan diri ke Sungai Wampu.

 

Satu keluarga yang 4 orang itu didugaan untuk bunuh diri.  Upaya  dugaan bunuh diri itu dilakukan dengan cara berboncengan satu sepeda motor kemudian mencebur ke sungai Wampu.

 

Dalam insiden itu, 3 orang korban berhasil diselamatkan sedangkan 1 korban dinyatakan hilang sungai Wampu.

 

 

Korban merupakan satu keluarga, yakni JL (34) istri, PM (40) suami. QL (6) dan M AB (2.5). Mereka berdomisili di Desa Stabat Lama Kecamatan Wampu Kabupaten Langkat

 

Sementara M AB (2,5) yang  dinyatakan hilang tenggelam didasar sungai Wampu, dan masih dalam pencarian pihak BPBD Langkat bersama tim gabungan TNI dan Polri.

 

 

Camat Kecamatan Wampu, Syamsul Adha SSTP M I Kom yang dikonfirmasi membenarkan kejadian diduga adanya percobaan bunuh diri tersebut.

 

Samsul menbgatakan, berdasarkan keterangan korban beserta 2 anaknya, awalnya  istri berniat pergi ke Malaysia untuk bekerja. Namun, suami tidak menyetujuinya.

 

Kemudian, sambung Camat, satu keluarga yang menginap disalah satu hotel di Binjai cek out lalu menuju ke Paya Pinang Desa Stabat Lama Barat, tempat tinggalnya korban. Di rumah itu terjadi keributan tentang pembayaran hutang piutang untuk keberangkatan ke Malaysia.

 

Kemudian suami istri beserta 2 orang anaknya rencana mau pergi ke rumah orang tua istrinya di daerah Kota Datar Kecamatan Secanggang dengan mengendarai sepeda motor Honda Supra.

 

“Sesampainya di TKP pinggiran Sei Wampu tepatnya di Dusun Ampera Desa Stabat Lama Barat, korban PM menjatuhkan sepeda motornya ke Sungai Wampu beserta istri dan anak-anaknya,” kata Samsul

 

Saat ini menurutnya, kondisi korban PM dibawa ke rumah sakit. Sedangkan istri serta anaknya QL berada di TKP dalam keadaan selamat. Sementara M AB masih dalam pencarian oleh tim BPBD, Polri dan TNI .

 

Hingga Minggu malam, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian setempat. Sedangkan Kasi Humas Polres Langkat AKP H Joko Sempeno saat di konfirmasi melalui pesan singkat Whatsapp belum memberikan keterangan.(jos).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *