Aktivis Wak Genk Apresiasi Langkah Gubsu Bangun Infrastruktur di Sejumlah Daerah di Sumut

Medan27 Dilihat

Aktivis Muhammad Abdi Siahaan/Wak Genk.(ist)

Medan, INVOCAVIT. COM: Pemerintah Propinsi Sumatera Utara melalui Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi, dan Cipta Karya (BMBKCK) terus menggenjot pembangunan infrastruktur disejumlah daerah termasuk di Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Nias, Labuhan Batu dan daerah lainnya di Sumatera Utara.

Perhatian serius Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution membangun infrastruktur berupa jalan dan jembatan penghubung yang selama ini dikeluhkan masyarakat mendapat apresiasi dari aktivis pemerhati sosial kemasyarakatan Sumatera Utara, Muhammad Abdi Siahaan yang akrab disapa Wak Genk.

Dia mengaku sangat mendukung langkah cepat Gubsu memenuhi janjinya membangun infrastruktur jalan dan jembatan untuk meningkatkan perekonomian masyarakatnya.

“Gerak cepat Gubsu memerintahkan Dinas BMBKCK membangun jalan dan jembatan adalah bentuk kepedulian Bobby Nasution untuk meningkatkan perekonomian. Tanpa akses yang memadai, niscaya roda perekonomian tidak akan berjalan sebagaimana yang kita harapkan. Karena itu, kita mendukung BMBKCK segera memperbaiki jalan dan jembatan di sejumlah lokasi di Kabupaten Deli Serdang dan Kabupaten Nias,” tegasnya.

Wak Genk mengharapkan masyarakat mendukung program Gubsu Bobby Nasution, termasuk pejabat terkait agar tidak menyalahgunakan wewenang yang diberikan gubernur.

“Berikan kwalitas yang baik jangan asal selesai. Mutu harus dijamin sebagaimana perintah Gubsu Bobby Nasution,” kata Wak Genk, menambahkan pejabat yang diberi wewenang membangun infrastruktur berprilaku jujur dan mendukung program Gubsu.

Sebelumnya, Gubernur Sumatra Utara, Bobby Nasution, didampingi Kepala Dinas BMBKCK, Chandra Dalimunthe, meninjau langsung kondisi Jalan Perintis Kemerdekaan di Kecamatan Galang, Kabupaten Deliserdang (25/6).

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan proyek peningkatan struktur jalan provinsi segera dimulai tahun ini. Langkah ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta mendongkrak perekonomian warga sekitar yang selama bertahun-tahun terganggu akibat infrastruktur yang rusak.

Total perbaikan mencakup dua ruas utama: ruas Lubuk Pakam–Tanah Abang sepanjang 3 kilometer, serta ruas Tanah Abang–Galang–batas Serdang Bedagai sepanjang 2,05 kilometer. Selain perbaikan jalan, Gubernur Sumut juga berkoordinasi dengan Bupati Deliserdang, Asri Ludin Tambunan, untuk menyinkronkan perbaikan jalan kabupaten dengan dukungan dana dari Pemprov Sumut.

Di akhir kunjungannya, Gubernur mengajak masyarakat, tokoh warga hingga para konten kreator untuk bersama-sama mengawal jalannya proyek pembangunan dan drainase ini agar sesuai standar kualitas.

INFRASTRUKTUR DI KAB NIAS

Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi, dan Cipta Karya (BMBKCK) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) memanfaatkan ajang Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 untuk menampilkan berbagai capaian pembangunan infrastruktur di Sumut.

Termasuk sejumlah proyek strategis di Kepulauan Nias yang kini telah meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Staf Dinas BMBKCK Sumut, Nasrul, kepada wartawan mengatakan, sejumlah proyek infrastruktur di Kepulauan Nias telah berhasil diselesaikan dan kini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Di antaranya Jembatan Modular Sungai Sawo, Desa Botombawo, Kecamatan Sitoluori, Kabupaten Nias Utara, Moro’o, Kabupaten Nias Barat, serta Sungai Fauro Faete di Desa Dahana Hiligodu, Kecamatan Namohalu Esiwa, Kabupaten Nias Utara.

Kehadiran jembatan-jembatan tersebut membuka akses masyarakat yang sebelumnya terhambat serta memperlancar distribusi hasil pertanian, aktivitas ekonomi, dan mobilitas pelajar.

Selain itu, pembangunan jalan rabat beton yang menghubungkan Desa Bawonifaoso dengan Desa Hiliamuri di Kabupaten Nias Selatan juga telah rampung.

Sementara peningkatan ruas jalan yang menghubungkan Kabupaten Nias Barat dengan Kota Gunungsitoli terus memberikan dampak positif melalui pemangkasan waktu tempuh dan kelancaran arus barang maupun jasa.

Di luar Kepulauan Nias, pembangunan infrastruktur jalan provinsi di berbagai daerah juga terus dipacu.

Di antaranya perbaikan ruas Aek Nabara–Negeri Lama–Tanjung Sarang yang menjadi salah satu proyek prioritas, percepatan pembangunan ruas jalan di wilayah Sipiongot, serta sejumlah proyek strategis lainnya yang bertujuan meningkatkan konektivitas antarwilayah di Sumut.

Nasrul mengatakan pembangunan jalan dan jembatan menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Sumut karena memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik.

Nasrun mengatakan, melalui stan Dinas BMBKCK Sumut di arena PRSU ke-50, masyarakat juga dapat memperoleh informasi mengenai berbagai program pembangunan infrastruktur yang telah maupun sedang dilaksanakan di seluruh kabupaten dan kota di Sumut.

Stan tersebut menampilkan data progres pembangunan jalan provinsi, jembatan, infrastruktur cipta karya, hingga berbagai proyek strategis yang menjadi prioritas pemerintah daerah.

“Melalui PRSU ini kami ingin masyarakat mengetahui bahwa pembangunan jalan dan jembatan di Kepulauan Nias maupun daerah lainnya terus menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Infrastruktur yang baik diharapkan mampu membuka akses, mempercepat pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, Dinas BMBKCK Sumut akan terus mengawal penyelesaian berbagai proyek infrastruktur strategis agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat di seluruh wilayah Sumatera Utara.(jos/ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *