Ketua DPR RI Ragukan Kemampuan  Komdigi Menutup Platform Digital Judol Secara Menyeluruh

Nasional169 Dilihat

JAKARTA, INVOCAVIT.COM —

Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah segera bertindak cepat memberantas judi online yang dinilainya dapat sangat merusak masa depan anak bangsa.

Puan menyoroti data Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang mencatat sekitar 80 ribu anak di bawah usia 10 tahun telah terpapar judi online (Judol) melalui permainan di ponsel.

Ketua DPR mendesak penanganan judi online dilakukan secara komprehensif, melibatkan pemerintah, platform media sosial, penyedia layanan internet, serta masyarakat luas untuk menutup akses secara menyeluruh terkait Judol.

Bahkan dari laporan PPATK pun menyebut perputaran dana judi online di Indonesia telah mencapai Rp 1.200 triliun, melampaui anggaran pendidikan nasional

“Fakta ini mengindikasikan bahwa sistem pengawasan finansial digital memiliki masalah yang sangat krusial,” terang Puan.

Bahkan dari laporan PPATK pun menyebut perputaran dana judi online di Indonesia telah mencapai Rp 1.200 triliun, melampaui anggaran pendidikan nasional.

Menurutnya, lonjakan nilai transaksi judi online memperlihatkan lemahnya regulasi dan pengawasan. Ia mendorong pemerintah memperketat aturan, memperkuat literasi digital, serta melibatkan sektor pendidikan untuk mengkampanyekan bahaya judi online di sekolah-sekolah.

“Negara harus hadir untuk mengatasi persoalan ini. Jika tidak, kita akan terus kehilangan triliunan rupiah ke sistem gelap yang tidak terjangkau hukum,” ujar Puan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *