Diduga Jual Nama Bupati, Copot Kadis Pendidikan Abdi Jaya Pohan

Daerah507 Dilihat

Bupati Labuhan Batu

Labuhanbatu, INVOCAVIT.COM: Terikat aroma suap di Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu yang meminta kepada pihak rekanan agar proyek yang dikerjakan dapat dimuluskan hingga menjual nama Bupati dengan meminta jatah 1 hingga 2 persen Abdi Jaya Pohan layak dicopot dari jabatannya.

Permintaan itu disampaikan Ketua LSM TOPAN-RI Labuhanbatu Janes Ritonga. Menurutnya jual nama Bupati dengan meminta kepada sejumlah rekanan itu sungguh perbuatan melawan hukum dengan memanfaatkan suatu jabatannya.

“Jika benar oknum Kadis tersebut meminta jatah kepada kontraktor sudah sepantasnya dia dicopot, atau jangan-jangan bupati Labuhanbatu ada meminta jatah atau mungkin itu perintah beliau langsung ?,” kata Janes, Minggu (5/4/2026).

Katanya, persoalan isu seperti ini memang sangat sulit dijamah pihak aparat penegak Hukum, karena filosofinya seperti kentut bisa dicium namun tidak terlihat.

“Karena tidak tertangkap tangan jadi aparat sangat susah untuk membuktikan perbuatan tersebut. Hanya saja, orang nomor satu di Labuhanbatu harusnya tidak tinggal diam atas isu tersebut karena ini membawa nama orang nomor satu,” ungkap Janes.

Ia pun berharap, Labuhanbatu yang disebut-sebut kota petro dollar ini kiranya pejabat tidak ada lagi yang tersandung hukum karena 2 bupati yang sudah merasakan Bui cukup lah sudah.

“Epek dari tersandung hukum pembagunan di Labuhanbatu pasti menjadi rentannya maka dari itu kiranya penjabat yang korup harus dibuang orang nomor satu,” pinta Janes.

Sementara itu Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu melalui Kasat Reskrim AKP Jihan diminta tanggapannya atas isu oknum pejabat yang diduga meminta fi pada pihak rekanan mengatakan, pihaknya akan melakukan penyelidikan.

“Terima kasih informasinya,kami akan melakukan penyelidikan,”Tulis Kasat menjawab Invocavit.com.

Sedangkan hingga kini kepala dinas pendidikan kabupaten Labuhanbatu Abdi jaya pohan dikonfirmasi atas hal tersebut belum memberikan jawaban.(Abi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *