Ranto Sibarani, kuasa hukum Afnir.(dok).
MEDAN, I VOCAVIT.COM –Afnir alias Menir, korban penipuan modus meluluskan menjadi taruna Akademi Kepolisian (Akpol) mempertanyakan keseriusan Kejaksaan Tinggi Sumut menangani berkas perkara tersangka Nina Wati yang tak kunjung dinyatakan lengkap dari Polda Sumut ke Kejaksaan.
Melalui kuasa hukumnya, Ranto Sibarani, korban pun merasa curiga apa yang sebenarnya terjadi pada Kejatisu hingga mereka belum juga menyatakan lengkap berkas perkara tersangka Nina Wati.
Kejaksaan Tinggi diduga sengaja berlarut-larut, menolak berkas perkara sampai akhirnya Nina Wati dikeluarkan dari tahanan karena masa penahanannya habis, usai dipenjara sejak 21 Maret hingga 19 Mei 2024.
“Tetapi kalau sampai berlarut-larut ini yang menjadi tanda petik, berlarut-larut, menolak, tidak P21 berkas dari kepolisian ada apa sebenarnya.
Apakah kejaksaan tinggi Sumut dalam keadaan baik-baik saja hari ini?”kata Ranto, Selasa (21/5/2024).
Meski Nina Wati sudah tak menjadi tahanan dalam kasus Calo Akpol bayar Rp 1, 3 Miliar, Ranto tetap mengapresiasi Polda Sumut karena terus berupaya melengkapi petunjuk dari jaksa.
Apalagi, Polisi juga sudah memeriksa puluhan saksi untuk melengkapi dan mengumpulkan bukti.
“Kami menyampaikan peran kejaksaan Sumut sangat penting karena kejaksaan tinggi Sumut yang akan menentukan berkas dari kepolisian yang sudah memeriksa puluhan saksi untuk mengungkap dugaan penipuan ini, Kejaksaan yang memutuskan lengkap atau tidak.”
Ranto merespon pihak Nina Wati yang dianggap gembar-gembor menyebut Nina Wati bebas karena Polisi tak mampu membuktikan untuk membawa Nina ke meja hijau.
Padahal, Nina Wati bukan bebas dari penjara karena dia tidak terbukti bersalah menipu.
Melainkan, karena masa penahanannya habis di Polda Sumut setelah 60 hari ditahan dan tidak diperpanjang Kejaksaan.
Sedangkan sampai saat ini Ditreskrimum Polda Sumut belum menghentikan kasus ini dan berupaya melengkapi petunjuk jaksa.
“Ada pernyataan Nina Wati bebas karena gak terbukti bersalah, padahal dia bebas demi hukum karena masa penahanan di kepolisian sudah habis, berarti dia harus dikeluarkan karena kejaksaan tidak memperpanjang masa penahanannya. Jadi bukan bebas. Jaksa tidak menyatakan berkas lengkap.”
*Nina Wati Gugat Laporan Korban Penipuan Rp 1,3 Miliar ke PN Lubuk Pakam Supaya Jadi Perdata, Tapi Kalah*
Ranto mengatakan, Nina Wati sempat menggugat laporan Afnir yang dilayangkan ke Polda Sumut ke Pengadilan Negeri Lubuk Pakam supaya menjadi perdata, bukan pidana.
Namun seiring berjalannya waktu, Selasa 21 Mei hari ini Pengadilan Negeri Lubuk Pakam menolak gugatan Nina Wati dan menyatakan mereka tidak berwenang menangani gugatan Nina.
“Artinya, Nina Wati menggugat laporan Menir ke PN Lubuk Pakam, memohon bahwa itu adalah perdata. Sementara PN Lubuk Pakam menerima eksepsi kami, menyatakan tidak berwenang.”
Terpisah, Polda Sumut menyatakan tersangka penipuan dan penggelapan modus meluluskan menjadi taruna Akademi Kepolisian (Akpol) bernama Nina Wati bukan dibebaskan karena tidak terbukti bersalah.
Ia dikeluarkan dari tahanan karena masa penahanan tersangka di Kepolisian habis setelah kurang lebih dipenjara sejak 21 Maret hingga 19 Mei 2024.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi mengatakan, setelah keluar dari gedung tahanan dan barang bukti, Nina dibawa ke RS lantaran mengaku sakit.
Setibanya di RS Bhayangkara TK II Medan, Subdit III Jatanras langsung melakukan penangkapan dan penahanan terhadap Nina.
“Kemarin itu waktu penahanannya habis, bukan tidak bersalah. Setelah disampaikan mau keluar dengan alasan sakit akhirnya kita fasilitasi ambulance kita, dokter untuk dibawa ke RS Bhayangkara TK II Medan. Setelah di sana kita lakukan penangkapan dan penahanannya,”kata Kombes Hadi, Selasa (21/5/2024).
