Makan Bontot Wirit, Puluhan Warga Keracunan Makanan Dilarikan ke Rumah Sakit

Daerah144 Dilihat

Korban dalam perawatan.(Ist)

 

LABUHANBATU, INVOCAVIT.COM – Warga Kabupaten Labuhanbatu dihebohkan puluhan warga mengalami keracunan usai menyantap makanan, Selasa (20/2/24) kemarin.

 

Para korban terdiri dari anak-anak dan orang tua mengalami kondisi mual dan diare serta lemas sekujur tubuh.

 

Polisi dan Dinas Kesehatan setempat masih melakukan penyelidikan dengan mengirim sample sisa makanan ke laboratorium.

 

Sedikitnya 50 warga Kelurahan Sioldengan, Kecamatan Rantau Selatan terpaksa mendapatkan perawatan intensif di RSUD Rantauprapat.

 

Diduga korban menyantap bungkusan makanan berisi nasi, telur rendang dan tauco dari salah seorang warga Padang Pasir, Kecamatan Urung Kompas yang menggelar hajatan.

 

Menurut salah seorang korban Yanti menyebutkan usai menyantap makanan tersebut dirinya beserta anaknya mengalami diare pada Senin (19/2/24) malam dan harus dirujuk ke RSUD Rantauprapat pada Selasa (20/2/24) siangnya.

 

“Setiap hari senin kami rutin melaksanakan wirit, selesai wirit semua anggota dibontotin makanan, setelah sampai di rumah nasi tersebut saya bagi ke anak dan ponakan, sedikit-sedikit, pada pukul 9 malam tiba-tiba kami mencret dan tubuh lemas”, ucap Yanti.

 

Ditempat yang sama Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Labuhanbatu Friska Simanjuntak menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pelayanan dengan melakukan tindakan medis dan akan mengirim sample sisa makanan ke laboratorium guna mengetahui penyebab pasti.

 

“Benar, telah terjadi keracunan makanan terhadap 50 orang warga Sibuaya, terjadinya keracunan. Setelah menyatap makan, warga mengalami gejala muntah-muntah dan lemas, sampai hari ini korban berjumlah 50 orang” ucap Kabid

 

Saat ini seluruh korban keracunan masih menjalani perawatan intensif di rsud rantauprapat termasuk tuan rumah yang menggelar hajatan. (mo).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *