Tangkapan layar video penganiayaan pengelola parkir hotel.
MEDAN, INVOCAVIT.COM – Seorang pengelola parkir disalah satu hotel di Jl.Sisingamangaraja Medan, Surya Yudisthira (36), warga Jalan Budi Pembangunan, Kecamatan Medan Barat Medan dianiaya sekelompok anggota Ormas.
Akibat tindakan premanisme anggota Ormas itu, Surya Yudistira
mengalami mulut berdarah dan wajah memar.
Aksi penganiayaan ala premanisme itupun terekam kamera warga dan beredar luas di masyarakat.
“Awalnya dipukul wajah saya. Kemudian datang satu orang lagi memukul mulut saya sampai berdarah,” sebut manager area parkir tersebut kepada wartawan di Mapolsek Medan Kota, Kamis (7/3/2024) siang.
Surya Yudisthira datang ke Mapolsek Medan Kota untuk memenuhi panggilan penyidik dan melihat hasil visum atas laporannya Nomor : LP/B/113/II/2024/SPKT POLSEK MEDAN KOTA/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMUT, tanggal 27 Februari 2024.
Penuturan korban, awalnya diminta datang ke hotel. Di area parkir dia bertemu dengan sekira 7 orang berseragam ormas.
“Saya sempat memperkenalkan diri kepada mereka (anggota ormas). Mereka juga memperkenalkan diri, salah satunya ZI,” tuturnya.
Setelah itu, korban mengaku, disuruh masuk ke hotel untuk bertemu dengan oknum ketua ormas, namun ditolak. Dia sempat mempertanyakan kapasitas ormas di hotel tersebut.
Tak lama kemudian, korban ditemui oknum ketua ormas tersebut di area parkir.
“Mereka mengaku sebagai perwakilan hotel. Mereka bilang, kenapa saya kutip parkir kepada karyawan hotel. Saya bilang, itu sesuai perjanjian kontrak,” kata korban.
Selanjutnya, korban mengalami penganiayaan dari lebih satu orang.
Dia berharap kasusnya segera diungkap pihak kepolisian dan para pelaku premanisme tersebut diusut tuntas. Penyidik telah mengumpulkan bukti dan keterangan saksi.
“Saya harap para pelaku segera ditangkap. Sudah ada saksi yang diperiksa penyidik (Polsek Medan Kota),” pungkasnya.
Kapolsek Medan Kota melalui Ps Kanit Reskrim mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan dan telah memeriksa sejumlah saksi. (jos).







