Kedua belah pihak yang bertikai berdamai setelah dilakukan mediasi di Mapolsek Tanjung Morawa.(ist).
DELI SERDANG, INVOCAVIT.COM – Dua anggota Brimob Luka-Luka dikeroyok sejumlah warga di Jln Sei Blumai Dusun III Desa Dagang Klambir Tanjung Morawa Deli Serdang, Senin (19/2) malam.
Kedua anggota Polri itu, Ridwan Hasibuan/anggota Pas Brimob dan Lambok Manik / Brimob Tjg morawa mengalami luka-luka.
Kabid Humas Poldasu Kombes Hadi Wahyudi mengatakan, kasus itu bermula akibat salah faham.
“Bukan bentrok tetapi karena salah paham. Dua anggota Brimob mengalami luka-luka,” ujar Kombes Hadi Wahyudi, yang dikonfirmasi, Selasa (20/2).
Juru bicara Poldasu itu menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Senin (19/02/24) di Jln Sei Blumai Dusun III Desa Dagang Klambir Tanjung Morawa Deli Serdang.
“Berawal ketika adik kandung laki-laki dari Ridwan Hasibuan/anggota Brimob, membawa mobil truck mau memuat pupuk di gudang yang akan di bawa ke Madina, kemudian di palak dibeberapa titik oleh beberapa orang dengan dalih meminta uang rokok.
Kemudian, jelas Kombes Hadi Wahyudi, kedua anggota Brimob itu mendatangi sekelompok orang tersebut hendak menanyakan apa maksud memalak truk adiknya.
Akan tetapi, sambung Hadi lagi, dalam perjalanan beberapa orang tersebut menghadang Ridwan Hasibuan dan Lombok Manik, meneriaki genk motor dan memukulkan kursi panjang yang dipalang di tengah jalan hingga kedua anggota mengalami luka-luka.
“Prosesnya saat ini ditangani Polsek setempat dan tadi malam mereka meminta maaf atas kesalahfahaman yang terjadi. Telah dilakukan mediasi dan kedua belah pihak sudah berdamai,” pungkasnya.
Sementara itu diperoleh informasi, sejumlah oknum Brimob menyeser kawasan kampung Kerinci di Jl.Sei Blumei Hilir Dusun-I Desa Dagang Kelambir, Kec.Tanjung Morawa, Deli Serdang, Sumut, Senin (19/2) malam.
Kedatangan oknum-oknum Brimob itu diduga mencari warga yang memukuli temannya.
Informasi yang dihimpun, kejadian bermula sekira pukul 21.00Wib, para pria berambut cepak berpakaian preman mengendarai puluhan sepeda motor mendatangi sebuah kampung Kerinci di Jl.Sei Blumei Hilir Dusun-I Desa Dagang Kelambir, Kec.Tanjung Morawa, Deli Serdang, Sumut.
Mereka menyeser sejumlah warga secara random, beberapa warga dipukul dan mau dibawa paksa.
“Saya gak tau apa-apa bang, tiba-tiba mereka datang mirip geng motor gitu, tapi mereka ngaku Brimob, lalu saya sempat dibawa paksa dan dipukul, bukan saya aja, ada dua lagi pemuda sini dipukuli,” kata Haikal, seorang remaja Desa Dagang Kelambir siswa Kelas-III SMK ini turut menjadi korban.
Menurut keterangan saksi lainnya, saat tindakan bringas itu terjadi, ratusan warga berhamburan keluar, puluhan pria berambut cepak itu sempat mendapat perlawanan dan cekcok dengan warga setempat, selang berapa lama anggota Polsek Tanjung Morawa datang ke TKP, sontak saja puluhan pria itupun kabur tancap gas.
Saat para oknum itu melarikan diri, beberapa diantaranya sempat terjatuh di kampung sebelah tepatnya di Jl. Sei Blumei Hilir Dusun-I Desa Tanjung Morawa-A, mereka sempat dipukuli massa dan akhirnya berhasil diamankan petugas kepolisian ke Mako Polsek Tanjung Morawa.
Kapolsek Tanjung Morawa, AKP. Firdaus Kemit membenarkan kejadian ini, pihaknya telah mengamankan sejumlah oknum Brimob dan beberapa warga. Dia menyebutkan ada terjadi kesalah-pahaman.
“Ya, mereka itu oknum Brimob, ada kesalah-pahaman yang terjadi, kedua belah-pihak kami mediasi untuk berdamai, tapi di sini kami hanya membantu mediasi aja,” kata Kapolsek.
Dari data yang diperoleh, dua oknum Brimob yang sempat diamankan di Mapolsek Tamora bernama Wais Alqarni Lubis, (30) dan Hardi (26), mereka tinggal di asrama Brimob Tanjung Morawa, sedangkan pihak warga yang sempat diamankan adalah Indra Aditya (26) dan Haikal seorang pelajar kelas III SMK warga Desa Dagang Kelambir. (jos/diz).






