Pemko Medan Sudah Terapkan Sistem UHC, Pastikan Warga Bisa Akses Layanan Kesehatan Secara Mudah Tanpa Diskriminasi

Senin, 16 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kota Medan, Rommy Van Boy sewaktu menyalami beberapa warga Polonia. (ist)

Medan, INVOCAVIT.COM – Anggota DPRD Kota Medan, Rommy Van Boy, menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh masyarakat Kota Medan dapat mengakses layanan kesehatan secara mudah, merata, dan tanpa diskriminasi.

Menurut Rommy, hak atas kesehatan merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) yang tengah dijalankan Pemerintah Kota Medan sebagai bentuk pemerataan layanan publik di bidang kesehatan.

Penegasan itu disampaikan Rommy saat melaksanakan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan Nomor 4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan di Lapangan Peraga, Jalan Karya Sejati, Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Minggu, (15/3/2026).

“Pemerintah Kota Medan saat ini sudah menerapkan sistem UHC. Artinya, masyarakat cukup menunjukkan KTP untuk memperoleh layanan berobat gratis di fasilitas kesehatan,” ujar politisi Partai Golkar tersebut.

Meski demikian, Rommy mengakui pelaksanaan program tersebut di lapangan belum sepenuhnya berjalan optimal.

Ia menilai masih banyak warga yang belum memahami mekanisme program, termasuk kendala administrasi saat hendak mengakses layanan kesehatan.

“Di sinilah peran kami sebagai wakil rakyat. Kami dipilih bukan untuk duduk di belakang meja, tetapi turun langsung membantu masyarakat,” jelas Rommy.

Selain itu, Rommy menilai keberhasilan program UHC tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga pada kesiapan serta partisipasi aktif masyarakat.

Karena itu, ia mengingatkan warga untuk memastikan data kependudukan mereka valid agar tidak mengalami kendala saat berobat.

“Kesalahan kecil pada KTP atau Kartu Keluarga bisa membuat pelayanan tersendat. Karena itu, saya mengimbau bapak dan ibu segera memeriksa data kependudukannya. Jika ada kesalahan, segera diperbaiki,” katanya.

Untuk membantu masyarakat, Rommy juga membentuk tim Sahabat Rommy Van Boy yang bertugas membantu warga dalam pengurusan administrasi kependudukan, pendampingan ke puskesmas maupun rumah sakit, hingga menyediakan layanan ambulans gratis bagi warga yang membutuhkan.

“Semua layanan ini gratis. Kami ingin memastikan tidak ada warga Medan yang kesulitan berobat hanya karena persoalan biaya atau birokrasi,” ucapnya, disambut tepuk tangan warga yang hadir.

Dalam kesempatan tersebut, Rommy turut menyoroti adanya laporan mengenai sejumlah rumah sakit yang masih menolak pasien dengan alasan keterbatasan tempat tidur atau tingginya tingkat keterisian tempat tidur (bed occupancy rate/BOR).

“Saya mendorong Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan agar menindak tegas rumah sakit yang menolak pasien tanpa alasan yang jelas,” tegasnya.

Pada sesi dialog, sejumlah warga juga menyampaikan keluhan terkait pelayanan BPJS Kesehatan di tingkat puskesmas yang dinilai masih berbelit-belit.

Mereka mengaku kerap diarahkan ke berbagai instansi tanpa kejelasan penyelesaian.

Menanggapi hal itu, Rommy berjanji akan menindaklanjuti keluhan tersebut kepada Dinas Kesehatan Kota Medan serta BPJS Kesehatan.

Ia juga meminta petugas puskesmas agar lebih responsif dan tidak mempersulit masyarakat dalam proses pelayanan.

“Semua warga memiliki hak yang sama atas layanan kesehatan. Jangan sampai masyarakat kecil merasa dipersulit hanya karena persoalan administrasi,” imbuh Rommy.

Selain persoalan kesehatan, Rommy juga menyinggung sejumlah kebutuhan dasar masyarakat seperti perbaikan drainase dan penerangan jalan.

Menurutnya, infrastruktur dasar tersebut turut memengaruhi kualitas hidup warga.

“Partai Golkar hadir untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok. Karena itu, jangan lupakan Partai Golkar,” kata Rommy.

Sosialisasi Perda Sistem Kesehatan tersebut turut dihadiri perwakilan Kecamatan Medan Polonia, unsur kelurahan, serta tokoh pemuda dan tokoh masyarakat setempat.**

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Gantikan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Ketum PMK Sumut Yakin Kapolri Suyudi Mampu Jadi Pelayan dan Penegak Hukum Yang Benar
Dikabarkan Jual Mantan Istri ke Wakapolda,  Laporan Brigadir Iman Harefa Naik Penyidikan, Segera Penetapan  Tersangka 
Mengabdi Dengan Integritas Melangkah Penuh Amanah , Kodaeral I Apresiasi Kenaikan Pangkat Personil
Rakor Pencegahan Korupsi di Kantor Gubsu, KPK Temukan 41 Anomali Pada APBD 2026
Dr Maruli Siahaan, SH.MH  Dukung Sinergi Pencegahan Narkoba melalui Seminar Nasional dan Penandatanganan MoU BNNP Sumut–PROGIB
Kolonel TNI Cba Harfan Bahar Jalani Sidang di Pengadilan Militer Tinggi I Medan, Jalin Asmara dengan Pemasok Narkoba
Kodaeral I Perkuat Pembinaan Ketahanan Wilayah Maritim, Serap Kondisi dan kebutuhan serta potensi Diwilayah Pesisir
Sinyal Kolaborasi Menguat, Kodaeral I Sambut Tim Skomlekal

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:32 WIB

Gantikan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Ketum PMK Sumut Yakin Kapolri Suyudi Mampu Jadi Pelayan dan Penegak Hukum Yang Benar

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Dikabarkan Jual Mantan Istri ke Wakapolda,  Laporan Brigadir Iman Harefa Naik Penyidikan, Segera Penetapan  Tersangka 

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:13 WIB

Mengabdi Dengan Integritas Melangkah Penuh Amanah , Kodaeral I Apresiasi Kenaikan Pangkat Personil

Rabu, 30 September 2026 - 21:27 WIB

Rakor Pencegahan Korupsi di Kantor Gubsu, KPK Temukan 41 Anomali Pada APBD 2026

Rabu, 30 September 2026 - 20:10 WIB

Dr Maruli Siahaan, SH.MH  Dukung Sinergi Pencegahan Narkoba melalui Seminar Nasional dan Penandatanganan MoU BNNP Sumut–PROGIB

Berita Terbaru

Oplus_131072

Nasional

Reshuffle Kabinet Prabowo

Kamis, 1 Okt 2026 - 22:18 WIB