Usai ditangkap di RS Bhayangkara, Nina statusnya dibantarkan.
Rencananya, besok dokter dan Polisi mengecek kesehatannya.
Apabila sudah membaik, dia akan dijebloskan ke sel tahanan.
“Statusnya tahanan Subdit III Jatanras, tapi dibantarkan. Sampai sekarang masih dirawat ke RS Bhayangkara, katanya lemas. 1-2 hari kita cek berkala lagi.”
Sebelumnya, Polda Sumut kembali menetapkan Nina Wati sebagai tersangka dugaan penipuan penerbitan sertifikat tanah dengan korban bernama Henry Dumanter. Kerugian ditaksir mencapai Rp 3,3 Miliar.
“Kasus nya terkait dengan penipuan dan penggelapan, tafsiran kerugiannya itu sekitar Rp 3,3 miliar,”kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi.***













Nicky – ohnehin vom eigenen „Lotterleben“ angeschlagen – müsste um sein Leben fürchten. Vom Leben in Reichtum, Untätigkeit
und Luxus gelangweilt, wird Ginger immer unzufriedener und
unglücklicher, verfällt Alkohol und anderen Drogen, vernachlässigt die gemeinsame Tochter und geht zuletzt mit Nicky eine Affäre ein.
Der Film markiert die achte Zusammenarbeit zwischen Robert De Niro und dem Filmemacher.
Der gesamte restliche Teil wurde von den beiden improvisiert
und somit immens von den Schauspielern mitgestaltet. Anscheinend zufrieden mit den vorherigen Leistungen arbeitete er auch bereits zum dritten Mal mit
dem Trio Robert De Niro, Joe Pesci und Frank Vincent zusammen. Hintergrund & Infos zu CasinoMartin Scorsese drehte nach Hexenkessel und GoodFellas – Drei Jahrzehnte in der Mafia den dritten Mafiafilm, bei dem er bereits zum achten Mal auf Robert De Niro als Schauspieler setzte.
Martin Scorseses Mafiadrama Casino zeigt die Mafia im
schillernden Las Vegas der frühen Siebziger, welches hinter dem Vorhang der guten Laune von Geld,
Drogen und Gewalt dominiert wurde.
Als die Ereignisse ihren Höhepunkt erreichen, überlebt Ace das bereits eingangs
gezeigte Bombenattentat. Diese Aktivitäten erregen bald zu viel Aufmerksamkeit,
und Nicky wird schließlich auf die Schwarze Liste
gesetzt, was ihm den Zutritt zu den Casinos verbietet.
Der Film zeigt die engen Verbindungen der Mafia zum Glücksspiel in Las Vegas in den 1970er Jahren. Der Film zeigt die Machenschaften der
Mafia in Las Vegas, wobei das Tangiers Casino eine zentrale Rolle spielt.
Martin Scorsese schrieb das Drehbuch gemeinsam mit Pileggi und setzte damit seine Zusammenarbeit nach Goodfellas fort.
References:
https://online-spielhallen.de/cocoa-casino-aktionscodes-ihr-leitfaden-zum-online-glucksspiel/
Nicky – ohnehin vom eigenen „Lotterleben“ angeschlagen – müsste um sein Leben fürchten. Vom Leben in Reichtum, Untätigkeit
und Luxus gelangweilt, wird Ginger immer unzufriedener und
unglücklicher, verfällt Alkohol und anderen Drogen, vernachlässigt die gemeinsame Tochter und geht zuletzt mit Nicky eine Affäre ein.
Der Film markiert die achte Zusammenarbeit zwischen Robert De Niro und dem Filmemacher.
Der gesamte restliche Teil wurde von den beiden improvisiert
und somit immens von den Schauspielern mitgestaltet. Anscheinend zufrieden mit den vorherigen Leistungen arbeitete er auch bereits zum dritten Mal mit
dem Trio Robert De Niro, Joe Pesci und Frank Vincent zusammen. Hintergrund & Infos zu CasinoMartin Scorsese drehte nach Hexenkessel und GoodFellas – Drei Jahrzehnte in der Mafia den dritten Mafiafilm, bei dem er bereits zum achten Mal auf Robert De Niro als Schauspieler setzte.
Martin Scorseses Mafiadrama Casino zeigt die Mafia im
schillernden Las Vegas der frühen Siebziger, welches hinter dem Vorhang der guten Laune von Geld,
Drogen und Gewalt dominiert wurde.
Als die Ereignisse ihren Höhepunkt erreichen, überlebt Ace das bereits eingangs
gezeigte Bombenattentat. Diese Aktivitäten erregen bald zu viel Aufmerksamkeit,
und Nicky wird schließlich auf die Schwarze Liste
gesetzt, was ihm den Zutritt zu den Casinos verbietet.
