INVOCAVIT.COM, MEDAN- Wakil ketua DPC PDIP Medan, Tumpal Napitupulu dikawal ketat lima anggota Satgas Cakra Buana PDI Perjuangan mendatangi Mapolda Sumut, Selasa (17/1/2023) sore.
Kedatangan mereka hendak melaporkan akun tik tok @idamanmamakmu022 diduga dikelola warga Kota Medan karena dianggap menghina ketua umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.
Mereka nampak mengenakan seragam seragam hitam seperti korps Brimob dengan setelah sepatu hitam lis putih.
Begitu Wakil ketua DPC PDIP Medan Tumpal Napitupulu bersama beberapa orang masuk ke dalam, lima anggota Satgas Cakra Buana PDI Perjuangan bersiap siaga di depan gedung.
“Iya, kami mendampingi,”kata salah satu anggota Satgas Cakra Buana PDI Perjuangan.
Wakil ketua DPC PDIP Medan Tumpal Napitupulu yang dikonfirmasi mengaku kedatangannya untuk melaporkan akun tik tok yang dianggap mencemarkan nama baik ketua umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
“Agendanya mau melaporkan pelaku pembuat konten menghina ibu Megawati,”ucapnya singkat.
Sebelumnya, beredar di media sosial tik tok akun bernama @idamanmamakmu022 memaki-maki ketua umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Diduga makian ini karena beberapa waktu yang lalu Megawati sempat menyebut Presiden Joko Widodo bukan apa-apa tanpa partai berlogo banteng tersebut.
Dalam video singkat yang dilihat, pria yang belum diketahui nama lengkapnya menyebut Megawati bakal jadi penerima BLT hingga tukang utang di warung kelontong jika bukan anak almarhum Soekarno.
Bahkan pria itu menyebut Megawati jika disuruh menggoreng ikan pasti malah direbus.
Tak cuma itu, pria berkasus merah berkerah ini juga mencaci maki Megawati dengan kata-kata tak pantas lainnya.
“Minimal ngaca kont*l, kau kalau tanpa bapakmu bisa jadi apa ? Kau cuma jadi emak-emak biasa, penerima BLT, sering antre Bansos, utang di kedai, disurug goreng ikan malah direbus,”ucapnya melalui akun tik tok @idamanmamakmu022, dilihat Selasa (17/1/2023.(jos)






