Ditangkap Tanpa Prosedur, Ibu Di Deliserdang Menangis Meminta Keadilan Ke Kapolda, Kompolnas, DPR RI Hingga DPRD Deliserdang

Senin, 27 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

 

Deli Serdang, INVOCAVIT.COM: Seorang ibu warga Kabupaten Deliserdang meminta keadilan atas penangkapan anaknya bernama Feri yang dilakukan personel Sat Reskrim Polresta Deliserdang.

 

“Kepada Bapak Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, Kompolnas serta Komisi III DPR RI agar memberikan keadilan dan bantuan kepada saya karena anak saya telah ditangkap personel Sat Reskrim Polres Deliserdang tanpa prosedur yang jelas,” ujar Rina br Sembiring, Minggu (24/4).

 

Ia mengungkapkan, anaknya bersama dua rekannya ditangkap atas laporan karyawan perusahaan PT Lonsum yang berlokasi di Kota Bangun Purba, Kabupaten Deliserdang, saat bersama dua rekannya berada di Panatapan, Kabupaten Karo, pada 10 April 2026 lalu.

 

“Anak ku itu ditangkap begitu saja oleh Sat Reskrim Polresta Deliserdang. Dia tidak pernah diperiksa sebagai saksi bahkan saat ditangkap polisi tidak membuat surat penangkapan,” ungkapnya.

 

Wanita ini menerangkan bahwa anaknya itu ditangkap personel Sat Reskrim Polresta Deliserdang karena melakukan tindakan penganiayaan (pengeroyokan) terhadap karyawan PT Lonsum.

 

“Anak saya tidak ada melakukan penganiayaan, apalagi dituduh sebagai otak pelaku pengeroyokan. Awalnya hanya adu mulut saja,” ujarnya dengan mata yang berkaca-kaca.

 

Kepada awak media, Rina menceritakan kronologi yang sebenarnya. Saat itu, Ferry hanya ingin mengambil paket di Bandar Meriah. Namun, dalam perjalanan di dekat area PT Lonsum, dirinya merasa diperlakukan tidak pantas oleh oknum security dan pihak yang bersenjata lengkap di sana. Ferry merasa dirinya “dimobs” atau diperlakukan kasar.

 

Ketika Ferry memberanikan diri bertanya, “Kenapa saya dimobs?”, jawaban yang diterima justru berupa tantangan yang memancing emosi. Petugas tersebut berkata dengan angkuh, “Apa kau tidak senang?”.

 

Situasi yang sudah memanas itu semakin ricuh karena kebetulan di lokasi sedang ramai oleh pemuda-pemuda setempat. Terjadilah keributan yang berujung pada lempar-lemparan pasir atau tanah. Namun, Rina menegaskan dengan tegas, anaknya tidak melempar apa pun. Ferry hanya berdiri, bertanya, dan beradu mulut. Meskipun akhirnya pasir itu mengenai tubuh pelapor, Ferry tidak terlibat dalam pelemparan tersebut.

 

Yang membuat kejadian ini semakin terasa tidak adil dan memilukan adalah bagaimana proses hukum berjalan. Kejadian ini sudah berlalu dua bulan lamanya. Selama waktu itu, tidak ada satu pun surat panggilan atau somasi yang datang menghampiri rumah keluarga Ferry. Tidak ada upaya mediasi, tidak ada panggilan untuk klarifikasi.

 

“Tiba-tiba, tanpa aba-aba, anaknya digiring dan dimasukkan ke dalam tahanan. Hal ini memunculkan pertanyaan besar di benak masyarakat: Mengapa prosesnya begitu cepat dan mendadak? Apakah ada perlakuan khusus di sini?,” ucapnya.

 

Terpisah, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, saat dikonfirmasi wartawan mengenai penangkapan yang dilakukan personel Sat Reskrim Polresta Deliserdang diduga tanpa prosedur itu akan mengeceknya.

 

Berbeda dengan Kapolresta Deli Serdang AKBP Hendria Lesmana yang dikonfirmasi tidak merespon .**

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dikabarkan Jual Mantan Istri ke Wakapolda,  Laporan Brigadir Iman Harefa Naik Penyidikan, Segera Penetapan  Tersangka 
Eks Operator Judi Online Kamboja Ditangkap, Buka di Sumut Webside NexPlay 88, Satu Bulan Omzet Rp 300 Juta
Dilaporkan Seorang Ibu Rumah Tangga, POM TNI AU Lanud Soewondo Selidiki Dugaan Penipuan Libatkan Personilnya
Ditangkap Satres Narkoba Polres Labuhanbatu, Ini Tampang Pengedar Narkoba  Di Desa Belongkut
Polresta Deli Serdang Tangkap Pria Tanjung Morawa Miliki Narkoba
Polda Sumut Tangkap Jaringan Narkoba Lintas Propinsi, Empat Tersangka 150 Kg Sabu Diamankan
Kolonel TNI Cba Harfan Bahar Jalani Sidang di Pengadilan Militer Tinggi I Medan, Jalin Asmara dengan Pemasok Narkoba
Polda Sumut Ungkap 28 Kasus Curat dan 29 Tersangka Dalam Tempo  24 Jam

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Dikabarkan Jual Mantan Istri ke Wakapolda,  Laporan Brigadir Iman Harefa Naik Penyidikan, Segera Penetapan  Tersangka 

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Eks Operator Judi Online Kamboja Ditangkap, Buka di Sumut Webside NexPlay 88, Satu Bulan Omzet Rp 300 Juta

Rabu, 30 September 2026 - 21:55 WIB

Dilaporkan Seorang Ibu Rumah Tangga, POM TNI AU Lanud Soewondo Selidiki Dugaan Penipuan Libatkan Personilnya

Rabu, 30 September 2026 - 21:01 WIB

Ditangkap Satres Narkoba Polres Labuhanbatu, Ini Tampang Pengedar Narkoba  Di Desa Belongkut

Rabu, 30 September 2026 - 16:43 WIB

Polresta Deli Serdang Tangkap Pria Tanjung Morawa Miliki Narkoba

Berita Terbaru