Der Film zeigt die engen Verbindungen der Mafia zum Glücksspiel in Las Vegas in den 1970er Jahren. Der Film zeigt die Machenschaften der
Mafia in Las Vegas, wobei das Tangiers Casino eine zentrale Rolle spielt.
Martin Scorsese schrieb das Drehbuch gemeinsam mit Pileggi und setzte damit seine Zusammenarbeit nach Goodfellas fort.
References:
https://online-spielhallen.de/cocoa-casino-aktionscodes-ihr-leitfaden-zum-online-glucksspiel/
The property also has a high-end retail area which introduced several luxury brands to
Las Vegas, including Chanel, Gucci, and Prada. Bellagio has numerous
restaurants including Le Cirque, Spago by Wolfgang Puck, PRIME Steakhouse, the eponymous Michael Mina, and Carbone Riviera.
Other attractions include the Bellagio Gallery
of Fine Art, and a conservatory and botanical
gardens.
In 2010, Travel + Leisure ranked it 31st on a list of top hotels
in large U.S. and Canadian cities. A 2005 study by Majestic Research, polling more than 400 out-of-state residents, found Bellagio to be the favorite resort among tourists, with 18 percent support.
In 2010, Bellagio won its 10th consecutive Five Diamond Award, the first Strip resort to do so.
Continue to rack up the rewards over meals at restaurants like Lago, Le
Cirque or Sadelle’s Cafe. It’s both upscale and laid-back with great
restaurants and entertainment options, completely self-contained.
Once you check-in at the Bellagio Hotel & Casino Resort, there is no need to leave the resort until check-out.
Unlike before, however, you’ll enjoy no resort fees for your stay at the Bellagio Hotel
Vegas at gold and above.
References:
https://blackcoin.co/casino-strategies-the-best-tips-tricks-profit-makers/
The property also has a high-end retail area which introduced several luxury brands to
Las Vegas, including Chanel, Gucci, and Prada. Bellagio has numerous
restaurants including Le Cirque, Spago by Wolfgang Puck, PRIME Steakhouse, the eponymous Michael Mina, and Carbone Riviera.
Other attractions include the Bellagio Gallery
of Fine Art, and a conservatory and botanical
gardens.
In 2010, Travel + Leisure ranked it 31st on a list of top hotels
in large U.S. and Canadian cities. A 2005 study by Majestic Research, polling more than 400 out-of-state residents, found Bellagio to be the favorite resort among tourists, with 18 percent support.
In 2010, Bellagio won its 10th consecutive Five Diamond Award, the first Strip resort to do so.
Continue to rack up the rewards over meals at restaurants like Lago, Le
Cirque or Sadelle’s Cafe. It’s both upscale and laid-back with great
restaurants and entertainment options, completely self-contained.
Once you check-in at the Bellagio Hotel & Casino Resort, there is no need to leave the resort until check-out.
Unlike before, however, you’ll enjoy no resort fees for your stay at the Bellagio Hotel
Vegas at gold and above.
References:
https://blackcoin.co/casino-strategies-the-best-tips-tricks-profit-makers/
The property also has a high-end retail area which introduced several luxury brands to
Las Vegas, including Chanel, Gucci, and Prada. Bellagio has numerous
restaurants including Le Cirque, Spago by Wolfgang Puck, PRIME Steakhouse, the eponymous Michael Mina, and Carbone Riviera.
Other attractions include the Bellagio Gallery
of Fine Art, and a conservatory and botanical
gardens.
In 2010, Travel + Leisure ranked it 31st on a list of top hotels
in large U.S. and Canadian cities. A 2005 study by Majestic Research, polling more than 400 out-of-state residents, found Bellagio to be the favorite resort among tourists, with 18 percent support.
In 2010, Bellagio won its 10th consecutive Five Diamond Award, the first Strip resort to do so.
Continue to rack up the rewards over meals at restaurants like Lago, Le
Cirque or Sadelle’s Cafe. It’s both upscale and laid-back with great
restaurants and entertainment options, completely self-contained.
Once you check-in at the Bellagio Hotel & Casino Resort, there is no need to leave the resort until check-out.
Unlike before, however, you’ll enjoy no resort fees for your stay at the Bellagio Hotel
Vegas at gold and above.
References:
https://blackcoin.co/casino-strategies-the-best-tips-tricks-profit-makers/
paypal casinos online that accept
References:
https://www.flughafen-jobs.com/
paypal casinos online that accept
References:
https://www.flughafen-jobs.com/
online betting with paypal winnersbet
References:
exelentsmart.com
online betting with paypal winnersbet
References:
exelentsmart.com