Gemmako Asahan Desak Manager PT PLN ULP Simpang Empat Dicopot

Daerah168 Dilihat

Sejumlah warga datangi kantor PT.PKN.UPL.Simpamh Empat Asahan.(ist).

 

 

TANJUNGBALAI,INVOCAVIT COM- Mohon ijin melaporkan kepada Bapak Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto supaya  Manager PT PLN ULP Simpang Empat Kota Kisaran dicopot karena telah merugikan masyarakat warga Desa Sei Alim Hassak yang hampir setiap hari listrik di wilayah tersebut dimatikan kemudian dihidupkan kembali.

 

Tindakan itu sudah berjalan selama 5 bulan, akibatnya  alat elektronik dan ternak peliharaan di akuarium mati serta aktifitas warga muslim untuk sholat terkendala.

 

Warga Desa Sei Alim Hassak diwakili inisial WR, WT dan WA. Selasa, (25/02/2025) juga melaporkan kekesalan yang mereka alami kepada Dodi Antoni,  Ketum DPP LSM GEMMAKO ASAHAN SUMUT RI.

 

” Kami sebagai masyarakat sangat kecewa bercampur geram dengan perbuatan mereka yang terkesan sesuka  hati, banyak alat elektronik kami yang rusak gara gara mereka dan kerugian kami ini siapa yang bertanggung jawab, parahnya lagi ketika warga muslim hendak Sholat Maghrib ketika adzan tiba -tiba mati serta binatang peliharaan pun jadi korban “, ucap warga dengan geram.

Lanjutnya, kalau kesalahan warga nunggak beberapa bulan pihak mereka besibuk memberi surat peringatan dan main langsung memutuskan aliran listrik. Kami berharap kepada Bapak Dodi Antoni untuk segera membantu kami apalagi ini sudah mau masuk bulan Suci Ramadhan otomatis aktivitas apapun akan terkendala jika akan tetap berkelanjutan seperti itu “, pungkasnya.

Terpisah, Dodi Antoni Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat dan Mahasiswa Anti Korupsi Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara Republik Indonesia (Ketum DPP LSM GEMMAKO ASAHAN SUMUT RI) menyampaikan, Insyaallah saya akan melakukan aksi unjuk rasa langsung ke Kantor Cabang PT PLN ULP Simpang Empat Kabupaten Asahan, Kantor Bupati Asahan dan DPRD Kabupaten Asahan untuk memanggil Manager PT PLN ULP Simpang Empat tersebut supaya masyarakat puas untuk dijelaskan apa kendalanya.

” Jika terindikasi korupsi. Maka, Saya berharap kepada Aparat Penegak Hukum (APH) institusi terkait untuk menindak tegas Manager tersebut,” ungkapnya.
(anja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar