Tiga Perusahaan Pialang Dilaporkan ke Polda Sumut

Kamis, 10 November 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPP Garda Peduli Indonesia Frisdarwin Arman Situngkir  menyerahkan dumas ke petugas Setum Polda Sumut, Rabu (9/11/2022).

INVOCAVIT.COM, MEDAN-Tiga perusahaan pialang diduga ilegal diadukan ke Polda Sumut, Rabu (9/11/2022) siang.

 

“Aparat penegak hukum diminta untuk segera melakukan penyelidikan dan menangkap para pelaku karena sudah meresahkan serta merugikan masyarakat,” kata  Ketua DPP Garda Peduli Indonesia, Frisdarwin Arman Situngkir saat menyampaikan Pengaduan masyarakat (Dumas)  kepada Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra S c/q Direktur Reskrimsus melalui Sekretariat Umum (Setum).

 

Ketua DPP Garda Peduli Indonesia, Frisdarwin Arman Situngkir yang berkantor di Jalan Sipirok Medan menyebutkan, ketiga perusahaan pialang berkedok investasi robot trading yang diadukan itu adalah, PT REG/PT EGI, PT WGI dan PT HKI yang berada di Jakarta dan Medan.

 

Dumas itu dilakukan karena masih adanya investasi diduga bodong yang memakan korban. Dalam dumas itu disertakan sejumlah data untuk dasar penyelidikan pihak kepolisian.

 

“Kita membuat dumas untuk perusahaan dan personnya. Tujuannya agar dilakukan penegakan hukum dan tidak ada lagi masyarakat yang menjadi korban investasi bodong,” kata Frisdarwin di depan gedung Direktorat (Dit) Reskrimsus Polda Sumut.

 

Dia menduga, ketiga perusahaan pialang itu beroperasi secara ilegal dan tidak terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

 

Dari beberapa referensi yang didapatnya, apabila tidak tertera di BAPPEBTI dan OJK, itu sudah ilegal dan tidak boleh menarik dana langsung ke rekening perusahaan.

 

“Artinya, kalau itu (izin) tidak ada, pihak kepolisian sudah bisa menindaklanjutinya agar masyarakat itu tidak menjadi korban, hanya itu saja, sederhana aja,” ujarnya.

 

Dia berharap, warga masyarakat yang sudah bermain diduga investasi bodong komoditas forex untuk mau melaporkan kerugian yang sudah dialaminya.

 

“Harapan kita ke korban, bisa menyampaikan agar hati-hati bermain forex,” pungkasnya. (jos).

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kompolnas Turun ke Medan, Dalami Kematian Winda Lorenza Gowasa Mantan Istri Polisi  Luka Tembak
Geng Motor “Warnek” Belawan Ditangkap, 10 Sajam Ditemukan di Basecamp  
Jaringan Pod Getar Malaysia Diungkap, Sepasang Kekasih dan 295 Pcs Diamankan 
Rebutan Remot TV, Nyawa Melayang Di Warung Kopi “Surya”
Sabu 1,5 Kg Tujuan Surabaya Gagal, Kurir Dijanjikan Upah 30 Juta Rupiah
GSN Polres Karo, Lima Pria Diamankan
Anto Botak Kelola Judi Tembak Ikan Merek 99 Wilkum Polres Belawan, Polda Sumut Didesak Tutup
Minta Tambah Uang Tak Disanggupi Korban, Kasus Penipuan “Dipeti Eskan”, Kasat Reskrim Polrestabes Medan Dilaporkan ke Polda Sumut

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 20:04 WIB

Kompolnas Turun ke Medan, Dalami Kematian Winda Lorenza Gowasa Mantan Istri Polisi  Luka Tembak

Rabu, 23 September 2026 - 19:30 WIB

Geng Motor “Warnek” Belawan Ditangkap, 10 Sajam Ditemukan di Basecamp  

Rabu, 23 September 2026 - 19:23 WIB

Rebutan Remot TV, Nyawa Melayang Di Warung Kopi “Surya”

Rabu, 23 September 2026 - 19:20 WIB

Sabu 1,5 Kg Tujuan Surabaya Gagal, Kurir Dijanjikan Upah 30 Juta Rupiah

Rabu, 23 September 2026 - 19:17 WIB

GSN Polres Karo, Lima Pria Diamankan

Berita Terbaru