Rektor USU Tinjau Hari Pertama UTBK-SNBT 2026, Kuota 3.008 Kursi

Pendidikan6 Dilihat

Rektor USU Prof Muryanto Amin saat melakukan peninjauan di beberapa lokasi pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 di Medan, Selasa (21/4).(ist)

Medan, INVOCAVIT.COM: Universitas Sumatera Utara (USU) melaksanakan hari pertama  Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 yang merupakan salah satu jalur seleksi masuk perguruan tingi negeri, Selasa (21/4). Rektor USU Prof Dr Muryanto Amin langsung meninjau jalannya ujian dan memperketat pengawasan demi mengantisipasi potensi terjadinya kecurangan oleh peserta saat berjalannya ujian.

“Kami juga langsung melakukan peninjauan secara acak di beberapa ruang ujian, di antaranya di Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi serta Fakultas Kedokteran Gigi. Selain memastikan kelancaran pelaksanaan ujian, langkah ini juga dilakukan untuk mengantisipasi potensi kecurangan,” kata Rektor USU Prof Muryanto Amin saat melakukan peninjauan di beberapa lokasi pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 di Medan, Selasa.

Prof Muryanto Amin yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua I Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB nasional menegaskan pentingnya menjaga integritas dalam seluruh proses seleksi.

“Kami melakukan peninjauan secara acak karena ada data-data anomali yang perlu kita konfirmasi untuk memastikan tidak terjadi kecurangan seperti tahun lalu, yaitu kasus perjokian. Jadi kita mengecek indikasi-indikasi tersebut. Anomalinya tadi dari data yang ada, peserta itu domisilinya dari luar Medan. Ada yang dari Jakarta, Palembang dan kota-kota lainnya, tapi kenapa memilih ujiannya malah di sini. Kita mau memastikan itu,” katanya.

Ia menyebutkan pelaksanaan UTBK-SNBT USU 2026 berlangsung selama 10 hari, yang dimulai dari 21 hingga 30 April 2026, dengan dua sesi ujian setiap harinya, yakni sesi pagi pukul 06.45–10.30 WIB dan sesi siang pukul 13.00–16.45 WIB.

Secara keseluruhan, terdapat 19 sesi ujian di Medan (kampus USU dan mitra), 19 sesi di Nias-Teluk Dalam, serta 20 sesi di Nias-Gunungsitoli.

“Tahun ini, jumlah peserta UTBK-SNBT di USU mencapai 36.771 orang, yang mengikuti ujian di tiga wilayah utama, yakni Medan, Nias-Gunungsitoli, dan Nias-Teluk Dalam. USU menyediakan kuota daya tampung SNBT 2026 sebanyak 3.008 kursi, yang terdiri dari 2.534 untuk program sarjana, 274 untuk sarjana terapan, dan 200 untuk program diploma,” katanya.

Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan UTBK, USU telah menyiapkan 92 ruang ujian. Di kampus utama USU Medan, tersedia 16 lokasi dengan total 73 ruang ujian. Sementara itu, untuk lokasi mitra USU meliputi SMAN 1 Medan (5 ruang), Universitas Sari Mutiara (6 ruang), dan Universitas Medan Area Kampus 2 (4 ruang) serta di wilayah Nias, masing-masing disediakan dua ruang ujian di Gunungsitoli dan dua ruang di Teluk Dalam.

USU juga memastikan pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 yang inklusif dengan memfasilitasi peserta disabilitas.

“Di dalam pelaksanaan UTBK ini ada kebutuhan khusus yang kita fasilitasi, seperti peserta disabilitas, agar mereka punya kesempatan yang sama dengan peserta yang lain. Terdapat 2 peserta tuna netra, 3 peserta tuna daksa, 2 peserta tuna rungu, serta 1 peserta tuna wicara yang mengikuti ujian di lokasi yang telah disesuaikan dengan kebutuhan mereka,” katanya.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *