5 Bulan Kasus Penganiayaan Pengunjung Gold Dragon, Kompol Veriana: Masih Menganalisa Rekaman CCTV

Selasa, 11 Juli 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

INVOCAVIT.COM, MEDAN – Sudah 5 bulan kasus penganiayaan terhadap pengunjung di tempat hiburan malam Golden Dragon Jalan Putri Merak Jingga no 6-8, Kel Kesawan, Kec Medan Barat, belum tuntas.

 

 

Polda Sumut dalam hal ini Subdit IV/Renakta Ditreskrimum belum mengetahui identitas pelaku.

 

 

Kasubdit IV/Renakta Kompol Veriana Gultom mengatakan, pemeriksaan terhadap manager dan kasir Golden Dragon sudah dilakukan.

 

 

ā€Kita sudah memintai keterangan manager dan kasir Gold Dragon, saya lupa kapan diperiksa dan identitasnya,ā€ katanya, Senin (10/7).

 

 

Ia mengatakan, pihaknya sedang manganalisa rekaman CCTV yang telah disita. ā€Pihak Gold Dragon mengaku tidak mengenal para pelaku, karena itu kita masih menganalisa hasil rekaman CCTV, mengidentifikasi pelaku,ā€ akunya.

 

 

Kompol Veriana mengakui kalau pihak Gold Dragon lama datang untuk memenuhi undangan. ā€Kita sudah dua kali undang tapi mereka tidak datang juga, itu aja kendalanya,ā€ ujarnya sebelum Manager dan Kasir dilakukan pemeriksaan.

 

 

Diketahui, seorang pengunjung bernama Farid babak belur dan harus opname di rumah sakit setelah dianiaya sekelompok pria di Gold Dragon pada Ā Minggu 19 Februari 2023 pukul 02.00 wib.

 

 

Kasus penganiayan itupun dilaporkan ke Polda Sumut Ā sesuai laporan polisi nomor : LP/B/206/II/2023/SPKT/Polda Sumut tanggal 20 Februari 2023.

 

 

Motif penganiayaan menurut Farid dan rekannya Fredrico Emmanuel Simanjuntak, karena para pelaku tidak senang dengan perkataan Farid yang hendak buang air kecil ke kamar mandi. Yang mana para pelaku asik ngobrol di kamar mandi sehingga tidak bisa masuk.

 

 

ā€œMasih lama ko?saya mau buang air kecilā€, kata Farid kepada pelaku. Namun, para pelaku langsung memukuli korban.

 

 

Bahkan, dari rekaman CCTV, satu orang pelaku memegang kedua tangan korban ke belakang yang lainnya memukulinya. Akibatnya, Farid harus opname di RS Mitra Medika Premiere akibat kepalanya retak, rusuk bengkak dan sekujur tubuhnya lebam.

 

 

Sementara itu, informasi diperoleh, Gold Dragon sebelumnya bernama Hollywings, yang pernah didemo massa ormas keagamaan karena memperjualkan minuman keras dengan melabelkan nabi.(jos).

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dua Pria Simpan Narkoba Dibekuk Polresta Deli Serdang
Aksi Cepat Posal Medan Labuhan Evakuasi Jenazah di Perairan Bagan Deli
Polsek Medan Kota Tangkap 2 Residivis Curanmor saat Beraksi di Jalan Air Bersih
Polres Tanjungbalai Ringkus Pengedar Narkoba Cair Etomidate dan Ekstasi di Hotel
Modus Bantu Anak Sakit Turun dari Mobil, Jukir Sikat Tas IRT Untuk Main Judi dan Beli Narkoba
Soal Korban Tangkap Maling Jadi Tersangka Mengadu ke Wapres Gibran, Kepala Staf Kepresidenan Dudung Akan Perintahkan Satgas KSP Konfirmasi Kapolda Sumut
20 Kali Beraksi, Komplotan Curanmor di Medan Ditembak Polisi
Maruli Siahaan Soroti Tragedi KM Virgo Transport 8: Keselamatan Penumpang Adalah Hak Asasi, Negara Wajib Menjamin Perlindungan Maksimal

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 14:46 WIB

Dua Pria Simpan Narkoba Dibekuk Polresta Deli Serdang

Sabtu, 19 September 2026 - 13:13 WIB

Aksi Cepat Posal Medan Labuhan Evakuasi Jenazah di Perairan Bagan Deli

Jumat, 18 September 2026 - 16:40 WIB

Polsek Medan Kota Tangkap 2 Residivis Curanmor saat Beraksi di Jalan Air Bersih

Jumat, 18 September 2026 - 16:33 WIB

Polres Tanjungbalai Ringkus Pengedar Narkoba Cair Etomidate dan Ekstasi di Hotel

Jumat, 18 September 2026 - 11:27 WIB

Modus Bantu Anak Sakit Turun dari Mobil, Jukir Sikat Tas IRT Untuk Main Judi dan Beli Narkoba

Berita Terbaru