Jaringan Pod Getar Malaysia Diungkap, Sepasang Kekasih dan 295 Pcs Diamankan 

Rabu, 23 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

AKBP Rafli Yusuf Nugraha (kiri tengah) menginterogasi pelaku.(ist).

AKBP Rafli Yusuf Nugraha (kiri tengah) menginterogasi pelaku.(ist).

Medan, INVOCAVIT.COM: Petuga Satres Narkoba Polrestabes Medan membongkar sindikat jaringan Pod Getar asal Malaysia, Rabu (16/9/26) kemarin. Hasilnya petugas menangkap tiga pemuda, dua diantaranya merupakan pasangan kekasih.

 

“Dari ketiganya, petugas menyita 295 saset (pcs) vape narkoba,” tutur Kasat Res Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha SH SIK MIP, Rabu (23/9/26).

 

Dijelaskan Kasat, pengungkapan, berawal dari ditangkapnya SAB (21) warga Kabupaten Gayo Luwes, Aceh di sebuah apartemen di Jalan Listrik Medan.

 

SAB, merupakan seorang pengedar pod getar, yang saat ditangkap diduga mau melakukan transaksi narkoba.

 

Dalam setiap transaksinya, SAB selalu menyelipkan pod getar ke dalam kotak sabun, agar bisnis haramnya tidak diketahui.

 

Saat ditangkap, petugas menyita 5 pod getar yang terdiri dari 4 pod getar merek Yakuza, dan 1 pod getar merek Batman.

 

“Setelah menangkap SAB, kami lakukan pengembangan dan berhasil menangkap pemasoknya yakni sepasang kekasih berinisial MAR (25) dan PAS (27) di rumah kos di Jalan Kasuari Medan,” ungkap AKBP Rafli.

 

Saat dilakukan penggeledahan di hampir seluruh sudut kamar, petugas tidak menemukan narkoba.

 

Namun, petugas akhirnya mencurigai keberadaan sebuah jam dinding, yang diletakkan di atas lemari, yang ternyata di dalamnya berisi 5 pcs pod getar.

 

“Saat MAR dan PAS kami tangkap, keduanya sempat berkilah. Namun berkat kejelian tim, kami temukan barang bukti narkoba tambahan yang disimpan di dalam jam dinding,” ujar Rafli.

 

Tidak sampai disitu, petugas pun terus melakukan pengembangan ke sebuah rumah milik keluarga MAR, yang ternyata dijadikan sebagai gudang penyimpanan narkoba.

 

Dari lemari di dalam kamar tidur, petugas kembali menemukan pod getar berjumlah 285 pcs.

 

“Setelah kami menangkap MAR dan PAS, kami lakukan penelusuran, dan menemukan 285 pod getar tambahan yang disimpan di sebuah rumah di kawasan Setia Budi Medan, sehingga total pod getar yang disita dari 3 pelaku sebanyak 295 pcs,” tambahnya.

 

Rafli menjelaskan, para pelaku baru menjalankan bisnis selama 2 bulan terakhir, yang dimulai dari sebagai pengguna, penjual dalam jumlah kecil, hingga kemudian menjual dalam jumlah besar.

 

MAR, dikendalikan oleh seseorang yang berada di Malaysia melalui aplikasi khusus, yang kini dalam pengejaran Polisi.

 

“Ketiga pelaku merupakan jaringan narkoba Malaysia – Indonesia. MAR yang berhubungan langsung dengan pengendali di Malaysia melalui aplikasi khusus. Pengendalinya kini sedang kami kejar,” tandas Rafli.

 

Satres Narkoba Polrestabes Medan, menghimbau kepada masyarakat khususnya muda – mudi, jangan pernah tergiur dengan segala jenis narkoba.

 

Polisi, memastikan akan menindak segala bentuk peredaran narkoba.

 

“Narkoba bukan gaya hidup, jangan biarkan rasa penasaranmu menjadi penyesalan di kemudian hari. Jaga masa depanmu, jaga dirimu. Jangan coba – coba narkoba, karena kami pastikan sekecil apapun, kami akan ungkap, tangkap, dan tindak hingga ke akarnya,” tekad AKBP Rafli Yusuf Nugraha SH SIK MIP.(mp).

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Anto Botak Bantah Kelola Judi Tembak Ikan Merek 99 Wilayah Polres Belawan
Anggota DPRDSU Dhody Thahir Ditahan Poldasu,  Dikenakan Pasal Berlapis
Polres Tanjung Balai Ungkap Peredaran Narkoba Cair Etomidate, Ratusan Pod Getar Disita
Serang dan Rusak Rumah Warga di Humbahas, Poldasu Tahan 10 Tersangka dan 14 di Polres Humbahas
Kodaeral I Renovasi Masjid Ar Ridha Barakuda, Dari Luka Bencana Menuju Ruang Ibadah Lebih Bermakna
Polres Labuhanbatu di Demo Buruh SPBun PTPN IV, Belasan Laporan Curas Tak Ditindak Lanjuti
Polda Sumut Tangkap Kurir Bawa  668 Pcs Pod Getar di Tanjung Balai, Rencana Dibawa ke Aceh Tamiang
Kompolnas Turun ke Medan, Dalami Kematian Winda Lorenza Gowasa Mantan Istri Polisi  Luka Tembak

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 21:10 WIB

Anto Botak Bantah Kelola Judi Tembak Ikan Merek 99 Wilayah Polres Belawan

Kamis, 24 September 2026 - 19:38 WIB

Anggota DPRDSU Dhody Thahir Ditahan Poldasu,  Dikenakan Pasal Berlapis

Kamis, 24 September 2026 - 19:29 WIB

Polres Tanjung Balai Ungkap Peredaran Narkoba Cair Etomidate, Ratusan Pod Getar Disita

Kamis, 24 September 2026 - 19:23 WIB

Serang dan Rusak Rumah Warga di Humbahas, Poldasu Tahan 10 Tersangka dan 14 di Polres Humbahas

Kamis, 24 September 2026 - 14:15 WIB

Kodaeral I Renovasi Masjid Ar Ridha Barakuda, Dari Luka Bencana Menuju Ruang Ibadah Lebih Bermakna

Berita Terbaru

Dirreskrimum Poldasu Kombes Cornelis Simanjuntak dan Kabid Humas Kombes Ferry Walintukan perlihatkan barang bukti surat kasus tersangka Ddody Thahir, anggota DPRD Sumut yang kini ditahan.(jos tambunan)

Peristiwa & Hukum

Anggota DPRDSU Dhody Thahir Ditahan Poldasu,  Dikenakan Pasal Berlapis

Kamis, 24 Sep 2026 - 19:38 WIB