Sekretaris Kompolnas Irjen Pol (purn) Dr.Benny Mamoto pada konprensi pers kematian Bripka Arfan Saragih di Mapoldasu.(jos tambunan).
INVOCAVIT.COM, MEDAN – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengapresiasi atas gerak cepat, respon cepat Kapolda Sumut dalam menangani kasus kematian Bripka Arfan Saragih dan kasus penggelapan pajak PKB dari wajib pajak di Samsat Kab Samosir.
“Dari sejak awal kasus ini mulai mencuat, respon cepat, gerak cepat pak Kapolda Sumut sangat kami apresiasi, sehingga dalam waktu yang tidak lama kasus kematian Bripka Arfan Saragih dapat terungkap,” kata Sekretaris Kompolnas Irjen Pol (purn) Benny Mamoto saat konprensi pers terkait kematian Bripka Arfan Saragih di Mapoldasu, Selasa (4/4) malam.
Didampingi Komisioner Kompolnas Poengky Irianti yang juga dihadiri Kapoldasu Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak, Wakapolda Sumut Brigjen Pol.Drs.Jawari, para PJU dan tim ahli forensik, Labfor dan ahli pidana, Benny Mamoto mengakui selama bertugas di Kompolnas baru kali ini menemukan transparansi yang ekstra bahkan menghadirkan seluruh saksi-saksi penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan dengan mengedepankan Scientific Crime Investigation (SCI) yang hasilnya tidak diragukan lagi.
Jenny, istri almarhum Bripka AS, menyampaikan terimakasih kepada Kapoldasu yang mengungkat misteri kematian suaminya secara jelas dan transparan.(jos tambunan).
“Berdasarkan pengalaman keterangan saksi-saksi masih bisa berubah namun dengan penyelidikan secara scientific crime investigation hasilnya tidak dapat dirubah,” ujarnya.
Komisiooner Kompolnas Poengky Irianti menambahkan, apresiasi kepada Kapolda Sumut yang mengundang pihak keluarga almarhum, saksi-saksi dan para tim ahli sehingga dalam penyelidikan yang dilakukan tidak ada yang ditutup-tutupi.
Dia juga berharap media dapat mengawasi proses penyidikan yang tengah dilakukan terutama dalam kasus penyelidikan penggelapan pajak di UPT Samsat Samosir.
Kepada AT alias Acong, harap Poengky, agar segera menyerahkan diri sehingga kasus penggelapan pajak di UPTD Samsat Samosir dapat terungkap dengan jelas.
“Kepada masyarakat yang mengetahui keberadaan Acong untuk dapat segera memberitahukan kepada pihak kepolisian,” katanya.
Dalam kesempatan itu juga, Jenny istri dari Bripka Arfan Saragih menyampaikan terimakasih kepada Kapolda Sumut Irjen Panca Putra Simanjuntak yang telah menjelaskan sedetailnya penyelidikan yang dilakukan.
Demikian juga, Fridolin Siahaan selaku kuasa hukum keluarga almarhum Bripka Arfan Saragih berterimakasi Kompolnas yang mau terlibat memantau kasus kematian Bripka Arfan Saragih.
Demikian juga kepada Kapolda Sumut Irjen Panca Putra Simanjuntak yang mau mendengar keluh kesah keluarga armarhum yang dengan cepat merespon dan melaksanakan pengungkapan kasus ini dengan transparan.
“Kami sangat berterimakasih kepada pak Kapolda dan Kompolnas yang sangat respon dengan kritik dan keluh kesah kami yang kini sudah terjawab,” katanya.(jos).






