Laporan Penculikan dan Penganiayaan Dihentikan, Guru PPPK Dalam Perlindungan LPSK Histeris di Polda Sumut

Senin, 30 September 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Korban penganiayaan didampingi kuasa hukumnya, Kuna Silen SH MH saat memberikan keterangan kepada wartawan didepan gedung Renakta Poldasu, Senin (30/9).(jos Tambunan).
MEDAN, INVOCAVIT.COM – Seorang guru PPPK kini dalam perlindungan LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban) RI yang menjadi korban penganiayaan dan penculikan oleh oknum pejabat di PT.Inalum yang diperbantukan di PT IAA bernama Achmad Deni bin Bachtiar (42) menangis histeris di depan Subdit IV/Renakta Ditreskrimum Polda Sumut, Senin (30/9).
Pasalnya, laporan penganian atas dirinya dihentikan (SP3) penyidik Subdit IV Renakta Polda Sumut.
Penghentian kasus dugaan penculikan dan penganiayaan yang dilakukan penyidik Subdit IV Renakta itu berdasarkan Nomor: B/1898/IX/2024/Dit Reskrimum Polda Sumut.
Saat ditemui kuasa hukum korban, Kuna SilenĀ SH.MH, merasa ada yang kejanggalan yang dilakukan penyidik Subdit IV Renakta dalam menghentikan perkara dugaan kasus penculikan dan penganiayaan tersebut.
Pasalnya, korban ketika melapor ke SPKT Polda Sumut telah membawa bukti visum atas tindakan penganiayaan yang dialaminya. Perbuatannya itu dilakukan terduga pelaku Achmad Denni bin Backtiar.
“Berdasarkan keterangan ahli bahwa kasus itu bukan tidak pidana sehingga penyidik memutuskan menghentikan perkara tersebut. Padahal dalam peristiwa itu ada bukti rekaman video dan visum,” ujarnya.
Kuna mengatakan, tidak diketahui apa alasan saksi ahli mengatakan kasus yang menimpa kliennya itu tidakĀ  tindak pidana penganiayaan dan penculikan.
“Saya sudah lama menjadi law year. Dalam kasus tindak pidana murni seperti penganiayaan dan penculikan belum pernah saya lihat keterangan saksi ahli menghentikan suatu kasus tindak pidana murni. Ada visum, ada saksi bahkan ada video yang sudah viral terjadi penganiayaan. Apa namanya itu kalau tidak penganiayaan dan penculikan,” kata Kuna dengan nada heran.
Diapun meminta nurani Kapoldasu Irjen Whisnu Hermawan Februanto. “Klien saya sudah mengirim WA ke Kapoldasu namun tidak ada tanggapan bahkan kasusnya justru di SP3,” ujarnya.
Karena tidak tahan selalu diteror dan diancam bahkan sampai ke sekolah tempatnya mengajar dipermalukan, sehingga korban meminta perlindungan ke LPSK.
“Dari awal saya melihat ada kecurigan di polisi karena terduga pelaku datang ke Poldasu namun tidak respon dari polisi dan membiarkan pelaku padahal kami sudah membuat laporan,” ujar Kuna.
Bahkan, sebut pengacara muda yang vokal membela kaum lemah itu mengatakan, setelah membuat laporan kliennya diculik pelaku namun ketika disampaikan ke polisi tidak ada respon. Justru polisi menyuruh kuasa hukumnya untuk mencari sendiri kliennya.
“Saya sudah laporkan kalau klien saya diculik dan saya berikan lokasi penculikan sesuai data google map namun tidak ada respon polisi,” katanya.
Ironisnya, kata Kuna Silen, oknum penyidik Fismondev ada mendatangi sekolah tempatnya korban mengajar mencari data pribadi kliennya itu. “Saya ditelepon penyidik Fismondev Ditreskrimsus mengaku bernama Tito datang kesekolah mencari klien saya. Terus saya bilang apa urusan Fismondev dengan status klien saya. Terakhir, dia mengajak saya duduk ngopi,” tambahnya.
Selain laporan penganiayaan dan penculikan, sambung Kuna didampingi timnya, ada dua laporan kasus berbeda terhadap pelaku, satu di Polres Deli SerdangĀ  dan di Polrestabes Medan. Namun, kedua kasus itu sampai sekarang jalan ditempat.
Kuna menerangkan, peristiwa itu terjadi pada Juni 2024 lalu ketika korban sedang berada di salah satu kafe di Kota Medan lalu datang terduga pelaku berusaha menculiknya dengan cara menyeret korban hingga terluka untuk masuk ke dalam mobil.
“Atas penghentian perkara itu nantinya penyidik Subdit Renakta akan dilaporkan ke Bid Propam Polda Sumut karena ada kejanggalan dalam menangani kasus dugaan penculikan dan penganiayaan tersebut,” terangnya antara korban dan terduga pelaku sebelumnya merupakan pasanganĀ  sirih.
Sementara itu korban TJP berharap adanya keadilan dari Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto karena kasus penculikan dan penganiayaan yang dialami telah dihentikan penyidik Subdit IV Renakta Polda Sumut.
“Selama ini saya diancam dan akan dibunuh tetapi perkara laporan ku dihentikan penyidik Subdit Renakta. Dimohon kepada Bapak Kapolda Sumut untuk memberikan rasa keadilannya,” pungkasnya.
Kabid Humas Poldasu Kombes Hadi Wahyudi yang dikonfirmasi soal penghentian penyidikan kasus penculikan dan penganiayaan terhadap wanitaĀ  TJP mengatakan kalau dirinya tidak ada mendapat data dari penyidik.
“Saya tidak tahu itu, coba tanya ke Dirkrimum,” ucapnya.(jos).
Facebook Comments Box

