Tim Kriket Sumut Gagal Raih Emas PON XXI, Masalah Bus Angkutan Jadi Alasan

Senin, 9 September 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Tim Kriket Sumut gagal peroleh medali emas.(ist).

LUBUKPAKAM, INVOCAVIT.COM – Pada ajang PON XXI Aceh-Sumut, tim kriket Sumut gagal meraih medali emas dalam kategori Twenty 10 (T10) yang berlangsung di Lapangan Cerdas Lubuk Pakam, Deli Serdang, Minggu (8/9/2024).

 

Di babak semifinal, tim putra Sumut kalah melawan Banten dengan skor 86-64. Sedangkan tim putri keok menghadapi Sulawesi Selatan 52-33. Atas kekalahan tersebut, putra-putri Sumut harus puas meraih medali perunggu.

Asisten pelatih kriket Sumut, Dede Dharmawan, mengungkapkan bahwa salah satu penyebab kekalahan yang dialami tim putra-putri Sumut adalah faktor non teknis.

 

Tim Sumut mengalami masalah sebelum bertanding. Hal itu ditengarai tidak adanya penjemputan bus dari dinas terkait. Sehingga tim telat tiba di lapangan untuk melakukan persiapan dan pemanasan.

 

“Seperti diinfokan pihak panitia, kami sudah standby di hotel Thong Inn jam 6 kurang, tetapi hingga setengah jam kami menunggu pihak bus tidak datang menjemput,” jelas Dedek Dharmawan.

Ia juga mengungkapkan alasan keterlambatan pihak bus. Di mana, pihak bus mengatakan bahwa mereka tidak ada jadwal dan koordinasi dengan pihak Dinas Perhubungan Sumatera Utara untuk melakukan penjemputan tim putra-putri Sumut ke venue kriket di Lapangan Cerdas Lubuk Pakam pada hari ini.

 

Supaya tidak terlambat dan tetap bertanding di babak semifinal, tim putra putri Sumut terpaksa menggunakan 5 mobil pribadi milik official tim, walau pun kapasitas mobil tidak memadai untuk mengangkut 28 pemain dan official.

 

“Pertandingannya jam 7.30 WIB, kami harus tiba di lapangan jam 7.00 WIB untuk tos menentukan siapa duluan yang main. Sampai di lapangan kami hampir jam 7,” terangnya.

Akibat keterlambatan ini, tim putra-putri Sumut kurang melakukan persiapan dan pemanasan, ditambah kondisi mental pemain yang sudah drop.

 

“Kami sangat menyayangkan sekali kejadian ini, padahal kita sebagai tuan rumah. Dalam hal ini kami merasa dirugikan oleh pihak terkait,” tutupnya.(inm).

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jadwal Porprovsu 2026 Bergeser ke 1–9 Desember, KONI Sumut: Seluruh Nomor Pertandingan Tetap Digelar
Maruli Siahaan Hadiri HUT ke-62 Partai Golkar Sumut, Tegaskan Komitmen Karya Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat
Polemik Pengelolaan Kontingen Porprovsu XII Memanas, Pengkot Cabor Medan: Dispora Harus Bertanggung Jawab 
Sinergi Binsat dan Latihan Terukur Sebagai Pilar Pembentukan Prajurit Jalasena Profesional
POSLAB Dukung Arya Sinulingga Jabat Ketua PSSI Sumut Periode 2026-2030
Garjas Casis Angkatan 46 Jadi Arena Pembuktian Calon Prajurit TNI-AL
Turnamen Catur SIWO-STOK Bina Guna Sukses, Ini Para Sang Juaranya
Tempaan Fisik Berpadu Kearifan Lokal, Siswa Diktukba SPN Polda Sumut Jalani Ekspedisi Darat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 00:19 WIB

Jadwal Porprovsu 2026 Bergeser ke 1–9 Desember, KONI Sumut: Seluruh Nomor Pertandingan Tetap Digelar

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Maruli Siahaan Hadiri HUT ke-62 Partai Golkar Sumut, Tegaskan Komitmen Karya Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:46 WIB

Polemik Pengelolaan Kontingen Porprovsu XII Memanas, Pengkot Cabor Medan: Dispora Harus Bertanggung Jawab 

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Sinergi Binsat dan Latihan Terukur Sebagai Pilar Pembentukan Prajurit Jalasena Profesional

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:22 WIB

POSLAB Dukung Arya Sinulingga Jabat Ketua PSSI Sumut Periode 2026-2030

Berita Terbaru