Dikabarkan Polisi Temukan 5 Mayat di Unpri Medan!

Medan142 Dilihat

Rekaman video yang beredar mayat di Universitas Prima Indonesia (Unpri) Medan Jl.Sampul.(ist)

 

MEDAN, INVOCAVIT.COM –  Polrestabes Medan menemukan 5 mayat di lantai 15 Universitas Prima Indonesia (Unpri) Jl.Sampul Medan. Empat diantaranya berjenis kelamin laki-laki dan satu wanita. Sementara itu, polisi masih menyelidiki terkait dugaan penemuan mayat di lantai 9 Unpri.

“Temuan sementara, ada 5 mayat kami temukan di lantai 15. Ada 4 mayat pria dan 1 mayat wanita,” kata PS Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa kepada detikSumut, Selasa (12/12/2023).

 

Ia menyebutkan bahwa mayat tanpa identitas itu ditemukan saat dilakukan penggeledahan ruangan di lantai 15. Ada pun sejauh ini pihaknya masih menunggu jawaban pihak kampus soal 5 mayat itu.

 

“Sekarang kita masih minta kejelasan dari pihak kampus, asal jenazah ini dari mana, siapa identitasnya, kenapa bisa ada di dalam kampus,” ungkapnya.

Di sisi lain, Fathir menyebutkan ada sejumlah saksi dan kamera CCTV yang diperiksa untuk mengusut kasus tersebut.

 

“Ada 6 saksi yang sudah diperiksa, kamera CCTV, serta lainnya juga,” katanya.

 

Sebelumnya diberitakan, Polrestabes Medan kembali melakukan penggeledahan di Unpri Medan mulai pagi ini. Dilihat detikSumut, Selasa (12/12/2023) sekira pukul 08.47 WIB, personel kepolisian telah tiba di lokasi. Mereka pun bertemu dengan pihak Unpri Medan.

 

Setelah itu, kepolisian kembali melakukan pengecekan ke beberapa ruangan di Unpri. Sampai saat ini proses pengecekan itu masih berlangsung.

 

Ada pun polisi telah melakukan penggeladahan sejak Senin (11/12) malam. Pada saat itu, penasehat hukum Unpri Medan, Herman Brahmana pun membenarkan bahwa kedatangan polisi hari ini untuk mengkroscek terkait video dugaan mayat itu.

 

“Ini katanya polisi memang mau melakukan penggeledahan. Cuma tadi saya sudah katakan bahwa kami keberatan. Karena harus ada izin dari Ketua PN Medan,” ujarnya.

 

Oleh karena itu, Herman meminta agar pihak kepolisian dapat datang besok harinya. Ia menyebutkan bahwa tidak menghambat proses penggeledahan.

 

“Kami hanya minta agar polisi membawa izin dari Ketua PN Medan untuk melakukan penggeledahan. Memang kalau ini urgen, tidak perlu izin itu. Tapi menurut kami ini tidak urgen,” sebutnya.

 

“Untuk terkait video itu saya tidak tahu. Bisa langsung ditanyakan ke humas yang lebih mengetahui,” tambahnya.

 

Sementara itu, Humas Unpri Medan Devi Marlin enggan memberikan keterangan saat hendak ditanyai soal video tersebut di lokasi.

 

“Sama orang legal aja ya,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi yang dikonfirmasi Selasa (12/12) siang mengatakan, Polrestabes Medan masih melakukan penyelidikan soal video beredar ada mayat di kampus Unpri Jl.Sampul Medan.

 

“Polrestabes Medan masih melakukan penyelidikan. Kita tunggu hasilnya,” kata Hadi.

 

Juru bicara Polda Sumut itu mengaku sangat menyesalkan adanya upaya pihak Unpri menghalangi penyidik melakukan penggeledahan. “Polisi datang kelokasi untuk memastikan video yang beredar jadi tidak perlu harus membawa surat penggeledahan dari pengadilan,” tegas Hadi.

 

Dijelaskan, pihak Unpri tidak perlu menghalangi penyidik jika memang mayat tidak ada didalam. “Kalau memang mayat tidak ada tidak perlu menghalangi petugas dengan alasan harus ada surat izin penggeledahan dari pengadilan. Justru jika ada upaya menghalangi penyidik akan menguatkan kebenaran adanya mayat ditemukan sebagaimana dalam video yang beredar,” pungkasnya.(dtk/jos).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *