Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu.(dok).
Labuhanbatu, INVOCAVIT. COM: Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu diduga melindungi bandar sabu di kelurahan Sirandorung, Kecamatan Rantau utara, Kabupaten Labuhanbatu, lingkungan Aek matio.Sebab hingga kini Polres Labuhanbatu belum juga melakukan penindakan atas peredaran sabu diwilayah tersebut.
“Kalau kurir lintas provinsi bisa terdeteksi polres Labuhanbatu dengan menagkap kurirnya,namun tak jauh dari Polres kenapa tidak ditanggkap,ada apa,”Km kata Rahma Warga Lingkungan Aek Matio,Sabtu (12/9/2026).
Katanya, setiap titik peredaran sabu ada disetiap daerah,jika polres ingin memberantas narkoba ditangkap saja bandar besar di Labuhanbatu ini.
“Kalau sudah dapat dibawah harusnya dapat dikembangkan keaatasnya.ngak perlu antar provinsi kalau didaerah sini saja masih leluasa peredaran sabu masih beredar,”Sebut Rahma.
Sementara itu Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu dikonfirmasi melalui via WhatsAppnya atas peredaran sabu diaek matio apakah dibiarkan saja.Namun dianya belum bersedia menjawab.
Diberitakan sebelumnya, peredaran sabu diaek matio semangkin merajalela.Informasi dihimpun,K yang merupakan pengedar narkoba dilingkungan Aek Matio disebut-sebut memiliki bendera alias beking yang kuat hingga tak pernah tersentuh hukum.
“Sudah lama dia mengedarkan sabu di Aek matio.Kalau beli sama dia banyak-banyak dikasihnya,banyak jugalah pelanggannya,”kata sumber P saat ditanya Wartawan,Rabu (19/8/2026).
Katanya,para pembeli yang merupakan pelanggan K sudah melebar kemana-mana bahkan dari luar Aek matio para pelanggannya juga hilir mudik di gang Aek matio itu.
“Terbilang orang baru juga di Aek matio itu pengedarnya.Tapi belum pernah ada pengerebekan yang dilakukan pihak kepolisian.Putaran sabunya perhari terbilang besar jugalah,”sebut sumber yang layak dipercaya.
Sementara kasat narkoba polres Labuhanbatu AKP Hardianto dikonfirmasi melalui WhatsAppnya akan melakukan penyelidikan informasi tersebut.
“Akan kita tindak, Sherlock lokasinya,”ungkap kasat.(abi)

















