Ketua Umum PPSD Siahaan Indonesia Dr Maruli Siahaan SH,MH mengadakan pertemuan untuk membahas regenerasi dan penguatan pendidikan generasi muda di Jakarta, Rabu (8/7).(ist)
JAKARTA, INVOCAVIT.COM: Perkumpulan Pomparan Somba Debata (PPSD) Siahaan Indonesia menggelar pertemuan kekeluargaan pada Rabu, 8 Juli 2026, di CHE | Cohiba Atmosphere Jakarta, Mangkuluhur City, Retail Podium Lantai 1, Jalan Jenderal Gatot Subroto Kavling 1–3, Karet Semanggi, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Pertemuan ini menjadi ruang untuk bertukar pikiran serta membahas langkah strategis dalam mendukung kemajuan dan regenerasi generasi muda-mudi Siahaan pada masa mendatang.
Pertemuan tersebut dihadiri Kombes Pol. (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., selaku Ketua Umum PPSD Siahaan Indonesia; Berlinton Siahaan selaku Bendahara Umum; Swandi Siahaan; Kombes Pol. Gani Siahaan; Kolonel Makmur Siahaan dari TNI Angkatan Udara; Kolonel Penerbang Sotardodi Siahaan; Kolonel Penerbang Jusak Siahaan; Coky Siahaan, putra almarhum O.B. Siahaan; Sere Siahaan, putri almarhum O.B. Siahaan; serta Erwin Siahaan.
Dalam pertemuan tersebut, para peserta mendiskusikan pentingnya menyiapkan generasi penerus Siahaan yang berpendidikan, berkarakter, memiliki jaringan yang kuat, serta mampu berkontribusi bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara.
Salah satu gagasan strategis disampaikan oleh Coky Siahaan, yaitu perlunya PPSD Siahaan Indonesia menyusun program pendidikan sekaligus melakukan pendataan secara sistematis terhadap seluruh generasi muda-mudi Siahaan.
Pendataan tersebut diharapkan dapat diwujudkan melalui pembangunan database atau basis data generasi muda Siahaan, yang memuat informasi mengenai domisili, pendidikan, keterampilan, profesi, minat, potensi, dan kebutuhan pengembangan masing-masing generasi muda.
Basis data tersebut tidak sekadar menjadi daftar administrasi, tetapi dapat dimanfaatkan untuk menyusun program beasiswa, pendampingan pendidikan, pelatihan keterampilan, pengembangan kepemimpinan, informasi pekerjaan, penguatan jaringan profesi, hingga pembinaan kewirausahaan.
Ketua Umum PPSD Siahaan Indonesia, Kombes Pol. (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., menyambut baik gagasan tersebut. Menurutnya, organisasi keluarga harus hadir sebagai ruang yang mampu mempertemukan potensi, pengalaman, dan sumber daya antargenerasi.
“Saya mendorong seluruh generasi muda-mudi Siahaan agar tidak pernah berhenti belajar, bekerja keras, serta berjuang mencapai cita-cita dan mimpi masing-masing. Jangan takut memiliki mimpi yang besar, karena setiap anak muda Siahaan memiliki potensi untuk menjadi pribadi yang berhasil dan membawa manfaat bagi banyak orang,” ujar Maruli Siahaan.
Maruli menegaskan bahwa PPSD Siahaan Indonesia bersedia menjadi media komunikasi, penghubung, dan wadah kolaborasi yang dapat membantu generasi muda dalam mencapai tujuan pendidikan maupun kariernya.
“PPSD Siahaan Indonesia harus menjadi rumah besar yang memberikan dukungan nyata kepada generasi muda. Kita ingin mempertemukan mereka dengan para senior, akademisi, profesional, pengusaha, serta tokoh-tokoh Siahaan yang dapat membagikan pengalaman, membuka jaringan, dan memberikan pendampingan,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh keluarga besar Siahaan, baik yang berada di Indonesia maupun di luar negeri, untuk bergotong royong membangun sistem regenerasi yang terarah dan berkelanjutan.
Menurut Maruli, keberhasilan regenerasi tidak hanya ditentukan oleh seberapa banyak generasi muda yang meraih kesuksesan pribadi, tetapi juga sejauh mana mereka memiliki kepedulian untuk kembali membantu keluarga, masyarakat, dan generasi berikutnya.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam merumuskan program konkret PPSD Siahaan Indonesia di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. Program tersebut akan diarahkan untuk memperkuat pendataan, pembinaan, jejaring, serta kolaborasi lintas generasi.
Melalui semangat kekeluargaan dan prinsip saling mendukung, PPSD Siahaan Indonesia berkomitmen untuk terus mendorong lahirnya generasi muda-mudi Siahaan yang unggul, berintegritas, berdaya saing, serta tetap menjaga nilai-nilai kekeluargaan dan kebersamaan.**












