Diduga Sarat Permainan Lelang Proyek, GMP Ingatkan KPK  Berikan Perhatian Khusus Pelaksanaan Proyek Pascabencana di Sumut

Sabtu, 15 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Diduga Sarat Permainan Lelang Proyek GMP demo di depan Kantor KPK.(ist)

Jakarta, INVOCAVIT.COM: Dewan Pimpinan Wilayah Gerakan Mahasiswa dan Pemuda (GMP) Sumatera Utara mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka penyelidikan atas dugaan pengaturan proyek di lingkungan Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi, (BMBK) Cipta Karya Sumut.

Aksi unjuk rasa berlangsung di depan Kantor KPK, pada Rabu (12/8/2026), dengan tuntutan tegas: periksa oknum Pokja berinisial B, ASN M, Kepala BMBK berinisial CD, dan Direktur Utama BUMD Pembangunan Kota Medan KB.

Saat orasi, M. Idris Sarumpaet menegaskan bahwa proses pemenangan dan pelaksanaan proyek pascabencana harus diawasi ketat karena berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat terdampak.

“Proyek ini bukan sekadar pekerjaan konstruksi; ia adalah bagian krusial dari pemulihan infrastruktur, kehidupan sosial, dan stabilitas ekonomi masyarakat di daerah terdampak,” kata Idris Sarumpaet.

Koordinator aksi menyorot dugaan pengondisian proyek pembangunan turap dan talud di Kepulauan Nias yang diduga melibatkan rangkaian penyusunan persyaratan lelang, evaluasi peserta, hingga penetapan pemenang yang dinilai janggal.

“Kami minta KPK bongkar tuntas mekanisme yang diduga merampas anggaran publik dan merampas hak masyarakat atas infrastruktur berkualitas,” kata perwakilan GMP Sumut.

Oknum Pokja berinisial B, menjadi sorotan utama karena diduga bertindak sebagai pengendali pokja ULP yang memainkan peran sentral dalam pengaturan proyek. GMP meminta penyelidikan menyeluruh terhadap proses pengadaan mulai rancangan syarat tender, evaluasi administrasi dan teknis, komunikasi antar-pihak, hingga pelaksanaan di lapangan untuk mengungkap pola keterlibatan internal dan rekanan.

Selain itu, GMP menyebutkan dugaan keterlibatan ASN M yang diduga berperan dalam koordinasi dan komunikasi yang menguntungkan pihak tertentu. KPK diminta mengusut jejak komunikasi M dengan pokja, pejabat dinas, dan kontraktor terkait.

Direktur Utama BUMD Pembangunan Medan KB juga diminta diperiksa. GMP menuntut pemeriksaan proporsional terhadap nilai proyek, aliran dana, dan hubungan antara KB dengan kontraktor pemenang.

CD, sebagai pimpinan BMBK Cipta Karya Sumut, diminta mempertanggung jawabkan fungsi jabatannya yang diemban saat ini dan tata kelola ppengadaan di bawah kepemimpinannya.
“GMP menegaskan pemeriksaan harus menguji sejauh mana pengawasan internal bekerja karena diduga ada kelalaian atau perbuatan melanggar hukum yang dilakukan oleh CD.”

GMP mengingatkan KPK agar memberi perhatian khusus terhadap proyek-proyek pascabencana di Sumatera Utara. Anggaran yang diperuntukkan bagi pemulihan dan membantu masyarakat korban bencana berpotensi disalahgunakan, sehingga perlu mendapat pengawasan ketat agar penggunaannya benar-benar tepat sasaran dan tidak merugikan masyarakat.

“Proyek pascabencana seharusnya menjadi prioritas pengawasan, bukan ladang mark-up,” ujar koordinator aksi.

Dalam tuntutannya, GMP meminta KPK menguji kemungkinan adanya teknik baru pengelabuan terhadap aparat penegak hukum, seperti manipulasi peserta tender, pemalsuan dokumen evaluasi, atau penggunaan perusahaan cangkang.

GMP Sumut menyatakan akan terus mengawal serta menyuarakan dugaan pengondisian, penyalahgunaan kewenangan, atau penyimpangan penggunaan anggaran negara. Mereka memberi batas waktu bagi penegak hukum untuk menindaklanjuti dan mengumumkan perkembangan penyelidikan.**

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Maruli Siahaan Terima Silaturahmi Rahudman Harahap, Sahabat Lama Bertukar Pandangan Untuk Pembangunan 
Purbaya Dicopot, Presiden Lantik Putra Asal Nias Jadi Menteri Keuangan 
Terkait Tuduhan Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun  Terlibat Pemesanan Cukai Rokok, Maruli Siahaan: Jangan Bangun Tuduhan Tanpa Bukti
Maruli Siahaan Kecam Penembakan Tiga ASN Di Jayawijaya, Negara Tidak Boleh Kalah Dengan Kekerasan 
Gembleng Generasi Bahari, Kodaeral I Kobarkan Semangat Patriotisme 100 Pelajar Dalam Persami KKRI Di Lhokseumawe 
Kunjungi Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta Maruli Siahaan Soroti Pengawasan Imigrasi untuk Cegah TPPO
LBH Medan Kecam Putusan Banding Pengadilan Tinggi Militer Pada Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis HAM
Otoritas Bandara KNIA Tunda Penerbangan Akibat Erupsi Gunung Sinabung, Penumpang Kecewa

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 18:01 WIB

Maruli Siahaan Terima Silaturahmi Rahudman Harahap, Sahabat Lama Bertukar Pandangan Untuk Pembangunan 

Selasa, 15 September 2026 - 00:49 WIB

Purbaya Dicopot, Presiden Lantik Putra Asal Nias Jadi Menteri Keuangan 

Minggu, 13 September 2026 - 19:09 WIB

Terkait Tuduhan Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun  Terlibat Pemesanan Cukai Rokok, Maruli Siahaan: Jangan Bangun Tuduhan Tanpa Bukti

Minggu, 13 September 2026 - 18:39 WIB

Maruli Siahaan Kecam Penembakan Tiga ASN Di Jayawijaya, Negara Tidak Boleh Kalah Dengan Kekerasan 

Sabtu, 12 September 2026 - 17:34 WIB

Gembleng Generasi Bahari, Kodaeral I Kobarkan Semangat Patriotisme 100 Pelajar Dalam Persami KKRI Di Lhokseumawe 

Berita Terbaru