KPK Didesak Usut Temuan BPK Dugaan Korupsi di USU

 

 

MEDAN, INVOCAVIT.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak mengusut temuan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) terkait pengelolaan pendapatan, belanja dan aset di Universitas Sumatera Utara (USU) tahun 2022/2023.

 

Desakan tersebut datang dari sejumlah pihak, salah satunya Republik Corruption Watch (RCW). Pasalnya, dari hasil audit itu, BPK RI menemukan dugaan penyimpangan dari berbagai item kegiatan pada pengelolaan pendapatan, belanja dan aset USU, yang diduga merugikan keuangan negara.

 

Hal itu diungkapkan Ketua Bidang Analisa Data dan Pelaporan RCW, Sunaryo, kepada media ini di Medan, Senin (25/8/2025). “Karena kita yakin terjadi dugaan korupsi, makanya kita desak KPK untuk melakukan pengusutan,” ujarnya.

 

Dalam rilisnya, BPK RI menyatakan bahwa pengelolaan biaya pendidikan USU diduga belum sepenuhnya sesuai dengan ketentuan penetapan biaya pendidikan perguruan tinggi.

 

Diduga, terjadi kelebihan pemungutan UKT (Uang Kuliah Tunggal) atas mahasiswa program sarjana penerimaan jalur mandiri dan mandiri internasional lebih dari Rp10,9 miliar.

 

Kelebihan pemungutan UKT atas mahasiswa yang mengambil mata kuliah kurang dari atau sama dengan 6 SKS (Satuan Kredit Semester) pada semester 9 bagi mahasiswa program sarjana lebih dari Rp4 miliar.

 

Pengelolaan atas pelaksanaan kerjasama akademik oleh Satuan Kerja USU diduga belum sepenuhnya sesuai ketentuan peraturan pelaksanaan kerjasama akademik, yang diduga terjadi kekurangan pendapatan atas hasil kerjasama lebih dari Rp55,2 juta atas penerimaan yang diterima di luar rekening yang dikelola oleh USU.

Hal itu mengakibatkan USU diduga terbebani atas pelaksanaan kerjasama yang tidak sesuai dengan isi perjanjian kerjasama yang sudah disepakati, dan terjadi kekurangan nilai biaya kelembagaan yang masih harus diterima minimal lebih dari Rp9,7 juta.

 

Pengelolaan tanah perkebunan oleh Koperasi Pengembangan USU diduga belum memberikan kontribusi, hingga mengakibatkan USU diduga kehilangan kontribusi atas hasil pengelolaan lahan karena belum dibuat perjanjian secara resmi antara USU dengan Koperasi Pengembangan USU.

 

Pembayaran remunerasi tenaga kependidikan lebih dari Rp36,5 miliar diduga tidak memperhatikan ketentuan terkait disiplin pegawai tenaga kependidikan tetap PNS dan tenaga kependidikan tidak tetap non PNS, yang diduga pembayaran remunerasi lebih dari Rp36,5 miliar tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan pencapaian kinerja dan hak pegawai.

 

Kelebihan pembayaran tunjangan fungsional, uang makan, tunjangan profesi dosen, dan remunerasi atas pegawai yang sedang melaksanakan tugas belajar lebih dari Rp74,5 juta, namun kelebihan pembayaran tersebut tetap dibayarkan kepada dosen/pegawai tugas belajar.

 

Pembayaran belanja honor tidak tetap tahun 2022 diduga tidak sesuai standar biaya masukan lebih dari Rp1,9 miliar, yang diduga terjadi kelebihan pembayaran lebih dari Rp1,2 miliar atas honor tidak tetap yang tidak sesuai SBM.

 

Belanja biaya promosi Tri Dharma Perguruan Tinggi atau Dana Operasional Rektor diduga tidak sesuai ketentuan pengelolaan keuangan lebih dari Rp1,3 miliar. Hal itu mengakibatkan USU diduga terbebani lebih dari Rp908 juta.

Pelaksanaan pekerjaan belanja pemeliharaan kebersihan gedung diduga tidak sepenuhnya sesuai ketentuan pengadaan barang dan jasa USU dan diduga terjadi pemotongan pembayaran gaji tidak sesuai ketentuan lebih dari Rp47,3 juta, yang terdiri dari PT Sukses Anugrah Sejahtera lebih dari Rp20 juta, dan PT Intan Amanah lebih dari Rp25 juta.

