Pematang Siantar, INVOCAVIT.COM: Kota Pematangsiantar satu di antara kota yang mendapat perhatian dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) melalui Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).
Untuk tahun 2026, ada 634 unit rumah di Kota Pematangsiantar yang akan direhabilitasi (bedah rumah) menggunakan anggaran dari Kementerian PKP.
Jumlah itu disebut Dirjen Perumahan Perkotaan Kementerian PKP, Sri Haryati saat berkunjung ke Pemkot Pematangsiantar, Sabtu (10/10).
Ditegaskan, kehadirannya ke Kota Pematangsiantar untuk mempercepat proses rehabilitasi rumah, sehingga yang sebelumnya rumah tidak layak huni menjadi layak huni.
Akhir Oktober ujarnya, alokasi untuk seluruh Indonesia sudah selesai dicairkan. November dan Desember sudah fokus pembangunan dan relokasi.
Karena itu, Sri mengingatkan pemangku kepentingan dan pihak terkait bekerja sama agar program ini dapat terlaksana dengan baik.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Kota Pematangsiantar, Robert Sitanggang mengatakan, saat ini program bantuan BSPS Kementerian PKP masuk tahap verifikasi.
Sejumlah kawasan menjadi sasaran perhatian Pemkot Pematangsiantar dalam upaya peningkatan kualitas permukiman.
Dari 53 kelurahan sebutnya, sebanyak 23 kelurahan masuk kawasan kumuh.
Makanya, saat ini Dinas PKP Pematangsiantar juga sedang menyusun Program Perencanaan Peremajaan Kawasan Permukiman Kumuh di lima kelurahan, yakni Kahean, Martoba, Sigulang-gulang, Naga Pitu, dan Tanjung Tongah.

















