Komandan Kodim Deli Serdang, Letkol Czi Yoga Febrianto.
INVOCAVIT.COM, DELI SERDANG – Komandan Distri Militer (Dandim) 0204/Deli Serdang, Letkol Czi Yoga Febrianto dengan tegas menyatakan tidak terima anggotanya dianiaya anggota Pemuda Pancasila (PP).
Pria berpangkat melati dua ini pun mengingatkan kepada pengurus OKP (Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda) PP (Pemuda Pancasila) untuk tidak melindungi para pelaku.
“Yang jelas, saya selaku komandan Kodim tidak terima anggota saya dianiaya oleh oknum Pemuda Pancasila,” kata Letkol Yoga dalam konferensi Pers yang digelar Polresta Deli Serdang, di Mako Polresta, Selasa (21/2/2023).
Untuk kasus ini, Dandim telah menyerahkan proses hukumnya kepada Polresta Deli Serdang, dan berharap semua pelakunya cepat tertangkap serta tidak ada OKP yang melindungi.
“Saya sudah serahkan proses hukumnya ke Polres, dan saya minta ormas PP tidak ada yang melindungi oknum Pemuda Pancasila (ini)”, tegas Yoga.
Sebelumnya, Kapolresta Deli Serdang, Kombes Irsan Sinuhaji memaparkan, pihaknya saat ini baru mengamankan 1 orang pelaku penganiayaan anggota Kodim, dan untuk pelaku lainnya masih buron.
“Hasil penyelidikan dan keterangan saksi-saksi di lokasi, ada delapan orang pelaku, dan sejauh ini baru diamankan satu orang atas nama IA (30)”, sebut Kapolresta Deli Serdang.
IA ditahan setelah diantar orang tuanya menyerahkan diri, pada Jum’at sore (17/02/2023), IA diketahui merupakan ketua ranting PP Desa Dagang Kelambir, Tanjung Morawa.
Terhadap IA dijerat dengan Pasal 170 ayat (1) dan ayat (2) subsider Pasal 351 ayat (1) ayat (2) KHUPidana, “Ancaman hukumannya maksimal 7 tahun penjara,” jelas Irsan.
Sementara itu, terkait kondisi Serka. Amosta Bangun, anggota unit intel Kodim 0204/DS yang menjadi korban penganiayaan anggota OKP ini, masih dalam perawatan di rumah sakit, dua matanya alami luka berat dan tidak dapat melihat.
“Kondisi korban (Serka Amosta) terakhir kita update, mengalami luka berat di bagian wajah, di bagian kepala, mata, dan luka terbuka dibagian kepala akibat hantaman benda tumpul”, sebut Irsan.(mp).