 

Selain itu, pengadaan peralatan dan mesin lebih dari Rp107 juta diduga tidak sesuai spesifikasi, dan lebih dari Rp20 juta diduga tidak dapat digunakan.

 

Pelaksanaan pekerjaan jasa kontruksi diduga tidak sesuai ketentuan pengadaan barang dan jasa, dan diduga terjadi kekurangan volume pekerjaan lebih dari Rp380 juta, serta biaya asuransi BPJS Ketenagakerjaan diduga belum dibayarkan lebih dari Rp162 juta, yang mengakibatkan USU kehilangan kesempatan untuk mendapatkan harga yang lebih baik karena menghindari tender.

 

Penyelesaian pekerjaan pembangunan Embung Kampus II USU Kwala Bekala terlalu berlarut-larut, hingga berkemungkinan terjadi pengembalian dana hibah sebesar Rp8,5 miliar, serta berkemungkinan mendapat gugatan hukum dari pihak ketiga akibat penyelesaian pekerjaan yang berlarut-larut.

 

Selanjutnya, pengelolaan dana titipan diduga tidak sepenuhnya mengikuti ketentuan pengelolaan keuangan USU, yang diduga sangat berkemungkinan penggunaan dana titipan yang jumlahnya lebih dari Rp7,1 miliar itu, selain tidak tepat sasaran juga rawan penyalahgunaan, dan bahkan diduga tidak diketahui peruntukannya lebih dari Rp353 juta.

 

Penatausahaan piutang USU diduga tidak sepenuhnya sesuai dengan ketentuan pengelolaan piutang yang berlaku, diduga terjadi kekurangan nilai piutang yang seharusnya diakui dan dilaporkan USU yaitu atas utang pasien RSGM (Rumah Sakit Gigi dan Mulut), piutang denda keterlambatan pengembalian buku, piutang kerjasama, dan piutang pendidikan.

 

Pendirian dan pengelolaan badan usaha diduga tidak sesuai dengan ketentuan pengelolaan usaha dan ketentuan pengelolaan keuangan USU, hingga terbukanya potensi penyimpangan atas pengelolaan dana pada Badan Usaha USU berupa Inter Coffee dan CV Usumart karena diduga tidak dikelola melalui mekanisme RKA (Rencana Kerja dan Anggaran).

Akibatnya, status penyertaan modal sebesar Rp450 juta dan penggunaan aset lebih dari Rp546 juta yang dikelola CV Usumart, menjadi tidak jelas. Penerimaan lebih dari Rp3,5 miliar dan pengeluaran lebih dari Rp2,5 miliar diduga tidak tercatat di dalam Laporan Keuangan USU.

 

Atas dasar itu, RCW mendesak KPK untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan hasil audit BPK RI Nomor 17/LHP/XIX/12/2023 tanggal 29 Desember 2023, yaitu terkait pengelolaan pendapatan, belanja dan aset USU.

 

Dalam hal ini, RCW patut menduga bahwa telah terjadi perbuatan melawan hukum, baik secara sendiri-sendiri, maupun bersama-sama dengan cara membangun sebuah permufakatan jahat untuk mendapatkan keuntungan pribadi, golongan, maupun korporasi.

 

Dalam waktu dekat, RCW berjanji akan menyampaikan laporan informasi dugaan korupsi itu ke KPK. “Laporannya sedang kita siapkan,” katanya.

 

Namun, hingga berita ini dipublikasikan, Senin (25/8/2025), belum ada pejabat terkait yang dapat terkonfirmasi untuk perimbangan berita.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

16 komentar

  1. This is such a valuable article! 👏 I really like how you’ve managed to explain the topic in a clear and practical way—it feels authentic and easy to relate to. Reading it gave me some new perspectives that I can actually apply. I’m especially interested in content like this because at meinestadtkleinanzeigen.de we’re running a classifieds and directory platform in Germany that connects people with services, businesses, and opportunities across many categories. Insights like yours remind me how powerful it is when knowledge and connections come together. Thanks for sharing—looking forward to more of your work! 🚀

  2. Really well-written article! 👏 I enjoyed the way you broke down the topic—it feels very genuine and helpful, not just theory. The practical tips make it easy for readers like me to connect and actually take something useful away.At meinestadtkleinanzeigen.de , we’re building a directory and classifieds platform in Germany where people can discover businesses, services, and opportunities across many categories. That’s why I especially value content like yours, because it shows how sharing knowledge online can really create connections.Keep up the great work—I’ll definitely be following along for more insights! 🚀

