Jasad Arifin (25) tergeletak di teras Klinik Tutun Sehati Tanjung Morawa
INVOCAVIT.COM, DELI SERDANG – Bentrok diduga antar genk motor kembali terjadi di Deli Serdang, Senin (13/2). Dalam peristiwa itu, seorang pemuda bernama Arifin (25) warga Desa Dalu Sepuluh-A, Kec.Tanjung Morawa, Kab.Deli Serdang, Sumut, tewas akibat kena lemparan pisau dari kejauhan hingga tertancap dibagian dada.
Peristiwa terjadi pada Senin dini hari, 13/2/2023 sekira pukul 02.40Wib, tepatnya di Gang Langgar, Dusun-II Desa Dalu Sepuluh-A.
Dua kelompok ini bertemu tanpa membawa sepeda motor, namun dilengkapi berbagai jenis senjata tajam dan benda tumpul, diduga masing-masing kelompok ini menyembunyikan sepeda motor di kejauhan.
“Mulanya ada kelompok remaja dari luar datang berjalan kaki dari Gang Subur (Desa Telaga Sari) menuju Gang Langgar (Desa Dalu Sepuluh), mereka kami lihat siaga di depan pabrik beton bang, dan menyusul kelompok remaja dari arah hilir datang berjalan kaki juga, lalu orang itu saling serang”, kata seorang saksi yang merupakan warga setempat.
Masih keterangan saksi, aksi saling serang lalu berlanjut ke dalam Gang Langgar, korban Arifin dikabarkan berada di posisi paling depan membawa parang, namun naas korban tertinggal berjarak dari teman-temannya hingga akhirnya korban kena senjata tajam pihak lawan.
“Tertancap pisau satu orang, korban langsung terjatuh, dan sempat dibacok juga, para pelaku sempat mundur, tapi korban sempat mau ditinggal kawan-kawannya lantaran badan korban berat sementara kelompok lawan masih terlihat mau menyerang, akhirnya korban bisa dibawa ke klinik oleh seorang temannya dan dibantu seorang warga setempat menggunakan sepeda motor”, ujar saksi.
Namun naas, korban akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya dalam perjalanan ke Klinik, terlihat luka bekas tancapan sajam pada dada depan korban bagian atas sebelah kiri.
Pisau yang menancap didada korban sepanjang 45 cm. dan sekitar 20 cm berlumuran darah.
Kapolsek Tanjung Morawa, AKP. Firdaus Kemit ketika dihubungi membenarkan terjadinya bentrokan. Namun, Kemit tidak dapat memastikan kedua kelompok remaja itu genk motor.
“Belum bisa dipastikan apakah mereka kelompok genk motor,” ujarnya.
“Iya, (jasadnya) kita bawa ke RS.Bayangkhara Medan untuk Autopsi, sabar ya, sabar”, kata Kanit Reskrim Polsek Tg.Morawa, Iptu. OJ. Samosir di Klinik Tutun Sehati.
Sementara itu, satu orang rekan korban yang membawa korban ke klinik dibawa petugas ke Mapolsek untuk diambil keterangannya sebagai saksi.
Pantauan terakhir, pihak kepolisian dari tim Inafis Polresta Deli Serdang, di dampingi Kanit Reskrim Polsek Tanjung Morawa telah melakukan olah TKP hari itu juga sekira pukul 07.00Wib, dan kembali ditemukan sebilah parang sepanjang sekitar satu meter dan telah diamankan petugas sebagai barang bukti sajam yang kedua.
Perlu diketahui, aksi tawuran antar kelompok remaja diduga geng motor ini kerap kali terjadi di sekitar lokasi yang sama tepatnya disepanjang Jl.Sei Blumei Hilir Tanjung Morawa yang menghubungkan jalan ke Desa Dalu Sepuluh. (wu).






