Medan, INVOCAVIT.COM: Kombes. Pol. (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar Daerah Pemilihan Sumatera Utara I, memberikan dukungan dan memfasilitasi 95 peserta untuk kegiatan Wisata Rohani (Retreat) Anak Sekolah Minggu Gereja HKBP Tanjung Mulia Ressort Medan Deli ke Hillpark Sibolangit, Sumatera Utara.
Kegiatan wisata rohani ini dipimpin oleh Pdt. Dedy Donal Simanjuntak,S.Th dan Guru – Guru Sekolah Minggu.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran dan kesuksesan kegiatan, Dr. Maruli Siahaan memfasilitasi 2 unit bus pariwisata, tiket masuk VIP secara gratis bagi seluruh peserta, serta penyediaan hall, sound system, dan peralatan musik untuk mendukung pelaksanaan ibadah dan seluruh rangkaian kegiatan rohani.
Dukungan tersebut merupakan wujud komitmen Dr. Maruli Siahaan untuk terus hadir dan mengambil bagian dalam kegiatan sosial keagamaan, khususnya yang berkaitan dengan pembinaan karakter, penguatan iman, serta pengembangan generasi muda gereja. Baginya, anak-anak Sekolah Minggu merupakan generasi penerus gereja dan bangsa yang perlu mendapatkan perhatian, kasih, serta dukungan dalam perjalanan pertumbuhan iman mereka.
Terselenggaranya kegiatan ini juga tidak terlepas dari dukungan dan kemurahan hati Bapak Rusli Ali selaku Pemilik Wahana Hillpark, yang turut memberikan kontribusi dan fasilitas demi kelancaran serta kenyamanan seluruh peserta.
Pada akhir kegiatan, seluruh rombongan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang tulus kepada Bapak Rusli Ali dan Dr. Maruli Siahaan atas perhatian, kemurahan hati, serta dukungan yang telah diberikan. Doa dan harapan turut dipanjatkan agar Tuhan senantiasa menganugerahkan kesehatan, umur panjang, keberhasilan dalam setiap pengabdian, serta berkat yang melimpah bagi kedua tokoh tersebut beserta keluarga.
Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak Sekolah Minggu semakin bertumbuh dalam iman, memiliki semangat kebersamaan, serta menjadi generasi yang takut akan Tuhan, berkarakter baik, dan membawa dampak positif bagi gereja, keluarga, dan masyarakat.**