  3. This is such a valuable article! 👏 I really like how you’ve managed to explain the topic in a clear and practical way—it feels authentic and easy to relate to. Reading it gave me some new perspectives that I can actually apply. I’m especially interested in content like this because at meinestadtkleinanzeigen.de we’re running a classifieds and directory platform in Germany that connects people with services, businesses, and opportunities across many categories. Insights like yours remind me how powerful it is when knowledge and connections come together. Thanks for sharing—looking forward to more of your work! 🚀

  4. Dort erhalten Sie umgehend Unterstützung von einem der dortigen professionellen Kundensupport-Mitarbeiter.
    Der Mindesteinzahlungsbetrag beträgt 10 € bei FIAT-Währungen und 5 € für Kryptowährungen.
    In diesem Bereich können Sie eine ganze Menge der besten und neuen Slots der Branche vorfinden, und zwar u.a.

    Der 50%-Bonus bietet eine solide Möglichkeit für Spieler, ihre Einzahlungen zu erhöhen,
    mit einer fairen Mindesteinzahlung von 40 € und
    einem attraktiven maximalen Bonusbetrag von 400 €.

    Der Willkommensbonus beträgt 150% auf die Einzahlung plus 50 Freispiele.
    Spieler aus Deutschland können legal und legal im
    Casino spielen, ohne befürchten zu müssen, betrogen zu werden.

    References:
    https://online-spielhallen.de/wildz-casino-aktionscode-alles-was-sie-wissen-mussen/

  5. Dort erhalten Sie umgehend Unterstützung von einem der dortigen professionellen Kundensupport-Mitarbeiter.
    Der Mindesteinzahlungsbetrag beträgt 10 € bei FIAT-Währungen und 5 € für Kryptowährungen.
    In diesem Bereich können Sie eine ganze Menge der besten und neuen Slots der Branche vorfinden, und zwar u.a.

    Der 50%-Bonus bietet eine solide Möglichkeit für Spieler, ihre Einzahlungen zu erhöhen,
    mit einer fairen Mindesteinzahlung von 40 € und
    einem attraktiven maximalen Bonusbetrag von 400 €.

    Der Willkommensbonus beträgt 150% auf die Einzahlung plus 50 Freispiele.
    Spieler aus Deutschland können legal und legal im
    Casino spielen, ohne befürchten zu müssen, betrogen zu werden.

    References:
    https://online-spielhallen.de/wildz-casino-aktionscode-alles-was-sie-wissen-mussen/

  6. Create a bar chart of [energy consumption for the top 5 energy consuming countries].
    With Copilot in Word, Excel, Outlook, and PowerPoint,
    you can draft, design, and edit effortlessly, giving you more time for ideas and impact.

    AI is built into the Office apps you know and trust.
    The Fighting Irish have appeared in the NCAA tournament 37 times.
    For employees, Microsoft also operates a commuter bus
    service called “The Connector” that provides non-stop
    service to neighborhoods in Seattle, the Eastside, and Snohomish County from
    the Redmond campus. The Seattle Times reported in early September 2015 that Microsoft had hired architecture firm Skidmore,
    Owings & Merrill to begin a multibillion-dollar redesign of the Redmond campus,
    using an additional 1.4 million square feet (130,000 m2) allowed by an agreement
    with the City of Redmond. In January 2006, Microsoft announced the purchase of Safeco’s Redmond campus after the company had begun consolidating its offices at
    the Safeco Tower in Seattle’s University District
    a year earlier.
    Summarize, draft, analyze, and explore ideas with AI chat.
    Odds and lines subject to change. First Team
    All-AmericanNotre Dame leads all schools with 3 of the 18 total 3-time Consensus All-American selections.
    The 1948 win over Kentucky saw the Irish defeat the eventual Tournament champion who would
    go on to win both the 1948 and 1949 titles. The wins include several wins over the defending NCAA Tournament
    Champion. The Irish were awarded two Helms Athletic Foundation National Championships.

    References:
    https://blackcoin.co/no-deposit-casino-bonuses-for-australia-free-spins-signup-cash-offers/

  7. **herpafend**

    Herpafend is a natural wellness formula developed for individuals experiencing symptoms related to the herpes simplex virus. It is designed to help reduce the intensity and frequency of flare-ups while supporting the bodys immune defenses.