Jenazah Risman Sarumaha tergeletak dilantai dermaga Pelabuhan Belawan.(ist)
INVOCAVIT.COM, BELAWAN – Dua buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Belawan duel diatas truk bermuatan beras, Rabu (16/8).
Dalam peristiwa perkelahian itu, Risman Sarumaha tewas setelah terjatuh dari truk setinggi hampir 5 meter dilantai dermaga. Kondisi korban dengana kepala pecah dan sekujur tubuhnya luka memar.
Peristiwa itu terjadi di dermaga Gudang 108, Sektor 2, Pelabuhan Ujung Baru, Belawan.
Mayat pria asal Pulau Nias itu telah dibawa ke rumah duka di Jalan Bakti BRI, Gang Mufakat Bahari, Lingkungan 10 Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan, tewas bersimbah darah.
Sedangkan seterunya Fendi Pasaribu (32) warga Lorong Bersama, Kelurahan Belawan Bahari telah ditangkap dan menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, perkelahian bermula saat Fendi meminta beras dari kapal Tay Son 1 berbendera Vietnam yang sedang dimuat, namun Risman tidak memberinya.
Kemudian Fendi diduga merasa sakit hati, sehinga terjadi perkelahian dan Risman jatuh dari atas truk ke lantai dermaga yang ketinggiannya lebih dari lima meter.
Akibatnya, dari kepala dan wajahnya Risman mengeluarkan banyak darah setelah berbenturan keras dengan lantai dermaga.
Mengetahui kejadian itu, sejumlah orang yang berada di lokasi berusaha menolong dengan membawa Risman ke rumah sakit, namun naas nyawa tak terselamatkan dan dinyatakan meninggal oleh rumah sakit dan keluarga Risman menolak dilakukan otopsi.
Kapolsek Belawan Kompol Henman Limbong membenarkan kejadian tersebut dan perkaranya sudah ditangani petugas Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan.
Terpisah, Farid Chairmawan Corcomm Pelindo Multi Terminal, membenarkan terjadi perkelahian dua buruh bongkar muat tersebut dan korban yang mengalami luka dibahagin kepala dan wajahnya sempat dilarikan ke rumah sakit.
“Terkait penyebab perkelahian, kami serahkan prosesnya kepada pihak yang berwenang ,ujar Farid.
Semenara Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Zikri Muamar membenarkan kejadian tersebut dan pelaku sudah diamankan dan sedang diproses.(jos)












