Bobby Nasution: Masifkan Penggunaan KKPD

Medan157 Dilihat

Wali Kota Medan Bobby Nasution memimpin Rapat Koordinasi Teknis Pelaksanaan Kegiatan Tahun 2023.

 

 

INVOCAVIT.COM, MEDAN –  Wali Kota Medan Bobby Nasution minta kepada seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan untuk memasifkan penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD).

 

Dengan penggunaan KKPD tersebut, menantu Presiden Joko Widodo ini berharap agar penyerapan anggaran dapat lebih cepat dan semakin mendukung efisiensi dalam pembiayaan belanja barang dan jasa di lingkungan Pemko Medan.

 

“Saya minta seluruh OPD untuk benar-benar mengoptimalisasi penggunaan KKPD tersebut. Yang kita inginkan adalah akselerasi penyerapan anggaran guna membantu pergerakan ekonomi di Kota Medan. Jadi bukan hanya sekedar mengeluarkan anggaran, tetapi manfaatnya ada. Di samping itu KKPD ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM di Kota Medan,” kata Bobby Nasution saat memimpin Rapat Koordinasi Teknis Pelaksanaan Kegiatan Tahun 2023 yang dilakukan secara zoom meeting dari Command Center Balai Kota, Selasa (28/2).

 

Suami Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu ini mengingatkan kepada seluruh Perusahaan Umum Daerah (PUD) Kota Medan untuk fokus melaksanakan program untuk menambah pendapatan asli daerah (PAD). Sebab, tujuan PUD didirikan untuk membantu Pemko Medan dalam menambah PAD.

 

“Kepada Dewan Pengawas PUD, saya minta untuk terus membantu guna mengetahui apakah PUD yang ada memberikan kontribusi terhadap PAD atau tidak,” tegasnya.

 

Sementara itu Wakil Wali Kota Medan H Aulia Rachman yang mengikuti zoom meeting dari Jakarta mengatakan, Pemko Medan masih menerapkan sistem pola yang lama sehingga apa yang diharapkan Wali Kota belum tercapai dengan maksimal. Oleh karenanya, bilangnya, seluruh perangkat daerah agar dapat menghilangkan yang namanya ego sektoral.

 

Aulia menambahkan, camat dan lurah untuk terus mengedukasi masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, termasuk melakukan pemilahan sehingga sampah yang dapat didaur ulang dapat dimanfaatkan sehingga tidak sampai dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir. “Dengan begitu program Pak Wali di TPA yang menggunakan sistem sanitary landfill dapat berjalan dengan maksimal,” paparnya.

 

Selain penanganan sampah, Aulia juga meminta kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan untuk menyamaratakan buku di seluruh sekolah baik di tingkat SD maupun SMP. Langkah ini, jelasnya, dilakukan untuk mengantisipasi anak-anak yang tengah ujian merasa kebingungan karena berbeda buku pelajaran yang digunakan.(hpm).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *