Polda Sumut akan Prarekonstruksi Home Industri Narkoba di Posko Ormas  hingga Penemuan Mayat Ketua Ormas di Sungai

Jasad ketua ormas ditemukan warga di pinggiran Sungai Deli, Sabtu (26/7/2025) siang.(ist)

 

MEDAN, INVOCAVIT.COM: 
Direktorat (Dit) Reserse Narkoba Polda Sumut, akan menindaklanjuti penyelidikan terhadap penggerebekan salah satu pos organisasi masyarakat (ormas) di Jalan Teratai, Kelurahan Hamdan, Kecamatan Medan Maimun, Sabtu (26/7/2025) dini hari lalu.

Diduga terkait penggerebekan itu, seorang warga disebut ketua ormas berinisial Sw ditemukan tewas usai melompat ke  Sungai Deli saat penggerebekan, siang harinya.

Penemuan itu membuat geger warga sekitar.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak ketika dikonfirmasi, tidak menampik adanya penggerebekan itu. Dia mengakui, sedang menyelidiki kasus itu.

Petugas Dit Narkoba Polda Sumut memasang garis polisi usai menggerebek pos ormas, Sabtu (26/7) dini hari.(ist)

 

“Besok kita pra rekon,” tandasnya melalui telepon seluler, Minggu (27/7/2025).

Informasi dihimpun menyebutkan, Dit Reserse Narkoba Polda Sumut menggerebek pos ormas di Jalan Teratai, Kelurahan Hamdan, Kecamatan Medan Maimun, Sabtu (26/7/2025) dini hari karena diduga menjadi tempat pembuatan (home industri) pil ekstasi.

Penuturan warga, penggerebekan terjadi sekira pukul 02.00 WIB. Puluhan petugas Polda Sumut mengepung pos tersebut, mendobrak pintu dan mengamankan dua orang dari lokasi. Sedangkan salah seorang diduga bandar berhasil kabur dengan melompat ke sungai.

Namun, siang harinya pria diduga bandar berinisial Sw, (41), tersebut ditemukan tak bernyawa di pinggiran Sungai Deli, tidak jauh dari pos ormas tersebut. Diduga saat melompat ke sungai, kepalanya terbentur batu karena saat itu sungai sedang surut.

Informasi lain menyebutkan, pos ormas tersebut sudah menjadi target operasi pihak kepolisian, karena dicurigai sebagai tempat pembuatan pil ekstasi.

“Sudah dicurigai sejak lama,” sebut sumber.

Dikatakannya, sebelum penggerebekan, petugas yang menyaru sebagai pembeli memesan 1.000 butir pil ekstasi kepada salah satu pengedar.

Transaksi di warkop kawasan Jalan Samanhudi. Selanjutnya dilakukan komunikasi dengan bandar. Begitu bandar datang dan masuk ke dalam pos ormas, polisi langsung menggerebek.

Saat penggerebekan, ditemukan ribuan butir pil ekstasi berserakan di lantai pos, alat cetak pil ekstasi dan lainnya. Barang bukti dan dua tersangka kemudian diamankan ke Polda Sumut.

Sementara, penemuan jasad Sw di pinggiran sungai membuat warga heboh, bahkan terdengar jerit tangis pihak keluarga. Warga berdatangan ke lokasi penemuan jasad. Tak lama petugas kepolisian datang ke lokasi, dibantu warga mengevakuasi jasad Sw ke rumah keluarga yang tidak jauh dari lokasi kejadian.(anja)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *