Tiang Lampu di Jalan Adam Malik Pasar Teraktor Yang Akan Dihidupkan Kembali.(ist)
TANJUNGBALAI,INVOCAVIT. COM-Kadis Perhubungan Tanjungbalai Elvandia S.ST, akan pasang kembali Lampu di Jalan Adam Malik Pasar Teraktor Kecamatan Datuk Bandar Kota Tanjungbalai.Benar Bang,lampu jalan yang berada di Pasar Teraktor ini memang sengaja diputus pasca penggalian Parit Badar Jepang kerena para pekerja menggunakan alat berat agar tidak terganggu.
Saya kurang tau datannya berapa jumlah tiang lampu yang akan dipasang nanti,tapi yang jelas,dari ujung ke ujung lebih kurang 500 Meter bahkan lebih,akan dipasang kembali dalam bulan ini.
Hal ini dakatakanya melalui seluler pada Medan pos Rabu(02/9)disela sela kesibukannya di lapangan.Lebih lanjut beliau mengatakan,memang lampu jalan yang tak hidupkan lebih kurang selama 7 bulan.Padahal sebelumnya sesuai rencana pemerintah Kota,begitu sudah selesai pengorekan parit Bandar Jepang,lalu,lampu jalan dipasang kembali pemutusan semantara Lampu jalan Pasar Teraktor.
Terhambatnya pemasangan kembali lampu jalan di Pasar Teraktor in,i di kernakan,kabel lampu yang putus semantara waktu itu ,kabelnya,dicuri orang sepanjang lebih kurang 500 Meter.Dan saat ini kabelnya sudah ada yang baru.Seperti yang saya katakan tadi,pemasangan lampu jalan di Pasar Terkator ini,akan dipasang kembali pada bulan September ini, kita Elvandia jujur.
Belu berharap agar warga yang berada disana untuk dapat bersabar,kerena tidak lama lagi jalan Pasar Teraktor akan terang kembali dan warga lainnya yang melintas dapat terang kembali.Sebelumnya saya sempat menduga Bang,bahwa nanti pasti ada warga yang bertanya,mengapa lampu jalan ini kog lama sekali dihidupkan kembali.Siasat saya berbar,sudah ada yang mengadu dengan Wartawan,kata Elvandia sambil tertawa lebar sediki bercanda.
Ditempat terpisah warga mengatakan terimakasih kepada Pemerintah Kota Tanjungbalai yang telah melakukan pengorekan parit Bandar Jepang yang berada di Pasar Teraktor.Kerena dengan dilakukannya pengorekan ini,kami yang tinggal di daerah ini sudah hampir dua Tahun tidak diterpa banjir.Ucapan terimakasih ini disampaikan warga yang tinggal di Asahan,khususnya warga Sei Dua Ulu Kecamatan Simpang Empat Asahan.
Namun epek dari penggalian parit dengan melakukan penumbangan pohon yang berada di pinggir parit tersebut,tidak lagi teduh seperti dulu.Kalau dulu dipinggir parit ini,terasa teduh ketika panas menerpa.Namun sekarang ini sudah berubah,yang dulunya teduh sekarang menjadi panas tidak ada lagi tempat berteduh.
Tapi,itulah resikonya,setiap pembangunan,pasti ada yang dikorbankan,itu hal yang wajar dikalangan setiap Pemerintah untuk melakukan pembangunan,kata warga.Namun yang pasti yang dilakukan Pemko Tanjungbalai terhadap pengorekan parit tersebu merupakan langkah yang sangat positif.Kerena dengan pengorekan parit ini,sudah hampir dua Tahun terakhir ini kami tidak di terpa banjir,kerena airnya cepat berlalu tidak terhambat,kata warga yang tinggal di Pasar Teraktor,khususnya dilingkungan Desa Sei Dua Ulu Kec.Simpang Empat Asahan (anja)

















