Tampang kedua terduga tersangka pembunuhan Rahmadani br Siagian yang mayatnya ditemukan dalam box container tanpa busana di Jl. Menteng VII Gang Seroja pada Selasa (10/3).(ist).
Medan, INVOCAVIT.COM: Tim gabungan Jatanras Polda Sumut dan Satreskrim Polrestabes Medan serta Polsek Medan Area dikabarkan telah menangkap dua tersangka pembunuhan seorang wanita yang mayatnya dimasukkan ke boks container tanpa busana di Jalan Menteng VII, Gang Seroja, Kecamatan Medan Denai pada Selasa (10/3) pagi.
Kedua terduga ditangkap sekitar 7 jam setelah mayat wanita bernama
Rahmadani Siagian (19) warga asal Kelurahan Gunting Saga, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara (Sumut).
Informasi yang diperoleh kedua tersangka yang ditangkap yakni, Syawal Ardiansyah Nasution (22) warga Jalan Meranti, Kecamatan Medan Tembung dan Sofwan Habib Rangkuti (22) warga Jalan Medan-Batang Kuis, Desa Sei Rotan Dusun VIII, Gang Sejahtera 3, Kabupaten Deli Serdang.
Tersangka Syawal Ardiansyah menurut informasi bertindak sebagai pelaku utama dalam kasus itu. Sedangkan Sofwan Habib Rangkuti berperan ikut membuang mayat korban setelah diminta bantuan oleh tersangka Syawal Ardiansyah.
Sebelum membunuh korban, sumber menyebutkan Syawal dan korban sempat chek in di oyo dekat lokasi penemuan mayat. Namun, tanpa diketahui alasannya keduanya terlibat cekcok mulut hingga akhirnya tersangka mencekik leher korban dan membekap mulutnya dengan speray hotel Oyo hingga tewas.
Kemudian, Syawal menghubungi Sofwan Habib datang ke hotel Oyo untuk membuang mayat wanita yang bekerja disalah satu konter hanphone di Medan tetsebut.
Pengungkapan kasus itu berawal dari rekaman cctv, keduanya terlihat keluar dari kamar hotel membawa boks container menggunakan sepeda motor jenis metic.
Terduga tersangka Syawal diamankan di kawasan Desa Marindal I pada Selada (10/3) malam sedangkan Sofwan Habib ditangkap beberapa jam kemudian, di Jalan Flamboyan Raya, Gang Setiabudi, Kecamatan Medan Tuntungan.
Namun hingga kini, belum ada keterangan resmi dari Polrestabes Medan soal pengungkapan kasus pembunuhan sadis tersebut.**






