Kapolres Dairi AKBP Reinhard H Nainggolan menjenguk anggotanya di rumah sakit sekaligus meminta maaf.(ist).
INVOCAVIT.COM, DAIRI – Kapolres Dairi, AKBP Reinhard H Nainggolan, SH, SIK, MH akhirnya memohon maaf kepada dua anggotanya yang digebuki hingga masuk Rumah Sakit.
Orang nomor satu di Polres Dairi itupun menemui kedua anak buahnya yang dihukum disiplin itu di rumah sakit Sidikalang, tempatnya dirawat, Selasa (30/8).
“Saya meminta maaf atas kejadian tersebut dan berjanji tidak akan mengulangi kembali,” ucap AKBP Reinhard.
Sementara itu Kapolda Sumatera Utara (Sumut), Irjen Pol Agung Setya melalui Kabid Humas Kombes Hadi Wahyudi mengatakan Kapolda telah memerintahkan Kabid Propam untuk melakukan Pemeriksaaan terhadap Kapolres Dairi AKBP Reinhard Nainggolan.
“Terkait tindakan Kapolres, Propam Polda Sumut sudah melakukan Pemeriksaan dan klarifikasi itu Perintah Kapolda dan (itu) tindakan tegas,” pungkas Hadi.
AKBP Reinhard H Nainggolan sendiri, tambah Kabid Humas, sudah diperiksa pada Senin (28/8), beberapa saat setelah kejadian.
“Setelah kejadian, Kapolda langsung perintahkan Kabid Propam melakukan pemeriksaan dan siang harinya (Senin 28/8), yang bersangkutan langsung datang ke Propam untuk menjalani pemeriksaan,” jelas Hadi.
Diketahui, kejadian berawal pada Senin dini hari, Kapolres melakukan pengecekan terhadap Perwira Pengawas (Pawas) dan personil piket SPKT, piket Fungsi operasional dan piket RTP (Rumah Tahanan Polri).
Dalam pengecekan itu, mantan Kapolres Nias Selatan (Nisel) itu menemukan petugas yang melaksanakan piket jaga, tidak meresfon panggilan radio HT (Handy Talkie).
Kemudian Kapolres mengumpulkan Perwira pengawas (Pawas) dan petugas piket memberikan teguran lisan serta tindakan disiplin berupa hormat bendera, sambil Kapolres menuju ke barisan piket dan menanyakan kenapa tidak menjawab panggilan radio HT (Handy Talkie), dan dijjawab petugas piket Intelkam HT tidak berfungsi baik.
Untuk memastikan Kapolres mengecek langsung ternyata HT tersebut berfungsi baik, dan kedua anggota yang menjawab itu diberikan teguran serta tindakan fisik.
Setelah itu Kapolres, para Pejabat Polres, Perwira Pengawas serta seluruh petugas piket meninggalkan lapangan apel, sementara kedua petugas piket Intelkam dibawa ke ruang propam.
Kapolres Dairi baru mengetahui kedua piket Intelkam yang diberikan teguran dan tindakan disiplin tersebut berobat ke RSUD Sidikalang setelah selesai pelaksanaan _zoom meeting.
Untuk memastikan anak buahnya itu, Kapolres menjenguk ke rumah sakit dan diketahui memiliki penyakit bawaan yaitu syaraf terjepit dan hipertensi.
AKBP Reinhard merasa bersalah karena akibat Tindakan yang diberikan mengharuskan anak buahnya masuk Rumah Sakit dan dia bertanggung jawab serta meminta maaf.(jos)






