Dr. Maruli Siahaan Dorong Mekanisme Exequatur Sederhana dan Berkepastian dalam RUU Hukum Perdata Internasional

Selasa, 15 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dr. Maruli Siahaan mengikuti Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Ketua Kamar Perdata Mahkamah Agung Republik Indonesia, Selasa (15/9).(ist)

Jakarta, INVOCAVIT.COM: Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Kombes Pol (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., mengikuti Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Ketua Kamar Perdata Mahkamah Agung Republik Indonesia dalam rangka pembahasan Rancangan Undang-Undang Hukum Perdata Internasional (RUU HPI), Selasa (15/9/2026), di Gedung Nusantara DPR RI, Jakarta.

Dalam rapat tersebut, Dr. Maruli menyoroti pentingnya pengaturan yang jelas dan praktis mengenai exequatur, yaitu mekanisme pengakuan dan pelaksanaan putusan pengadilan asing di Indonesia.

Dr. Maruli menilai, RUU HPI perlu memberikan kepastian hukum bagi para pihak yang memiliki perkara perdata dengan unsur asing. Menurutnya, proses pengakuan dan pelaksanaan putusan asing harus dirancang secara sederhana dan memiliki batas waktu yang jelas agar tidak menimbulkan ketidakpastian hukum.

“Saya merekomendasikan agar RUU HPI mengatur mekanisme exequatur yang sederhana, memiliki batas waktu, dan tetap menjamin bahwa putusan asing tidak bertentangan dengan ketertiban umum serta kewenangan eksklusif pengadilan Indonesia,” ujar Dr. Maruli.

Ia menegaskan, penyederhanaan mekanisme exequatur bukan berarti mengurangi kewenangan pengadilan Indonesia dalam melakukan pemeriksaan terhadap putusan asing. Justru, diperlukan keseimbangan antara kebutuhan terhadap kepastian dan efisiensi hukum dengan perlindungan terhadap kepentingan nasional.

Menurut Dr. Maruli, RUU HPI harus mampu memberikan batasan yang tegas mengenai kondisi ketika suatu putusan asing dapat diakui dan dilaksanakan di Indonesia, termasuk memastikan putusan tersebut tidak bertentangan dengan prinsip ketertiban umum maupun perkara yang menjadi kewenangan eksklusif pengadilan Indonesia.

“Jangan sampai prosesnya terlalu panjang sehingga putusan yang secara hukum sudah berkekuatan di negara asal justru kehilangan efektivitas ketika hendak dilaksanakan di Indonesia. Tetapi di sisi lain, kita juga harus memastikan kepentingan hukum nasional tetap terlindungi,” jelasnya.

Dr. Maruli Siahaan berharap pembahasan RUU HPI dapat menghasilkan sistem hukum perdata internasional yang memberikan kepastian, kecepatan, dan perlindungan hukum bagi masyarakat maupun pelaku usaha yang menghadapi sengketa lintas negara.

“RUU HPI harus menjawab kebutuhan praktik. Mekanisme pengakuan dan pelaksanaan putusan asing harus jelas, terukur, dan tidak membuka ruang ketidakpastian, namun tetap menghormati kedaulatan hukum Indonesia,” pungkas Dr. Maruli.**

Facebook Comments Box

Berita Terkait

MK Nyatakan Wapres Tetap Gibran
Dr. Maruli Siahaan Dorong Kejelasan Status dan Akuntabilitas Kurator dalam RUU Profesi Kurator
Dr. Maruli Siahaan Hadiri Rapat Paripurna DPR RI Bahas IHPS BPK hingga RUU Perampasan Aset
Presiden Resmikan Yonif TP 951/PM, Dan Yonif Letkol Inf Jimson Andre Siahaan Dihadapkan Pada Tanggung Jawab Besar
Mayor Pom Deddy Siahaan Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI di Merauke
Baru Saja Dilantik, Kapolri Langsung Mutasi Sejumlah Pati dan Pamen, Ini Daftarnya
Baru Saja Keluarkan TR Mutasi Para Perwira, Kapolri Mutasi Kapolda Sumut, Digantikan Brigjen Pol Sonny Irawan
Reshuffle Kabinet Prabowo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:05 WIB

MK Nyatakan Wapres Tetap Gibran

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:04 WIB

Dr. Maruli Siahaan Dorong Kejelasan Status dan Akuntabilitas Kurator dalam RUU Profesi Kurator

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Dr. Maruli Siahaan Hadiri Rapat Paripurna DPR RI Bahas IHPS BPK hingga RUU Perampasan Aset

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Presiden Resmikan Yonif TP 951/PM, Dan Yonif Letkol Inf Jimson Andre Siahaan Dihadapkan Pada Tanggung Jawab Besar

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Mayor Pom Deddy Siahaan Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI di Merauke

Berita Terbaru

Nasional

MK Nyatakan Wapres Tetap Gibran

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:05 WIB

Kabid Humas Poldasu Kombes Ferry Walintukan saat memberikan keterangan kepada wartawan.(jos tambunan)

Peristiwa & Hukum

Polda Sumut Tangkap 712 Tersangka Curas-Curat

Selasa, 6 Okt 2026 - 21:42 WIB