MEDAN, INVOCAVIT.COM – Tujuh personel Satuan Reskrim Polrestabes Medan terancam sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH/pecat) jika terbukti melakukan penganiayaan terhadap korban Budianto Sitepu hingga meninggal dunia.
“Komitmen pimpinan Polri menindak tegas setiap anggota yang melanggar kode etik hingga sanksi PTDH jika terbukti bersalah,” tegas Whisnu melalui Kabid Humas, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Senin (30/12/2024).
Diterangkan Hadi, tujuh personel Satuan Reskrim Polrestabes Medan kini telah berada di tempat khusus (patsus) karena diduga melakukan penganiyaan hingga tewas korban Budianto Sitepu, warga Gang Horas, Kel Sei Semayang, Kec Sunggal, Kabupaten Deli Serdang.
Terhadap tujuh personel tersebut diproses di Bid Propam Polda Sumut dan Direktorat (Dit) Reskrimum untuk mengetahui peran dan keterlibatannya. Mereka sudah dimutasi ke Pelayanan Markas (Yanma) Polda Sumut.
“Betul, ke tujuh terduga pelanggar dilakukan Patsus (sel khusus) dalam rangka tindak lanjut pemeriksaan di Propam Polda dan Ditreskrimum,” terang Hadi.
Sebelumnya, penyidik Propam Polrestabes Medan menempatkan 7 personel Unit Resmob dan Pidum Satreskrim Polrestabes Medan di Patsus Polri atas dugaan pelanggaran etik kepolisian dan penganiayaan terhadap seorang warga hingga tewas.
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan mengatakan, dari tujuh personel yang telah ditempatkan di tempat khusus tersebut, satu di antaranya perwira berpangkat Ipda berinisial ID. Ipda ID merupakan perwira Unit (Panit) Resmob Satreskrim Polrestabes Medan.
“Informasi yang berkaitan persoalan yang ada di Sunggal, tepatnya di Sei Semayang yang terjadi pada Rabu, 25 Desember 2024, kemarin kami sampaikan bahwa kami telah melakukan pemeriksaan terhadap anggota secara internal,” ungkap Kapolrestabes Kombes Gidion Arif, Jumat (27/12/2024).
Menurut Gidion, personel yang dilakukan pemeriksaan secara internal tersebut adalah yang melakukan penangkapan, atau melakukan upaya paksa pada saat itu.
“Awalnya yang kami sampaikan 6 personel, hari ini kita sampaikan ada 7 personel, ya. 7 personel yang kami lakukan pendalaman pemeriksaan secara internal,” sebut Gidion.
Kadir Saraçoğlu Kripto Locker Virüsü Kadir Saraçoğlu’nun hedef seçimi üzerindeki etkisi vurgulanabilir. https://antoinegriezmannclub.com/read-blog/12823
Официальная покупка аттестата о среднем образовании в Москве и других городах
Wow, fantastic weeblog format! How llng hae you been blogging for?
you made blogging glance easy. The entkre glance oof your website iss
great, as smartly ass tthe content!
A motivating discussion is definbitely worth comment.
I doo belive that youu ouyght tto writre mmore about this subject matter, it might not bee a
twboo matter but usuallky folks don’tdiscuss thes
topics. To the next! Kindd regards!!
I’m nnot sure where you’re gestting your
info, butt gredat topic. I nneeds to spend somje time learning more or understanding more.
Thaks for grerat info Iwass looking for tyis innformation foor
myy mission.
Thanks for some other informative blog. Where else may just I am getting that type of info written in such an ideal manner? I have a challenge that I am simply now working on, and I’ve been at the glance out for such information.