Berita Terkait

Maruli Siahaan Pimpin Rapat Sukseskan Perayaan Tahun Transportasi dan Jubileum 75 Tahun HKBP Distrik X Medan-Aceh
Kapolri Puji Bobby Nasution, Gubernur Pertama di Indonesia Larang ASN Pakai Vape
Pemkot Medan Siapkan Fasilitas Akses Pembayaran Bagi UMKMĀ 
Dorong Peningkatan Produktivits, Pemkot Medan Perkuat Pengawasan Pembinaan UMKMĀ 
Cegah Kejahatan Siber Sejak Dini, Ditressiber Polda Sumut Edukasi Siswa SMAN 8 Medan
Polda Sumut Himbau Ormas jaga Kamtibmas Tetap Kondusif
Joint Operation Ungkap 1,16 Ton Ketamin di Sumut, Kapolri Apresiasi Kapolda dan Jajaran
Kapolda Sumut Rangkul HKBP, Ajak Tokoh Agama Bersatu Perangi Narkoba

1 Komentar

  • Your positron emission tomography deserve the best instinctive wish also. browsing our [url=https://www.cornbreadhemp.com/collections/thc-drinks ]thc seltzer drinks[/url] selection craft specifically for dogs and CAT involve CBD for pet anxiety or roast defend. Formulated with pet-safe element, our CBD pet fossil oil and CBD bounder treat facilitate tranquil neural positron emission tomography during rage or journey. contribute your fauna constituent CBD relievo as they senesce. take lab-tested CBD for dogs, grease one’s palms pet CBD online, and bask peace of mind of heed knowledgeable your furred champion get high-quality, condom CBD!

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:23 WIB

Maruli Siahaan Pimpin Rapat Sukseskan Perayaan Tahun Transportasi dan Jubileum 75 Tahun HKBP Distrik X Medan-Aceh

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Kapolri Puji Bobby Nasution, Gubernur Pertama di Indonesia Larang ASN Pakai Vape

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Pemkot Medan Siapkan Fasilitas Akses Pembayaran Bagi UMKMĀ 

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:11 WIB

Dorong Peningkatan Produktivits, Pemkot Medan Perkuat Pengawasan Pembinaan UMKMĀ 

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:17 WIB

Cegah Kejahatan Siber Sejak Dini, Ditressiber Polda Sumut Edukasi Siswa SMAN 8 Medan

Berita Terbaru

Petugas BPBD Tapteng melakukan penyisiran ke rumah warga di Kelurahan Bonalumban yang terendam banjir. (ist)

Daerah

Banjir Kembali Merendam Bonalumban Tapanuli Tengah

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:00 WIB