INVOCAVIT.COM, MEDAN – Sudah 5 bulan kasus penganiayaan terhadap pengunjung di tempat hiburan malam Golden Dragon Jalan Putri Merak Jingga no 6-8, Kel Kesawan, Kec Medan Barat, belum tuntas.
Polda Sumut dalam hal ini Subdit IV/Renakta Ditreskrimum belum mengetahui identitas pelaku.
Kasubdit IV/Renakta Kompol Veriana Gultom mengatakan, pemeriksaan terhadap manager dan kasir Golden Dragon sudah dilakukan.
āKita sudah memintai keterangan manager dan kasir Gold Dragon, saya lupa kapan diperiksa dan identitasnya,ā katanya, Senin (10/7).
Ia mengatakan, pihaknya sedang manganalisa rekaman CCTV yang telah disita. āPihak Gold Dragon mengaku tidak mengenal para pelaku, karena itu kita masih menganalisa hasil rekaman CCTV, mengidentifikasi pelaku,ā akunya.
Kompol Veriana mengakui kalau pihak Gold Dragon lama datang untuk memenuhi undangan. āKita sudah dua kali undang tapi mereka tidak datang juga, itu aja kendalanya,ā ujarnya sebelum Manager dan Kasir dilakukan pemeriksaan.
Diketahui, seorang pengunjung bernama Farid babak belur dan harus opname di rumah sakit setelah dianiaya sekelompok pria di Gold Dragon pada Ā Minggu 19 Februari 2023 pukul 02.00 wib.
Kasus penganiayan itupun dilaporkan ke Polda Sumut Ā sesuai laporan polisi nomor : LP/B/206/II/2023/SPKT/Polda Sumut tanggal 20 Februari 2023.
Motif penganiayaan menurut Farid dan rekannya Fredrico Emmanuel Simanjuntak, karena para pelaku tidak senang dengan perkataan Farid yang hendak buang air kecil ke kamar mandi. Yang mana para pelaku asik ngobrol di kamar mandi sehingga tidak bisa masuk.
āMasih lama ko?saya mau buang air kecilā, kata Farid kepada pelaku. Namun, para pelaku langsung memukuli korban.
Bahkan, dari rekaman CCTV, satu orang pelaku memegang kedua tangan korban ke belakang yang lainnya memukulinya. Akibatnya, Farid harus opname di RS Mitra Medika Premiere akibat kepalanya retak, rusuk bengkak dan sekujur tubuhnya lebam.
Sementara itu, informasi diperoleh, Gold Dragon sebelumnya bernama Hollywings, yang pernah didemo massa ormas keagamaan karena memperjualkan minuman keras dengan melabelkan nabi.(jos).


















Komentar