Kodaeral I Evakuasi Tiga Nelayan Korban Tenggelam KM El Rayyan di Selat Malaka

Rabu, 28 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Kodaeral I melalui Posal Pantai Labu menyelamatkan KM El Rayyan yang tenggelam di Selat Malaka.(ist)
‎
‎
‎Belawan, INVOCAVIT.COM:  Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) I melalui Pos TNI AL (Posal) Pantai Labu mengevakuasi  tiga Anak Buah Kapal (ABK) nelayan tradisional KM El Rayyan asal Desa Paluh Sibaji, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, yang dilaporkan tenggelam setelah bertabrakan dengan kapal ikan tuna berbendera Taiwan di perairan Selat Malaka, Rabu (28/10/2026)
‎
‎Kadispen Kodaeral I Kolonel Laut Wahyu Kurniawan mengatakan, berdasarkan informasi awal, KM El Rayyan bertolak melaut pada Sabtu (24/10/2026) untuk mencari ikan. Pada Rabu dini hari sekitar pukul 01.00 WIB, kapal mengalami kerusakan mesin hingga terombang-ambing di laut. Sekitar pukul 03.00 WIB, kapal tersebut dilaporkan bertabrakan dengan kapal ikan tuna bernama Ching Kuo Yu Fa Hao hingga tenggelam di sekitar perairan perbatasan Indonesia–Malaysia, dekat Pulau Dato/Pulau Jarak.

Tiga nelayan yang diselamatkan petugas di Selat Malaka.(ist).

 

“Kondisi hujan deras, kerusakan mesin, dan tidak adanya penerangan di kapal nelayan diduga menjadi faktor yang menyebabkan kapal sulit terlihat,” ujar Kolonel Laut Wahyu.

Laporan kejadian diterima Bintara Jaga Posal Pantai Labu, Serda Bah Agus Wibawanto, pada pukul 08.30 WIB dari pemilik kapal, Antoni.
‎
‎Setelah kejadian, tiga ABK KM El Rayyan berhasil diselamatkan oleh awak kapal ikan tuna tersebut. Informasi kecelakaan disampaikan oleh salah seorang ABK, bernama  Siid, kepada pemilik kapal melalui sambungan telepon sekitar pukul 06.30 WIB.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Posal Pantai Labu segera melaporkan kejadian kepada komando atas serta berkoordinasi dengan Basarnas Belawan, Basarnas Kabupaten Deli Serdang, nakhoda KM El Rayyan, dan perwakilan awak kapal Ching Kuo Yu Fa Hao guna mendukung penanganan dan proses evakuasi para nelayan.
‎
‎Sebagai langkah lanjutan, sebut Kolonel Laut Wahyu, Kodaeral I mengoordinasikan kesiapan unsur terdekat dalam Operasi Garuda Jaya 26, yaitu KAL Viper, untuk mendukung proses evakuasi sesuai perkembangan situasi dan hasil koordinasi dengan instansi terkait.

“Kodaeral I terus memantau perkembangan kejadian serta memperkuat koordinasi dengan unsur terkait guna memastikan penanganan berjalan dengan baik. Informasi mengenai kondisi terkini para korban dan perkembangan evakuasi akan disampaikan setelah diperoleh konfirmasi resmi,” pungasnya.**

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Permintaan Maaf Tidak Hambat Proses Hukum, Terduga Penistaan Agama Ritman Marbun Ditahan Terancam Hukuman 6 Tahun Penjara
Polrestabes Medan Ungkap Penjualan BBM Subsidi ke Pabrik Beton, Truk Tangki Dimodifikasi
Terduga Penistaan Agama Kristen Ritman Marbun Ditangkap, Ketum Pemuda Batak Bersatu Apresiasi Respons Cepat Polda Sumut
Terlilit Hutang Pinjol, Dua Pelaku Pembunuhan Driver Taksi Online Ditembak Jatanras Polda Sumut 
Ketum PBB Desak Polda Sumut bertindak Profesional, Dugaan Penghinaan Tuhan Yesus Di Tiktok
Sengketa Aset KAI di Jalan Kemuning Medan Berujung Saling Lapor
Rumah Di Eksekusi PT.KAI, Taufik Saleh Kembali Lapor ke Polrestabes Medan Kasus Curas
Hasil Tes Urine Negatif, Pengemudi  BYD Denza Pelaku Tabrakan Beruntun di Medan Mohon Maaf dan Siap Bertanggungjawab

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Permintaan Maaf Tidak Hambat Proses Hukum, Terduga Penistaan Agama Ritman Marbun Ditahan Terancam Hukuman 6 Tahun Penjara

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:44 WIB

Kodaeral I Evakuasi Tiga Nelayan Korban Tenggelam KM El Rayyan di Selat Malaka

Rabu, 28 Oktober 2026 - 01:23 WIB

Terduga Penistaan Agama Kristen Ritman Marbun Ditangkap, Ketum Pemuda Batak Bersatu Apresiasi Respons Cepat Polda Sumut

Rabu, 28 Oktober 2026 - 00:39 WIB

Terlilit Hutang Pinjol, Dua Pelaku Pembunuhan Driver Taksi Online Ditembak Jatanras Polda Sumut 

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Ketum PBB Desak Polda Sumut bertindak Profesional, Dugaan Penghinaan Tuhan Yesus Di Tiktok

Berita Terbaru