Korban yang tewas dalam bentrok.(ist)
Belawan, INVOCAVIT.COM: Bentrok dua kelompok Pemuda di Belawan terus berlanjut. Polisi sepertinya pasrah dan baru bertindak setelah terjadi korban jiwa. Sementara masyarakat Belawan butuh Kapolres Pelabuhan Belawan yang tegas dan berani.
Bentrokan itu terjadi di Kelurahan Belawan Bahagia, Sabtu (7/3) sesaat akan buka puasa atau Pukul. 18.30 wib. Satu orang remaja bernama Fikra Muhammad Hakim dikabarkan tewas. Pria berusia 17 tahun warga Jalan Selar Kelurahan Belawan Bahagia itu tewas dalam perjalanan menuju RSUP Adam Malik setelah sebelumnya dibawa ke rumah sakit PHC Belawan.
Korban mengalami dua luka tembak senapan angin di bagian kepala sebelah kiri depan. Selain itu, korban juga menderita tiga luka akibat anak panah, masing masing di ketiak kiri, pinggang kiri, dan paha kiri. Tidak hanya itu, pada tubuh korban juga ditemukan beberapa luka robek pada bagian tangan, siku, dan lutut, akibat dibacok saat bentrok.
Menurut informasi pada Sabtu sore pukul 18.30 wib saat warga Muslim akan melaksanakan berbuka puasa, terjadi bentrok, Kedua kelompok saling menyerang menggunakan senapan angin, samurai, parang panjang dan panah.
Bentrokan menyusul tewasnya seorang remaja secara sadis, mengakibatkan Kelurahan Belawan Bahagia mencekam.
Menurut warga sekitar polisi datang setelah bentrokan selesai. Bahkan, polisi setiba dilokasi terlihat duduk-duduk di posko sementara pelakunya masih berkeliaran dilokasi kejadian.
Masyarakat berharap kejadian ini menjadi alarm bagi aparat penegak hukum untuk segera mengambil langkah konkret dalam memulihkan keamanan di kawasan Belawan yang belakangan ini dinilai semakin rawan.
Masih menurut warga Pajak Baru, hampir setiap malam bentrok pemuda terjadi di kampung kami, sepertinya Polres Pelabuhan tidak tegas menindak para pelaku tawuran, sepertinya tak ada amannya kampung kami ini.
“Kami butuh Kapolres yang tegas, agar Belawan dapat aman,nyaman dan kondusif,” ujar mereka.(inv).






