Polisi mengamankan terduga pelaku pembunuhan janda bersama anaknya yang masih balita.(ist)
INVOCAVIT.COM, LANGKAT – Tak sampai 24 jam setelah kejadian, Personil Reskrim Polsek Pangkalan Brandan, Polres Langkat mengamankan tersangka pembunuhan janda muda bersama anak balinya, Karmila Simatupang (24) dan anaknya Ran (4,5), Rabu (14/12) pukul 16.45 wib.
Tersangka ditangkap dirumahnya Gang Harapan Secara Selatan Kecamatan Babalan Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Kapolsek Pangkalan Brandan AKP Bram Candra SH membenarkan pengungkapan pembunuhan janda muda bersama anaknya yang masih balita.
“Terduga pembunuh Karmila Simatupang (24) dan anaknya Rad sudah diamankan saat ini sedang diperiksa,” kata Kapolsek tanpa menyebut identitas terduga pelaku.
Penangkapan tersangka, kata AKP Bram Chandra, terjadi di rumahnya di Gang Harapan Secara Selatan Kecamatan Babalan Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, pada pukul 16.52.24 WIB 14 Desember 2022.
Sebelumnya, Karmila Simatupang bersama anaknya yang masih balita ditemukan masyarakat dalam kondisi tak bernyawa di atas tempat tidur dalam rumahnya Lorong Mushalla, Dusun II Gang Pasir, Desa Securai Selatan, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat, Rabu (14/12/2022) sekitar pukul 08.00 WIB.
Menurut warga sekitar, Rabu dini hari sekitar jam 03.00 WIB, ada terdengar sayu-sayu seorang wanita minta tolong, tetapi karena situasi hujan, warga menduga tidak ada masalah.
Kepala Dusun ll Gang Pasir Wirahadi juga menuturkan, pihaknya mengetahui kedua korban sudah tidak bernyawa setelah warga mendobrak pintu, yang curiga melihat kondisi rumah. Saat pintu didobrak, ditemukan kedua korban terbujur kaku diatas tempat tidur.
Dijelaskan warga dan Kadus Gang Pasir, sepeda motor korban Honda Revo dan HP Android merek OPPO tidak di temukan di dalam rumahnya.
Diduga, korban meninggal akibat pembunuhan, meski tidak terdapat luka robek berdarah. Disinyalir, pelaku menghabisi korban menggunakan bantal atau kain untuk menyekap/menutup wajah korban.
Dr. Jhondenater Samosir medis Puskemas Securai terkait kondisi korban menyampaikan kepada wartawan. “Korban meninggal akibat kehabisan oksigen,” ujarnya.
Kepala Seksi Humas Polres Langkat AKP Joko Sumpeno membenarkan penangkapan terduga pelakunya. Rabu sore (14/12) kepada wartawan mengatakan bahwa pelaku bersama tim Kepolisian dalam perjalanan.
Joko Sumpeno menuturkan “Alhamdulillah dibawah kepemimpinan Pak Kapolres berhasil dalam melaksanakan tugas dengan gerak cepat,”sebutnya.
Joko Sumpeno melanjutkan, belum dapat memperkirakan motif terduga pelaku menghabisi nyawa ibu dan anak balitanya.
“Belum tahu apa motifnya namun kabar dari Pak Kapolres sudah ketangkap.” tutur Joko dalam pesan singkatnya kepada wartawan.
Hingga berita ini di turunkan belum di ketahui secara resmi penjelasan penyidik terkait identitas diri terduga pelaku. (tk)






